8 Kronologi Tabrak Lari yang Menghantui Yeong Sun di Beyond the Bar

- Seorang anak menjadi korban tabrak lari tepat di depan rumah Cha Yeong Sun, yang kala itu menyaksikan kejadian dengan mata kepalanya sendiri
- Dalam kepanikan, ia segera mencatat nomor plat kendaraan pelaku dan berniat menelpon ambulans untuk menyelamatkan korban
- Yeong Sun lupa di mana ia meletakkan ponselnya akibat penyakit demensia, membuat penanganan terlambat dan sulit mengidentifikasi pelaku
Episode ke-7 Beyond the Bar (2025), dibuka dengan kasus tabrak lari yang menimpa seorang bocah SMP. Saksi dari kasus tersebut adalah Cha Yeong Sun (Koo See Yeon), mantan guru SMP yang berhenti bekerja setelah didagnosis mengidap demensia.
Demi berusaha mengungkap pelaku tabrak lari dari kasus tersebut, Yeong Sun berusaha sekuat tenaga untuk memberikan kesaksiannya. Namun, semuanya menjadi rumit karena kondisi demensia yang dideritanya. Nah, sebenarnya bagaimana sih krolonologi kasus tersebut? Simak di bawah ini!
1. Seorang anak menjadi korban tabrak lari tepat di depan rumah Cha Yeong Sun, yang kala itu menyaksikan kejadian dengan mata kepalanya sendiri

2. Dalam kepanikan, ia segera mencatat nomor plat kendaraan pelaku dan berniat menelpon ambulans untuk menyelamatkan korban

3. Namun Yeong Sun lupa di mana ia meletakkan ponselnya. Kondisinya diperburuk oleh penyakit demensia yang membuatnya kehilangan ingatan sesaat

4. Ketika ia sadar, korban sudah dibawa ke rumah sakit. Sayangnya, nyawa anak itu tidak tertolong karena penanganan yang terlambat

5. Pelaku tabrak lari sulit diidentifikasi karena area kejadian tidak terjangkau CCTV. Kesaksian Yeong Sun menjadi satu-satunya petunjuk penting

6. Merasa bersalah, Yeong Sun berusaha keras mengingat detail kejadian demi memberikan keterangan akurat di pengadilan

7. Namun Seok Hoon, yang menjadi pengacara tergugat, berhasil melemahkan kesaksiannya dengan memanfaatkan kondisi demensianya

8. Ia mengajukan pertanyaan di luar bekal persiapan Yeong Sun, mengeksploitasi momen kebingungan untuk mengurangi kredibilitas kesaksian tersebut

Sidang tersebut berhasil mengguncang Yeong Sun dan meninggalkan rasa bersalah mendalam pada sang korban. Fakta bahwa sang korban mungkin masih bisa selamat jika ditangani tepat waktu menjadi pil pahit yang membuat Yeong Sun terus menyalahkan dirinya sendiri.