7 Tips Ampuh Hadapi Pertanyaan Kapan Nikah ala Jun Kyung di Love Me

- Jangan panik saat ditanya 'kapan nikah', tetap tenang dan jawab dengan positif
- Tunjukkan bahwa hidup sendiri pun pilihan terbaik, fokus pada karier dan kebahagiaan diri sendiri
- Pindahkan pembicaraan ke topik lain, jujur jika tidak nyaman, dan alihkan pikiran setelahnya
Karakter Seo Jun Kyung (Seo Hyun Jin) di Love Me merupakan perempuan berusia 36 tahun yang sedang mengalami krisis emosional, yakni ia kesepian hidup sendirian tanpa pasangan. Sementara di luar sana banyak orang menyambut kedatangannya dengan pertanyaan "kapan menikah?" atau "kapan punya pasangan?".
Menjadi sukses sebagai dokter kandungan terkenal tidak menjamin hidup Jun Kyung bahagia sepenuhnya. Di dalam lubuk hatinya yang paling dalam ia juga membutuhkan kehadiran cowok yang bisa jadi teman dan sandaran. Berikut beberapa tips ampuh hadapi pertanyaan "kapan nikah" ala Jun Kyung di drakor Love Me.
1. Jika dilontarkan pertanyaan 'kapan nikah', baiknya tetap tenang dan jangan panik agar bisa menjawab pertanyaan itu dengan positif tanpa amarah

2. Tunjukkan pada orang sekitar bahwa hidup sendiri pun pilihan terbaik karena menikah belum tentu bahagia, seperti Jun Kyung yakin akan kesendirian

3. Katakan kepada penanya bahwa kamu saat ini sedang sibuk dengan karier dan sibuk membahagiakan diri sendiri, jodoh akan datang di waktu yang tepat

4. Daripada jauh ke pernikahan, pindahkan pembicaraan ke cerita hidup lain, seperti hobi atau keseharian, karena obrolan tidak melulu soal pernikahan

5. Kalau sudah muak dengan pertanyaan nikah, mendingan membuat batasan dan jujur kepada penanya bahwa kamu tidak nyaman ditanya ranah privasi

6. Tidak perlu defensif dan menjawabnya dengan jujur disertai dengan humor ringan, seperti Jun Kyung yang santai merespon pertanyaan orang sekitarnya

7. Jangan diambil hati dan jangan jadi beban pikiran, setelah menghadapi pertanyaan itu, alihkan pikiran ke hal lain seperti menyantap makanan enak

Seo Jun Kyung memang sering menunjukkan bahwa ia kuat dan tangguh hidup sendiri di hadapan orang lain. Akan tetapi, saat sesampainya di rumah, ia mulai galau dan meratapi kesepian hidup.
Apalagi usianya yang sudah tak muda lagi, usia butuh pendamping dan teman hidup. Banyak orang melihatnya dengan tatapan kasihan karena dibanding rekan lainnya, ia belum menikah sementara mereka sudah punya anak.


















