Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Bukti Kang Ha Gi Workaholic di Drakor My Bias, My Boss

7 Bukti Kang Ha Gi Workaholic di Drakor My Bias, My Boss
cuplikan drama My Bias, My Boss (dok.tvn/My Bias, My Boss)
  • Kang Ha Gi, CEO muda Appello, terus mengejar target perusahaan di tengah ketatnya industri fashion hingga menghabiskan sebagian besar waktunya untuk lembur di kantor.
  • Ia menjadikan pekerjaan prioritas utama, menetapkan standar tinggi, sulit puas dengan pencapaian, serta tetap memikirkan urusan kerja bahkan saat libur atau beristirahat.
  • Kebiasaan kerja berlebihan membuatnya mengorbankan tidur dan kesehatan, juga memakai pekerjaan sebagai pelarian masalah; Nam Da Reum kemudian menyadarkannya tentang pentingnya hubungan bermakna.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kang Ha Gi (Kang Hoon) adalah CEO perusahaan Appello. Usianya masih tergolong muda, namun ia berhasil memimpin Appello menjadi perusahaan yang sukses seperti sekarang. Kang Ha Gi belum cukup puas dengan pencapaian Appello. Ia masih mempunyai banyak mimpi dan target yang ingin diwujudkan bersama Appello.

Kang Ha Gi sadar bahwa persaingan dalam industri fashion sangatlah ketat. Sebagai seorang pemimpin, ia tak boleh lengah karena banyak pesaing yang ingin menjatuhkan Appello. Keinginannya untuk terus mengembangkan Appello membuat Kang Ha Gi rela menghabiskan waktunya di kantor. Jadi tidak heran jika Kang Ha Gi dijuluki sebagai workaholic. Berikut tujuh bukti yang menunjukkan Kang Ha Gi workaholic di My Bias, My Boss!

  1. 1. Saat anak buahnya pulang tenggo, Kang Ha Gi justru lembur setiap hari. Sebagian besar waktunya dihabiskan untuk bekerja di kantor

    cuplikan drama My Bias, My Boss
    cuplikan drama My Bias, My Boss (dok.tvn/My Bias, My Boss)
  2. 2. Otak Kang Ha Gi selalu dipenuhi urusan pekerjaan. Bahkan, saat sedang libur, Kang Ha Gi tidak bisa berhenti memikirkan pekerjaan

    Cuplikan drama My Bias, My Boss produksi tvN menampilkan adegan para pemeran dalam serial tersebut.
    cuplikan drama My Bias, My Boss (dok.tvn/My Bias, My Boss)
  3. 3. Bagi Kang Ha Gi, pekerjaan selalu menjadi prioritas utama dibandingakan kepentingan pribadinya

    Cuplikan resmi drama My Bias, My Boss yang dirilis tvN, menampilkan adegan dari serial tersebut di layar.
    cuplikan drama My Bias, My Boss (dok.tvn/My Bias, My Boss)
  4. 4. Kang Ha Gi dikenal sebagai pemimpin yang punya standar tinggi. Ia juga tidak mudah puas dengan pencapaian yang telah diraih oleh Appello

    Cuplikan adegan drama My Bias, My Boss produksi tvN yang digunakan sebagai materi promosi serial tersebut.
    cuplikan drama My Bias, My Boss (dok.tvn/My Bias, My Boss)
  5. 5. Kang Ha Gi tidak ingin menyia-nyiakan setiap detik dalam hidupnya. Ia bahkan merasa bersalah jika sedang istirahat karena menganggapnya buang waktu

    Cuplikan drama My Bias, My Boss dari tvN yang memperlihatkan adegan bersama para karakter dalam serial tersebut.
    cuplikan drama My Bias, My Boss (dok.tvn/My Bias, My Boss)
  6. 6. Karena terlalu asyik bekerja, Kang Ha Gi menjadi sering mengorbankan waktu tidur dan kesehatan fisiknya

    Cuplikan drama My Bias, My Boss produksi tvN yang menampilkan salah satu adegan dari serial tersebut.
    cuplikan drama My Bias, My Boss (dok.tvn/My Bias, My Boss)
  7. 7. Kang Ha Gi juga menjadikan pekerjaan sebagai pelarian. Jika ia sedang menghadapi masalah berat, ia justu memilih bekerja untuk menenangkan diri

    Cuplikan drama Korea My Bias, My Boss produksi tvN yang menampilkan salah satu adegan dalam serial tersebut.
    cuplikan drama My Bias, My Boss (dok.tvn/My Bias, My Boss)

    Kehadiran Nam Da Reum (Kim Hye Joon) menyadarkan Kang Ha Gi bahwa ada yang lebih penting dari pekerjaan. Ia mulai belajar membangun hubungan yang lebih bermakna dengan orang-orang sekitarnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More