7 Beban Ekspektasi yang Dirasakan Hong Geum Bo di Undercover Miss Hong

Penyamaran yang dilakukan Hong Geum Bo (Park Shin Hye) dalam drakor Undercover Miss Hong bukan ajang bersenang-senang. Ia pura-pura menjadi perempuan berusia 20 tahun di saat usia aslinya sudah menginjak 35 tahun demi menjalankan sebuah misi. Ia ingin mengungkap kebusukan perusahaan Hanmin Investment & Securities yang gak hanya berpengaruh pada perekonomian, tetapi juga telah menelan korban jiwa.
Selama melakukan penyamaran, Hong Geum Bo merasakan berbagai beban ekspektasi. Ekspektasi tersebut datang dari banyak sudut pandang, mulai dari orang lain hingga dirinya sendiri. Terkadang, ia gak bisa menjalankan rencana yang sudah ia rancang hingga ekspektasi yang sudah ada di benaknya menjadi buyar. Berikut adalah beberapa beban ekspektasi yang dirasakan Hong Geum Bo.
1. Ekspektasi untuk selalu sempurna. Sejak menyamar, ia gak boleh salah langkah karena kesalahan kecil bisa membongkar penyamarannya

2. Ia harus memenuhi ekspektasi sebagai karyawan magang yang gak terlalu pintar. Ia harus pura-pura bodoh agar tidak terlalu menonjol

3. Ia sering menegur apabila ada yang gak beres, tapi ia malah dimarahi. Ia harus memenuhi ekspektasi pekerja pemula yang penurut

4. Hong Geum Bo ingin menuruti aturan meskipun hanya dalam penyamaran. Namun, kadang ia gak bisa memenuhi ekspektasi itu karena keadaan

5. Hong Geum Bo harus menanggung ekspektasi menjaga emosi. Hal itu karena di perusahaan ada Shin Jeong Woo yang punya hubungan personal dengannya

6. Ia berharap segera mendapatkan buku besar dan menemukan Yehpee. Akan tetapi, target itu lebih sulit untuk dicapai dari yang ia bayangkan

7. Hong Geum Bo gak berniat untuk terlibat asmara saat menyamar. Namun, tanpa ia sangka, Albert Oh ketua timnya ternyata tertarik kepadanya

Melakukan penyamaran memang mempunyai risiko yang tinggi. Hong Geum Bo harus menghadapi banyak ekspektasi selama melakukan penyamaran tersebut. Ia jadi belajar bahwa menyamar bukan hanya soal strategi, tetapi juga tentang beban mental yang perlahan bisa menggerusnya.


















