Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Alasan Byeon Ji Yoon Larang Byeon Hyeok Jun Kerja Sampingan di Dead-End Job

2 min read
3 Alasan Byeon Ji Yoon Larang Byeon Hyeok Jun Kerja Sampingan di Dead-End Job
still cut drama Korea Dead-End Job (dok.Netflix/Dead-End Job)
  • Keluarga Byeon Ji Yoon dililit kesulitan setelah ayah mereka menghilang, mendorong Byeon Hyeok Jun menerima kerja paruh waktu bergaji besar dari Spider Staffing Agency.
  • Ji Yoon melarang kakaknya melanjutkan pekerjaan karena agensi tersebut penuh misteri; para pekerja harus bertahan hidup sambil menjalankan tugas mencekam dan tak biasa.
  • Pekerjaan itu menghadapkan Hyeok Jun pada monster serta risiko terjebak di dunia lain, seperti ayah mereka yang gagal menyelesaikan tugas hingga berubah menjadi monster.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Nasib buruk terus menimpa keluarga Byeon Ji Yoon (Kim Min Ha) di drama Korea Dead-End Job. Sejak menghilangnya sang ayah secara misterius, keluarganya hidup serba kesusahan. Hutang menumpuk, ditambah lagi sulitnya mencari kerja.

Bertanggung jawab atas keluarga, Byeon Hyeok Jun, yang merupakan kakak Byeon Ji Yoon, bekerja keras demi mendapatkan uang, termasuk dengan bekerja paruh waktu. Mendapat tawaran gaji besar, Byeon Hyeok Jun langsung menerima pekerjaan tersebut tanpa pikir panjang. Nyatanya, Byeon Hyeok Jun menjalani pekerjaan yang tak biasa.

Mengetahui pekerjaan sang kakak berbahaya, Byeon Ji Yoon melarang lagi Byeon Hyeok Jun mengambil job paruh waktu. Karena alasan berikut!

  1. 1. Penuh misteri

    still cut drama Korea Dead-End Job
    still cut drama Korea Dead-End Job (dok.Netflix/Dead-End Job)

    Masalahnya pekerjaan yang dilakukan Byeon Hyeok Jun bukanlah selayaknya pekerjaan paruh waktu lainnya. Byeon Hyeok Jun harus menghadapi tantangan tidak terduga saat bekerja. Kemisteriusan Spider Staffing Agency menjadi awal mula rentetan kejadian aneh yang menimpa Byeon Hyeok Jun.

    Mulai dari pemilik agensi yang sudah mengetaui nama, nomor handphone, hingga latar belakang Byeon Hyeok Jun sebelum ia memperkenalkan diri. Saat Byeon Ji Yoon mencoba sendiri bagaimana bekerja paruh waktu seperti sang kakak, Byeon Ji Yoon merasakan sendiri bagaimana mencekamnya pekerjaan tersebut. Para pekerja harus bertahan hidup sembari mengerjakan tugas yang diberikan.

  2. 2. Mengancam nyawa

    still cut drama Korea Dead-End Job
    still cut drama Korea Dead-End Job (dok.Netflix/Dead-End Job)

    Setiap pekerjaan yang diterima Byeon Hyeok Jun akan digaji berkali-kali lipat dari gaji biasanya. Hal itu didasarkan pada seberapa berat tantangan yang akan dihadapi. Masalahnya, tantangan yang dihadapi tidaklah wajar.

    Byeon Hyeok Jun harus menghadapi berbagai monster dan makhluk dari dunia lain saat mengambil pekerjaan paruh waktu. Ia harus memikirkan skema pertahanan diri terbaik. Bukan hanya mengancam nyawa, pekerjaan ini juga berisiko terjebak di dunia lain dan hilang secara misterius.

  3. 3. Bernasib sama dengan sang ayah

    still cut drama Korea Dead-End Job
    still cut drama Korea Dead-End Job (dok.Netflix/Dead-End Job)

    Dahulu, ayah Byeon Hyeok Jun dan Byeon Ji Yoon juga mengalami nasib yang sama. Pekerjaan paruh waktu di Spider Staffing Agency membuatnya terjebak dalam mimpi buruk. Sangat membutuhkan uang untuk keluarga, Byeon Min Su memutuskan untuk menerima tawaran Spider Staffing Agency.

    Sayangnya, Byeon Min Su tidak dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Byeon Min Su pun terjebak di dunia lain dan berubah menjadi monster. Byeon Ji Yoon melarang Byeon Hyeok Jun bekerja paruh waktu misterius karena tidak mau sang kakak bernasib sama dengan ayahnya.

    Sejatinya yang dilakukan Byeon Ji Yoon pada Byeon Hyeok Jun bukanlah sebuah larangan. Byeon Ji Yoon hanya khawatir kepada Byeon Hyeok Jun. Hal itu adalah bentuk kasih sayang Byeon Ji Yoon pada sang kakak.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More