Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Penyesalan Terbesar Kim Bujang di Ending Agent Kim Reactivated
So Ji Sub di drakor Agent Kim Reactivated (dok. SBS/Agent Kim Reactivated)
  • Kim Bujang menyesali kegagalannya menyelamatkan Agen 66 serta memberi kesempatan kedua kepada Ju Gang Chan, yang kembali berkhianat dan menculik anak-anak.
  • Ia merasa terlambat menyelamatkan Min Ji dari penculikan, tidak menyadari bullying yang dialami putrinya, serta membiarkan keluarga rekan terkena dampak konfliknya.
  • Di akhir cerita, Kim Bujang mengakui kurang hangat dan terbuka kepada Min Ji, sekaligus menyesal putrinya mengetahui masa lalu kelam serta permusuhannya dengan Korea Utara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
dulu

Kim Bujang menyesal tidak dapat menyelamatkan Agen 66, yang tewas saat mereka ditugaskan ke Korea Selatan.

akhirnya

Ju Gang Chan kembali berkhianat setelah diberi kesempatan kedua dan menculik anak-anak teman Kim Bujang.

Saat sudah bebas dari para penjahat

Kim Bujang menyesali ketidaktahuannya bahwa Min Ji menjadi korban bullying di sekolah.

Di akhir

Kim Bujang mengakui kesalahannya karena selama ini kurang terbuka dan hangat kepada Kim Min Ji.

Terakhir

Kim Bujang menyesali Min Ji mengetahui rahasia masa lalunya dan menjadi korban permusuhannya dengan Korea Utara.

Pada ending cerita

Kim Bujang hidup bahagia bersama Kim Min Ji. Keduanya memperoleh identitas baru dan mulai menata hidup baru.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kim Bujang mengungkap tujuh penyesalan, termasuk gagal menyelamatkan Agen 66, memberi kesempatan kepada Ju Gang Chan, terlambat menyelamatkan Min Ji, dan kurang dekat dengan putrinya.
  • Who?
    Kim Bujang, diperankan So Ji Sub, bersama putrinya Kim Min Ji yang diperankan Seo Su Min; Agen 66; Ju Gang Chan; serta keluarga dan anak-anak rekan Kim Bujang.
  • Where?
    Peristiwa masa lalu mencakup penugasan di Korea Selatan, lingkungan sekolah Kim Min Ji, serta konflik yang melibatkan penculikan anak-anak rekan Kim Bujang.
  • When?
    Penyesalan itu disampaikan pada akhir cerita, setelah Kim Bujang dan Kim Min Ji terbebas dari para penjahat dan memulai hidup dengan identitas baru.
  • Why?
    Kim Bujang menilai sejumlah keputusan masa lalunya menyebabkan Agen 66 tewas, Min Ji mengalami penculikan dan trauma, serta keluarga rekan-rekannya terdampak konflik yang dihadapinya.
  • How?
    Ia menyampaikan penyesalannya melalui emosi dan perkataan kepada Min Ji serta sahabat-sahabatnya, lalu menjalani kehidupan baru bersama putrinya dengan identitas baru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kim Bujang sekarang hidup bahagia dengan anaknya, Min Ji, memakai nama baru. Tapi ia masih sedih. Ia menyesal temannya Agen 66 meninggal. Ia juga menyesal percaya lagi pada Ju Gang Chan yang jahat. Kim Bujang sedih Min Ji pernah diculik, dibully, dan tahu masa lalunya. Ia ingin jadi ayah yang lebih hangat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di balik penyesalannya, Kim Bujang menunjukkan kapasitas untuk bertanggung jawab dan mengevaluasi diri secara jujur. Kesadarannya atas penderitaan Min Ji serta dampak masalahnya terhadap orang-orang terdekat menegaskan kepeduliannya sebagai ayah dan sahabat. Setelah bebas dari ancaman, ia dan Min Ji memperoleh kesempatan menata kehidupan baru dengan identitas baru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pada ending cerita Agent Kim Reactivated Kim Bujang (So Ji Sub) berhasil hidup bahagia dengan anaknya, Kim Min Ji (Seo Su Min). Mereka berdua akhirnya mendapatkan identitas baru dan memulai menata hidup baru.

Di sisi lain, siapa sangka ternyata Kim Bujang selama ini memendam berbagai penyesalan. Ia merasa banyak hal bisa ia perbaiki sejak awal sebelum masalah menjadi lebih besar. Penyesalan ini ia sampaikan lewat emosi dan perkataannya, baik kepada anaknya maupun kepada para sahabatnya. Simak berikut ini deretan penyesalan terdalam Kim Bujang!

1. Kim Bujang begitu menyesal dulu gak bisa menyelamatkan temannya, Agen 66, dan membiarkannya tewas saat mereka berdua ditugaskan ke Korea Selatan

So Ji Sub di drakor Agent Kim Reactivated (dok. SBS/Agent Kim Reactivated)

2. Ia menyayangkan memberi kesempatan kedua untuk Ju Gang Chan yang akhirnya kembali berkhianat. Gang Chan menculik anak dari teman-teman Kim Bujang

So Ji Sub di drakor Agent Kim Reactivated (dok. SBS/Agent Kim Reactivated)

3. Ia pun begitu sedih gak menyelamatkan Min Ji lebih awal sehingga bisa mencegah Min Ji merasakan penderitaan dan trauma diculik dan hampir dibunuh

still cut drakor Agent Kim Reactivated (dok. SBS/Agent Kim Reactivated)

4. Meski teman-temannya juga jago bela diri, Kim Bujang sedih anak dan keluarga rekannya ikut menanggung akibat dari masalah yang sedang dihadapinya

still cut drakor Agent Kim Reactivated (dok. SBS/Agent Kim Reactivated)

5. Saat sudah bebas dari para penjahat, ia masih menyesali selama ini gak tahu dan gak menyadari anaknya menjadi korban bullying di lingkungan sekolah

still cut drakor Agent Kim Reactivated (dok. SBS/Agent Kim Reactivated)

6. Di akhir, ia mengakui kesalahan selama ini kurang terbuka dan hangat terhadap Kim Min Ji, sehingga hubungannya dengan sang anak gak begitu dekat

still cut drakor Agent Kim Reactivated (dok. SBS/Agent Kim Reactivated)

7. Terakhir, ia bahkan menyesali Min Ji harus mengetahui rahasia masa lalunya yang kelam, bahkan menjadi korban permusuhannya dengan Korea Utara

still cut drakor Agent Kim Reactivated (dok. SBS/Agent Kim Reactivated)

Kim Bujang adalah sosok ayah yang begitu bertanggung jawab kepada keluarga. Ia juga sosok sahabat yang dapat diandalkan. Ia memiliki sikap yang jujur dan amanah, setiap ada masalah ia selesaikan dengan adil dan sungguh-sungguh.

Sebisa mungkin Kim Bujang menghindari jatuhnya korban saat menyelesaikan pertempuran dengan para penculik anaknya. Namun, ia juga memendam penyesalan yang membuatnya evaluasi apa saja yang telah ia lakukan di masa lalu dan bagaimana keputusan terbaik yang akan ia ambil untuk masa depannya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorInaf Mei

Related Article