7 Stereotip Anak Broken Home yang Dipatahkan Daniel di Love Me

- Anak broken home biasanya dicap berkepribadian labil. Namun untuk anak seusianya, Daniel tergolong mempunyai pengendalian emosi yang baik
- Alih-alih melakukan kegiatan negatif, Daniel justru lebih suka memanfaatkan waktunya untuk bermain skateboard atau mengikuti les
- Meski terlihat pendiam dan dingin, Daniel sebenarnya ingin berbaur dan mempunyai teman. Ia berusaha dengan maksimal untuk beradaptasi
Daniel (Moon Woo Jin) diceritakan sebagai anak broken home dalam drakor Love Me. Ia dibesarkan oleh seorang single mother di Jerman. Namun, saat usianya menginjak remaja, Daniel memutuskan untuk pulang ke Korea. Ia ingin tingal bersama dengan ayahnya, Ju Do Hyun (Chang Ryul).
Meskipun kemunculannya tidak seberapa lama, namun karakter Daniel sangat memorable bagi penonton. Karakternya begitu menonjol berkat akting apik dari Moon Woo Jin. Aktor muda berbakat tersebut sukses menghidupkan sosok Daniel, seorang anak broken home yang mematahkan stereotip. Mengapa demikian? Simak apa saja stereotip anak broken home yang dipatahkan Daniel di Love Me berikut ini.
1. Anak broken home biasanya dicap berkepribadian labil. Namun untuk anak seusianya, Daniel tergolong mempunyai pengendalian emosi yang baik

2. Alih-alih melakukan kegiatan negatif, Daniel justru lebih suka memanfaatkan waktunya untuk bermain skateboard atau mengikuti les

3. Meski terlihat pendiam dan dingin, Daniel sebenarnya ingin berbaur dan mempunyai teman. Ia berusaha dengan maksimal untuk beradaptasi

4. Kedua orang tua Daniel berpisah sejak lama. Kendati demikian, Daniel tetap mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya

5. Sejak kecil Daniel menghadapi kenyataan pahit dan ujian yang berat. Alih-alih membuatnya lemah, ujian tersebut justru membuat Daniel makin kuat

6. Daniel mempunyai rasa empati yang sangat tinggi terhadap orang-orang di sekelilingnya

7. Di usianya yang masih remaja, Daniel berani pulang ke Korea sendirian. Ia meninggalkan kenyamanan yang diberi oleh ibunya

Stereotip anak broken home yang dipatahkan Daniel di Love Me membuatnya tumbuh menjadi sosok remaja hangat. Ia berhasil mematahkan stereotip negatif yang biasanya ditujukkan kepada anak-anak yang berasal dari keluarga broken home.


















