7 Hal Yang Patut Diantisipasi di Ending Spring Fever, Bikin Penasaran!

Menjelang dua episode terakhir, Spring Fever pelan-pelan menggeser fokusnya dari romansa manis ke penyembuhan luka lama. Drama ini bukan sekadar kisah jatuh cinta, tapi tentang trauma para karakternya.
Selain itu, keberanian Seon Jae Gyu (Ahn Bo Hyun) dan Yoon Bom (Lee Joo Bin) untuk hidup jujur setelah masa lalu yang menyakitkan pun dipertanyakan. Dengan begitu banyak konflik emosional yang belum sepenuhnya terselesaikan, ending Spring Fever menyimpan banyak hal yang patut diantisipasi.
Yuk, simak tujuh hal yang perlu kita ketahui di ending Spring Fever berikut ini.
1. Pengakuan Seon Jae Gyu bahwa ia “membunuh ayahnya” menjadi misteri terbesar yang menunggu jawaban. Apakah itu benar, atau hanya rasa bersalah?

2. Lebih dari sekadar membuka rahasia, penonton menantikan apakah Seon Jae Gyu benar-benar bisa melepaskan hidupnya dari bayang-bayang ayah yang abusif?

3. Yoon Bom bukan hanya terluka oleh masa lalu, tapi juga oleh sistem yang membungkamnya. Apakah ia bisa hidup tanpa terus dihantui rasa takut?

4. Selama ini, Yoon Bom memilih diam demi bertahan hidup. Di episode akhir, yang paling dinantikan apakah ia akhirnya berani membela dirinya sendiri?

5. Setelah semua luka terbuka, akankah Yoon Bom dan Seon Jae Gyu cukup kuat untuk bertahan? Bukan sebagai "penyelamat", tapi sosok yang dicinta

6. Desa yang selama ini memandang Seon Jae Gyu dengan dingin menjadi stigma sosial yang kejam. Apakah perspektif masyarakat desa akan berubah?

7. Alih-alih ending yang dramatis, Spring Fever kemungkinan besar akan menutup kisahnya dengan penyembuhan yang tenang dan realistis

Ending Spring Fever akan menyaksikan proses berdamai, memaafkan diri sendiri, dan memilih hidup dengan jujur. Dua episode terakhir berpotensi menjadi penutup yang lembut namun membekas bagi para karakternya.


















