7 Alasan Roh Jahat di Istana Sulit Dibasmi dalam The East Palace

- Roh jahat di Istana Timur muncul dari banyak arwah pendendam yang mati tidak adil dan menyimpan dendam besar terhadap keluarga kerajaan.
- Kekuatan roh semakin meningkat karena mereka membunuh manusia, sementara Gu Cheon dan Saeng Gang kesulitan mengungkap identitas serta motif dendam para arwah.
- Konflik politik dan keberadaan makhluk gaib lain seperti Gwi Mae membuat proses pengusiran roh di istana semakin rumit dan berbahaya.
Cerita drakor The East Palace terpusat pada berbagai kejadian aneh dan horor di istana yang disebabkan ulah roh jahat. Raja (Cho Seung Woo) lalu mengutus Gu Cheon (Nam Joo Hyuk) dan Saeng Gang (Roh Yoon Seo) untuk mengusir hantu tersebut.
Meski Gu Cheon dan Saeng Gang punya kemampuan supranatural hebat, keduanya sangat kesulitan melawan arwah yang menghantui istana. Sebetulnya, apa alasan roh jahat di istana behitu sulit dilawan dan dibasmi? Simak ulasannya berikut ini, yuk!
1. Bukan hanya satu, tapi ada begitu banyak arwah pendendam yang ada di istana. Mereka mati karena dibunuh dan jadi korban ketidakadilan

2. Sebagian arwah ini berubah jadi roh jahat yang kuat karena dendam mereka yang begitu membara terhadap anggota keluarga kerajaan

3. Perbuatan roh-roh jahat ini yang membunuh manusia menambah kekuatan mereka sekaligus membuat mereka semakin tak bisa ke alam baka

4. Untuk bisa mengusir arwah-arwah ini, Gu Cheon harus tahu siapa mereka dan apa dendam mereka. Sementara sulit untuk tahu hal itu

5. Selain roh jahat, di istana juga ada banyak Gwi Mae yang tidak memiliki jiwa, memakan roh manusia, dan memiliki kekuatan gaib yang kuat

6. Sebagian roh jahat menghantui istana selama puluhan tahun, tapi ada juga Gwi Mae bahkan mendiami tempat itu selama ratusan tahun

7. Perang kekuasaan di dalam istana juga membuat pengusiran hantu di sana semakin sulit dilakukan. Bahkan ada yang memanfaatkan mereka

Munculnya roh jahat yang mengutuk keturunan kerajaan sulit untuk diusir dan dibasmi. Alasannya berkaitan dengan dendam mereka yang begitu besar hingga konflik politik di istana. Untungnya, Gu Cheon dan Saeng Gang berhasil bekerja sama dengan baik dan menghadapi arwah-arwah ini di drakor The East Palace.





















