5 Rekomendasi Drakor Bertema Psikologi, Sarat Nilai dan Menghibur

- Drama Korea bertema psikologi penuh dengan nilai kehidupan yang sering diabaikan
- Rekomendasi drama Korea termasuk It's Okay That's Love, The Beauty Inside, dan The K2
- Serial ini bisa langsung kalian tonton di platform Iqiyi, Netflix, dan Vidio
Memasuki masa liburan panjang, menonton drama Korea bisa jadi pilihan untuk kamu mengisi waktu luang. Tak hanya menghibur, drama Korea pilihan kali ini penuh dengan nilai kehidupan yang seringkali diabaikan.
Yuk, simak rekomendasi drama Korea dengan tema psikologi yang akan membuat kamu tersenyum, tertawa, hingga tersentuh!
Table of Content
1. It's Okay That's Love (2014)
Drama It's Okay That's Love menceritakan kisah cinta yang cukup rumit antara seorang penulis dan psikiater. Mereka sama-sama menderita gangguan mental yang diakibatkan oleh trauma di masa lalu.
Diperankan oleh Jo In-sung dan Gong Hyo-jin, drama ini dianggap menggambarkan realitas kisah cinta kebanyakan. Terdapat nilai pengorbanan serta usaha untuk melawan segala kemungkinan sampai akhirnya keduanya menjadi pasangan yang ditakdirkan untuk bersama. Serial ini bisa langsung kalian tonton di platform Iqiyi.
2. The Beauty Inside (2015)

Drama selanjutnya menggabungkan genre fantasi, romance, dan psikologis dalam ceritanya. Seorang pria bernama Seo Do Jae memiliki gangguan psikologis yang menyebabkan ia tidak dapat mengenali wajah orang lain. Di sisi lain, Han Se Gye merupakan aktris yang tubuhnya dapat berubah menjadi orang lain setiap sebulan sekali.
Kisah cinta antara dua orang yang tidak biasa ini memberikan contoh bagaimana kita dapat menerima apa yang terjadi pada pasangan apa pun sifat, kondisi, serta fisik mereka. Drama garapan Jtbc ini dapat kalian nikmati lewat platform Iqiyi, Netflix, dan Vidio.
3. The K2 (2016)

Selain mengangkat tema action, thriller & romance, drama yang dibintangi oleh Ji Chang-wook dan Im Yoon Ah ini menyisipkan unsur psikologis. Tokoh Anna yang mengalami trauma sejak mendapati ibunya dibunuh, kemudian ia diasingkan dari ayahnya sendiri.
Di samping itu, Je-ha bodyguard-nya pun mengalami trauma akibat pekerjaannya dahulu, yaitu tentara bayaran. Cerita kedua tokoh ini berhasil menunjukkan bahwa orang-orang yang penuh trauma jika dipertemukan akan dapat saling menyembuhkan dengan cinta kasih dan sayang.
4. It's Okay Not to be Okay (2020)

Rilis pada masa pandemik, drama It's Okay Not to be Okay sukses menyita perhatian para pecinta drakor. Drama yang menceritakan trauma dari masing-masing tokohnya ini berhasil bertahan pada top 10 TV show global di Netflix. Lewat drama ini kita dapat memahami bahwa tidak apa-apa untuk merasa marah, sedih, dan kecewa, karena sejatinya manusia akan terus didatangi masalah.
Dibintangi oleh Kim Soo-hyun dan So Yea-ji, drama ini lengkap dengan kisah romantis antara dua pasangan yang memiliki sifat bertolak belakang. Tak hanya itu, chemistry persaudaraan antara Kim So-hyun dan Oh Jung Sae yang mengidap autisme berhasil membuat penonton terharu.
5. You Are My Spring (2021)

Rekomendasi terakhir ini merupakan drama garapan tvN yang masih mengangkat tema trauma. Jo Young-Do yang diperankan oleh Kim Dong Wook merupakan seorang psikiater handal yang selalu berhasil menyelesaikan permasalahan para kliennya, namun ternyata ia juga memiliki luka batin yang perlu disembuhkan. Di samping itu, Kang Da Jeong yang diperankan oleh Seo Hyun Jin hidup dengan trauma masa kecil. Dua karakter ini diceritakan sebagai orang dewasa yang pikiran, sifat dan hatinya masih kekanak-kanakan. Selain sarat nilai, drama ini sukses menyentuh hati penonton lewat dialog-dialognya.
Itu dia, sederet drama korea dengan tema psikologi yang gak hanya menghibur, tapi juga akan membuat kita memahami sudut pandang orang-orang yang memiliki gangguan psikologis lewat ceritanya yang apik dan menarik. Semoga bermanfaat!
FAQ seputar drakor bertema psikologi
| Apa drama yang paling ikonik dalam menggambarkan gangguan spektrum autisme? | "Extraordinary Attorney Woo". Drama ini menceritakan tentang Woo Young-woo, seorang pengacara jenius dengan gangguan spektrum autisme. Ceritanya tidak hanya tentang hukum, tetapi juga bagaimana ia berinteraksi dengan dunia dan prasangka sosial yang ada. |
| Adakah drakor yang membahas tentang gangguan kepribadian ganda? | "Kill Me, Heal Me". Drama ini sangat terkenal karena menggambarkan seorang pria yang memiliki tujuh kepribadian berbeda akibat trauma masa kecil. Drama ini menunjukkan bagaimana psikoterapi bekerja untuk menyatukan kembali kepingan jati diri yang pecah. |
| Film atau drama apa yang menggambarkan trauma masa kecil dan penyembuhannya? | "It's Okay to Not Be Okay". Drama ini mengikuti kisah seorang penulis buku anak yang antisosial dan seorang perawat bangsal jiwa. Keduanya saling membantu menghadapi trauma masa lalu yang selama ini menghambat kebahagiaan mereka. |



















