Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Pelajaran Hidup Meaningful dari Ending My Bias, My Boss
Cuplikan drama Korea My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)
  • Da Reum belajar tidak kehilangan jati diri saat mengagumi idola; dukungan lingkungan kerja yang tepat di APPELLO juga membantunya menemukan potensi dan impian.
  • Ha Gi perlahan mengatasi luka masa lalu serta ketakutan ditinggalkan melalui hubungan yang setia, sementara perpisahan dan kegagalan relasi mendorong karakter-karakter lain berkembang.
  • Drama menyoroti bahwa setiap orang punya jalur kebahagiaan sendiri, tetap membutuhkan sesama, dan dapat menjadi sumber semangat bagi orang lain meski hidup tidak selalu sesuai rencana.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

My Bias, My Boss akhirnya sampai di penghujung cerita setelah membawa penonton mengikuti perjalanan Da Reum (Kim Hye Jun), Ha Gi (Kang Hoon), dan Lee Chan (Cha Woo Min) dengan segala persoalan cinta, pekerjaan, keluarga, hingga luka masa lalu mereka.

Menariknya, ending drama ini gak hanya memberikan penyelesaian untuk kisah romansa para karakter, tapi juga meninggalkan beberapa pelajaran tentang kehidupan. Setiap karakter akhirnya sampai pada titik ketika mereka harus memilih apa yang ingin mereka lakukan dengan hidupnya.

Dari perjalanan tersebut, ada beberapa pesan meaningful yang bisa dibawa pulang setelah drama ini tamat.

1. Jangan kehilangan diri sendiri hanya karena mengagumi seseorang. Seperti Da Reum yang menjadikan idolanya sebagai motivasi berkarier

Cuplikan drama Korea My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)

2. Lingkungan yang tepat bisa mengeluarkan potensi terbaik. Di SE Corporation, Da Reum dikucilkan karena banyak pendapat, di APPELLO ia justru dihargai

Cuplikan drama Korea My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)

3. Luka masa lalu gak harus menentukan masa depan, kok. Ha Gi tumbuh dengan ketakutan ditinggalkan, akhirnya ia menemukan Da Reum, yang setia bersamanya

Cuplikan drama Korea My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)

4. Gak semua perpisahan berarti kegagalan. Beberapa hubungan antar karakter di drama ini gagal, tapi itu justru membuat mereka sama-sama berkembang

Cuplikan drama Korea My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)

5. Meski kita bisa lakukan segala hal sendirian, kita tetap membutuhkan orang lain. Kehadiran orang lain membuat perjalanan terasa lebih ringan

Cuplikan drama Korea My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)

6. Kebahagiaan orang lain gak harus jadi ukuran keberhasilan kita. Semua karakter di drama ini berakhir menemukan impiannya masing-masing

Cuplikan drama Korea My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)

7. Suatu hari, kita juga bisa menjadi cahaya bagi orang lain. Da Reum awalnya mencari, akhirnya ia sadar ia juga bisa bersinar dari tempatnya berada

Cuplikan drama Korea My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)

My Bias, My Boss gak hanya bercerita tentang seorang fangirl yang jatuh cinta pada idolanya atau kisah cinta antara Da Reum dan Ha Gi. Drama ini juga menunjukkan bagaimana seseorang bisa tumbuh melalui orang-orang yang ditemuinya. Da Reum menemukan impian, Ha Gi belajar membuka hati, dan Lee Chan perlahan memahami bahwa hidup gak selalu berjalan sesuai keinginannya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article