Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Pesan Moral yang Bisa Diambil dari Drama If Wishes Could Kill

7 Pesan Moral yang Bisa Diambil dari Drama If Wishes Could Kill
poster drama Korea If Wishes Could Kill (instagram.com/netflixkr)
Intinya Sih
  • Drama If Wishes Could Kill menyoroti aplikasi Girigo yang bisa mewujudkan keinginan dengan harga nyawa, menggambarkan konsekuensi fatal dari ambisi dan jalan pintas instan.
  • Kisah para karakter memperlihatkan kompleksitas hubungan sosial remaja, termasuk persahabatan toxic, pengkhianatan, serta bahaya mempercayai orang hanya dari penampilan luar.
  • Pesan moral utama mencakup pentingnya kendali emosi, waspada terhadap cyberbullying, dan kesadaran bahwa setiap tindakan memiliki dampak nyata bagi diri sendiri maupun orang lain.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Drama Korea If Wishes Could Kill berhasil mencuri perhatian penonton lewat genre horor, anak muda, dan sekolah yang menyeramkan. Drama ini mengisahkan tentang aplikasi Girigo yang bisa mewujudkan permohonan, tapi harus dibayar dengan nyawa manusia.

Tidak hanya itu drama ini juga menggambarkan bagaimana hubungan sosial yang kompleks, mulai dari kisah cinta para pemain, hubungan pertemanan yang toxic, pengkhianatan sahabat dekat, dan lainnya. Makanya dari drama ini terdapat beberapa pesan moral yang dapat diambil. Apa saja? Check it below!

1. Dari kisah persahabatan Lim Na Ri dan Yoo Se Ah dapat pesan bahwa orang yang ingin menghancurkan kita adalah orang terdekat kita sendiri

still cut drama If Wishes Could Kill
still cut drama If Wishes Could Kill (instagram.com/netflixkr)

2. Persahabatan Kwon Si Won dan Do Hye Ryung mengajarkan, bahwa tidak selamanya sahabat senang melihat kamu bahagia. Jadi berhati-hatilah dalam memilih sahabat

still cut drama If Wishes Could Kill
still cut drama If Wishes Could Kill (instagram.com/netflixkr)

3. Jauhi teman yang memiliki sikap toxic, bermuka dua, dan jahat. Hal ini hanya mendatangkan bahaya dalam kehidupan

still cut drama If Wishes Could Kill
still cut drama If Wishes Could Kill (instagram.com/netflixkr)

4. Konsekuensi dari jalan pintas yang berakar dari niat yang salah tidak selalu berakhir bahagia. Ada harga yang harus dibayar mahal

still cut drama If Wishes Could Kill
still cut drama If Wishes Could Kill (instagram.com/netflixkr)

5. Bahaya dari cyberbullying atau kebencian yang berasal dari dunia digital bisa membuat kesehatan fisik serta mental seseorang menjadi hancur

still cut drama If Wishes Could Kill
still cut drama If Wishes Could Kill (instagram.com/netflixkr)

6. Pengendalian ego dan emosi tidak semudah itu untuk dilakukan apalagi pada usia muda. Namun, hal ini perlu dilakukan agar menciptakan ketenangan pikiran dan jiwa

still cut drama If Wishes Could Kill
still cut drama If Wishes Could Kill (instagram.com/netflixkr)

7. Jangan mudah percaya dengan bentuk luar seseorang, sepertinya Han Gi Tae (Park So Oh). Cowok yang dianggap green flag ternyata seseorang kasar dan berkepribadian buruk

still cut drama If Wishes Could Kill
still cut drama If Wishes Could Kill (instagram.com/netflixkr)

Melalui kisah menegangkan dan menyeramkan yang terjadi di SMA Seorin pada drama If Wishes Could Kill, penonton diajak sadar bahwa setiap tindakan, sekecil apa pun, memiliki dampak nyata.

Selain itu, pesan tentang hubungan teman yang toxic, dampak negatif cyberbullying, dan konsekuensi dari keinginan impulsif. Aplikasi Girigo menjadi metafora bahwa jalan pintas instan sering kali menukar nyawa dan membawa kehancuran, bukan kebahagiaan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Related Articles

See More