7 Hal yang Patut Diantisipasi dari Paruh Kedua No Tail to Tell

Memasuki paruh kedua, No Tail to Tell makin memperlihatkan kalau drama ini tak lagi sekadar fantasi romansa ringan tentang gumiho dan atlet populer. Drama SBS ini perlahan membuka lapisan takdir supranatural yang makin kompleks.
Dengan perubahan status Eun Ho yang kini manusia, pertukaran nasib Kang Si Yeol dan Hyun Woo Seok, serta kemunculan sosok rubah berekor delapan, konflik pun bergerak ke arah yang lebih gelap dan personal.
Berikut tujuh hal penting yang patut diantisipasi di paruh kedua No Tail to Tell.
1. Relasi Kang Si Yeol dan Eun Ho menjadi ikatan emosional yang sulit dipisahkan. Dari hate relationship, mereka perlahan berubah jadi tempat pulang

2. Misteri pertukaran takdir antara Si Yeol dan Woo Seok pun jadi konsekuensi mengerikan. Bisakah takdir mereka kembali, tanpa menghilangkan apapun?

3. Pengorbanan Eun Ho menyelamatkan Si Yeol membuatnya kehilangan identitas sebagai gumiho. Semua desisan kesombongannya kini berubah jadi karma!

4. Kemunculan rubah berekor delapan yang mirip dengan kakaknya Eun Ho, kini jadi titik balik cerita. Apa perannya? Bisakah ia membantu Eun Ho?

5. Masing-masing karakter punya kepentingannya masing-masing. Apakah perbedaan tujuan ini berpotensi meretakkan hubungan mereka?

6. Takdir bukan satu-satunya musuh. Ada ancaman baru yang muncul dari Woo Seok, Lee Yoon, dan dukun pemburu gumiho Jang Do Cheol

7. Sosok Dewa terus muncul di tengah kedekatan Eun Ho dan Si Yeol. Mungkinkah kalau semua peristiwa ini ada ikut campur tangan Dewa?

Paruh kedua No Tail to Tell menjanjikan cerita yang lebih kompleks. Di antara takdir yang saling bertaut dan cinta yang tumbuh dalam keterbatasan, drama ini mempertanyakan, apakah menjadi manusia benar-benar akhir yang bahagia, atau justru awal dari penderitaan baru?


















