Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Adegan dengan Makna Simbolis di Drakor The East Palace

5 Adegan dengan Makna Simbolis di Drakor The East Palace
cuplikan drama The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)
Intinya Sih
  • Drakor The East Palace menampilkan kisah Gu Cheon dan Saeng Gang melawan roh jahat di istana dengan hanya delapan episode penuh konflik dan simbolisme visual.
  • Lima adegan simbolis menggambarkan ambisi, dendam, kematian, serta energi negatif melalui elemen seperti mahkota, akar hitam, warna gelap-merah, dan ukuran makhluk gaib.
  • Warna merah pada pakaian Raja dan Saeng Gang menjadi simbol ancaman serta bahaya yang mengintai keduanya di tengah kekuatan roh dan dunia arwah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Drakor The East Palace sukses jadi perbincangan sejak pertama tayang pada Jumat (17/7/2026). Hanya punya delapan episode, drakor ini menceritakan lika-liku Gu Cheon (Nam Joo Hyuk) dan Saeng Gang (Roh Yoon Seo) melawan roh jahat di istana.

Tidak hanya menyajikan konflik cerita yang seru dan plot twist tidak ketebak, drakor ini juga memasukkan berbagai adegan dengan makna simbolis tertentu. Di antaranya, lima adegan berikut ini. Simak, yuk!

1. Baju yang dikenakan arwah putra mahkota di adegan terakhir

Kwak Dong Yeon di The East Palace
Kwak Dong Yeon di The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)

Di episode terakhir, arwah Putra Mahkota sudah sepenuhnya berubah menjadi Akgwi. Ia pun akan melancarkan serangan terakhir untuk menghabisi Raja. Saat itu, ia terlihat memakai mahkota yang menunjukkan keinginan kuat dan ambisinya untuk menjadi raja. Seolah ia akan naik takhta setelah membunuh ayahnya.

2. Arwah pendendam mengeluarkan akar dari tubuhnya

cuplikan drama The East Palace
cuplikan drama The East Palace (instagram.com/netflixkr)

Ada banyak arwah atau hantu dalam drakor ini. Salah satunya adalah Won Gwi yang merupakan roh pendendam. Mereka digambarkan mengeluarkan akar hitam di tempat yang dihantui. Ini menggambarkan dendam yang mereka miliki. Semakin dalam dan besar perasaan dendam tersebut, akar yang keluar dari tubuh mereka pun akan lebih kuat serta bisa menjangkau are lebih luas seperti tentakel.

3. Dunia Gwi identik dengan warna gelap dan merah

cuplikan drama The East Palace
cuplikan drama The East Palace (instagram.com/netflixkr)

Dalam drakor The East Palace, alam roh yang disebut Dunia Gwi terletak beririsan dengan dunia manusia dan hanya terpisah dimensi. Namun, berbeda dari dunia manusia, alam roh identik dengan suasana gelap, sepi, dan mencekam. Hal ini adalah representasi dari dunia yang dipenuhi kematian, tempat arwah yang berkuasa dan dominan.

4. Ukuran raksasa Gwi Mae kuno

cuplikan drama The East Palace
cuplikan drama The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)

Di episode 8, Gu Cheon bertemu Gwi Mae kuno yang mendiami istana dan membuat perjanjian dengannya. Berbeda dari makhluk gaib lain, Gwi Mae kuno memiliki ukuran tubuh yang jauh lebih besar. Ukurannya menunjukkan betapa istana dipenuhi aura negatif, kebencian, dan niat jahat yang berkumpul jadi satu lalu akhirnya berubah menjadi sesosok Gwi Mae.

5. Pakaian merah yang dikenakan Raja dan Saeng Gang

cuplikan drama The East Palace
cuplikan drama The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)

Raja memang identik memakai hanbok dan jubah kerajaan berwarna merah. Namun, warna ini jadi punya makna simbolis mendalam di adegan ia pergi berburu dengan Pangeran Yeongan. Dalam perjalanan, putra bungsunya itu meninggal. Kontras antara warna merah pakaian Raja dengan hanbok gelap para prajurit di adegan ini menunjukkan ancaman bagi sang pemimpin.

Hanbok merah juga sering dikenakan Saeng Gang di paruh kedua drama. Warna hanbok ini juga menandakan nyawa Saeng Gang dalam bahaya. Saat dirasuki roh Putra Mahkota dan hampir tewas saat berada di dunia arwah, ia tampak mengenakan hanbok berwarna merah.

Ada berbagai adegan dengan makna simbolis dalam drakor The East Palace. Sebagian berkaitan dengan pemilihan pakaian karakter, pemakaian tone warna dalam proses editing, hingga penggambarkan makhluk astral yang muncul di drakor orisinal Netflix ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More