Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
 4 Alasan Gong Eun Tae Dikucilkan oleh Timnya di The Ordinary Jackpot
cuplikan drakor The Ordinary Jackpot (x.com/CJnDrama)
  • Gong Eun Tae sering mengalah demi mempertahankan pekerjaan dan menghidupi keluarga, membuatnya diremehkan, dieksploitasi, serta dijauhi anggota Tim Penjualan 5.
  • Kepemimpinannya yang tertutup dan menghindari konflik memperburuk komunikasi tim, sementara ketidakmampuannya menolak atasan membuat anggota menerima proyek berat di luar kapasitas.
  • Beban kerja tidak adil memicu saling curiga dan konflik terbuka dengan Yang Jun Ho; setelah menang lotre miliaran won, Eun Tae mulai mengubah pandangannya terhadap pekerjaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gong Eun Tae (Lee Jun Hyuk) merupakan Ketua Tim Penjualan 5 di Hongsung International dalam drakor The Ordinary Jackpot. Ia merupakan kepala tim yang cerdas dan mampu menempati posisinya saat ini dalam jangka waktu yang singkat. Ia memiliki kehidupan pasif, yang tidak pernah marah dan selalu mengalah.

Meski memiliki banyak sisi positif, Gong Eun Tae malah kerap dikucilkan oleh rekan timnya. Karena situasi tersebut, gaya kepemimpinannya dinilai bermasalah dan membuatnya sering tertindas. Lantas, kenapa Gong Eun Tae dikucilkan oleh timnya di drakor ini? Yuk, simak alasannya!

1. Selalu mengalah

cuplikan drakor The Ordinary Jackpot (x.com/CJnDrama)

Gong Eun Tae selalu menampilkan sifat terlalu mengalah dan menjadi seorang people pleaser. Sifat itu sengaja ia tampilkan karena tidak memiliki pilihan lain untuk mempertahankan pekerjaannya demi menghidupi keluarganya. Bagi Gong Eun Tae, meredam emosi dan mengalah adalah satu-satunya cara pertahanan diri agar posisinya di kantor tetap aman.

Karena sifatnya itu, Gong Eun Tae sering dianggap remeh oleh rekan kerjanya meski posisinya sebagai ketua tim. Bahkan, kerap menjadi sasaran eksploitasi dan penindasan karena tidak bisa menolak beban kerja yang diberikan padanya. Pada akhirnya, hubungannya dengan anggota Tim Penjualan 5 menjadi kaku dan renggang.

2. Gaya kepemimpinan yang kurang komunikatif

cuplikan drakor The Ordinary Jackpot (x.com/CJnDrama)

Gaya kepemimpinan Gong Eun Tae memimpin Tim Penjualan 5 dinilai kurang komunikatif. Ia cenderung menutup diri, selalu menghindari konflik, dan memikul beban sendirian. Menurutnya, mendiskusikan masalah sensitif atau meminta pendapat tim justru akan memicu perdebatan baru yang menguras energi.

Gaya kepemimpinannya ini membawa serangkaian dampak buruk yang merusak solidaritas Tim Penjualan 5. Alih-alih bisa menghindari konflik, sikapnya ini malah memunculkan masalah baru yang lebih besar. Anggota tim merasa tertekan, tidak dihargai, hingga hilangnya rasa hormat.

3. Tim penjualan 5 mendapatkan beban kerja yang tidak adil

cuplikan drakor The Ordinary Jackpot (x.com/CJnDrama)

Tim Penjualan 5 kerap mendapatkan beban kerja yang tidak adil dan melampaui kapasitas mereka. Hal ini bukan karena perintah Gong Eun Tae, tetapi karena ketidakmampuan Gong Eun Tae dalam menolak manipulasi atasan perusahaan. Atasan di Hongseong International sengaja memanfaatkan kelemahan ini dengan terus-menerus. Mereka melimpahkan proyek berat dan berisiko tinggi kepada Tim Penjualan 5 karena tahu Gong Eun Tae akan menurut dan tidak akan pernah memprotes.

Mendapatkan beban kerja yang tidak adil, membawa dampak destruktif yang merusak kesehatan mental anggotanya. Anggota tim yang merasa dieksploitasi mulai saling mencurigai dan menyalahkan satu sama lain. Bahkan, pembangkangan terbuka disampaikan langsung oleh Yang Jun Ho (Seo Hyun Woo), karyawan paling senior di timnya.

4. Konflik terbuka dengan Yang Jun Ho

cuplikan drakor The Ordinary Jackpot (x.com/CJnDrama)

Gong Eun Tae berkonflik dengan Yang Jun Ho di drakor ini. Konflik ini dipicu karena adanya perbedaan status karier yang menimbulkan rasa iri, benturan gaya kerja yang bertolak belakang, serta masalah komunikasi yang buruk di dalam tim. Yang Jun Ho beranggapan kalau Gong Eun Tae terlalu dingin, menutup diri, dan tidak menghargai kehadiran para anggotanya. Akibatnya, Yang Jun Ho sengaja bersikap seenaknya dan mengabaikan instruksi kerja.

Konflik terbuka antara Gong Eun Tae dan Yang Jun Ho berhasil mempengaruhi stabilitas kantor. Ketegangan yang awalnya hanya merusak suasana kerja memicu ledakan emosi Gong Eun Tae di depan publik. Bahkan, untuk penyelesaian konflik di antara mereka, para atasan terpaksa turun tangan guna membicarakan masalah mendalam yang selama ini mengganjal.

Setelah memenangkan lotre senilai miliaran won, Gong Eun Tae kini mulai mengubah cara pandangnya dalam bekerja. Bahkan, situasi ini berhasil menjadi titik balik dan prediksi terbentuknya aliansi baru antara Gong Eun Tae dan Yang Jun Ho. Bahkan, perselisihan lama mereka berubah menjadi kemitraan strategis yang solid demi menjungkirbalikkan manajemen perusahaan Hongseong International yang korup dan semena-mena.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article