Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Dampak Negatif Aksi Kingfisher di A Bona Fide Killer, Bikin Dilema
Cuplikan drama Korea A Bona fide Killer (dok. MBC/A Bona fide Killer)

Kingfisher atau Yoo Bo Na (Gong Hyo Jin) dalam A Bona Fide Killer memang memburu para kriminal yang telah keluar dari penjara. Aksinya bahkan bisa terasa seperti bentuk keadilan, terutama ketika hukum dianggap belum mampu memberikan hukuman yang setimpal.

Namun, keputusan untuk membunuh para pelaku ternyata tidak berhenti pada targetnya saja. Keberadaan Kingfisher justru menimbulkan berbagai dampak lain yang perlahan mulai diperlihatkan dalam drama. Lantas, apa saja dampak negatif dari aksi Kingfisher?

1. Keberadaan KIngfisher yang menargetkan narapidana yang keluar penjara, tentu membuat situasi di dalam penjara menjadi memburuk

Cuplikan drama Korea A Bona fide Killer (dok. MBC/A Bona fide Killer)

2. Para narapidana jadi betah di penjara! Bukannya mereka berbuat kebaikan, malah sengaja membuat kekacauan karena takut jadi target Kingfisher

Cuplikan drama Korea A Bona fide Killer (dok. MBC/A Bona fide Killer)

3. Gak cuma itu, narapidana yang tetap keluar dari penjara, pada akhirnya berbuat jahat lagi. Kenapa? Mereka merasa penjara jadi tempat paling aman

Cuplikan drama Korea A Bona fide Killer (dok. MBC/A Bona fide Killer)

4. Hukuman penjara seharusnya memberi kesempatan bagi seseorang untuk berubah dan kembali ke masyarakat. Namun, ancaman Kingfisher menggagalkan tujuan itu

Cuplikan drama Korea A Bona fide Killer (dok. MBC/A Bona fide Killer)

5. Dalam sistem hukum, seseorang menjalani hukuman sesuai keputusan pengadilan. Kingfisher justru menciptakan hukuman tambahan setelah mereka bebas

Cuplikan drama Korea A Bona fide Killer (dok. MBC/A Bona fide Killer)

6. Hal ini sebenarnya membuat batas antara keadilan dan balas dendam. Orang-orang mungkin merasa aman, tapi itu tidak meminimalisir kejahatan yang terjadi

Cuplikan drama Korea A Bona fide Killer (dok. MBC/A Bona fide Killer)

7. Pada akhirnya, jika Kingfisher terus dianggap sebagai sosok yang membalas kejahatan, masyarakat bisa mulai kehilangan kepercayaan terhadap hukum

Cuplikan drama Korea A Bona fide Killer (dok. MBC/A Bona fide Killer)

Aksi Kingfisher memang berangkat dari keinginan untuk memberikan keadilan kepada para korban kriminal. Namun, semakin banyak ia bertindak, semakin terlihat bahwa keputusannya juga memengaruhi orang-orang dan sistem di sekitarnya. Hal inilah yang membuat keberadaan Kingfisher menjadi persoalan yang jauh lebih kompleks di A Bona Fide Killer.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article