Penayangan episode awal drakor 100 Days of Deception tak hanya memperkenalkan para karakter utama. Namun, juga memperkenalkan organisasi anti-Jepang bernama Gugukdan. Gugukdan merupakan kelompok pemberontak yang beroperasi secara sembunyi-sembunyi di wilayah Gyeongseong (nama lama Kota Seoul) pada era pendudukan kolonial Jepang sekitar tahun 1930-an.
5 Anggota Gugukdan Muncul di Episode Awal 100 Days of Deception

- Episode awal 100 Days of Deception memperkenalkan Gugukdan, organisasi anti-Jepang bawah tanah di Gyeongseong era 1930-an yang menargetkan Direktur Jenderal Shinichi Sato.
- Yoo So Ran menjadi eksekutor dan perekrut mata-mata dengan motif kematian putrinya, sementara Yoo Phillip melindungi operasi lewat statusnya sebagai koresponden Korea-Amerika.
- Suzuki menyusup sebagai penerjemah kolonial, sedangkan Han Cheol Ryong dan Kwak Woon Hak menangani intelijen, logistik, perlindungan, serta koordinasi rahasia Gugukdan.
Dalam perkenalan organisasi tersebut, drakor ini juga menampilkan lima karakter yang terindikasi sebagai anggota dari Gugukdan. Mereka berasal dari latar belakang dan profesi berbeda-beda dengan tujuan melakukan aksi pembunuhan terhadap Shinichi Sato (Jin Sun Kyu), Direktur Jenderal Pemerintahan Kolonial Jepang di Joseon. Siapa sajakah anggota Gugukdan muncul di episode awal 100 Days of Deception? Yuk, simak!
1. Yoo So Ran

cuplikan drakor 100 Days of Deception (dok. tvN/100 Days of Deception) Yoo So Ran (Kim Hyun Joo) merupakan pilar utama kelompok Gugukdan. Karakternya menjadi pemicu utama konflik spionase yang menggerakkan seluruh jalan cerita dalam drakor ini. Di dalam Gugukdan, Yoo So Ran bertindak sebagai eksekutor lapangan berdarah dingin dengan keahlian menembak jarak jauh. Namun, mulai episode 3, ia akan menjadi perekrut mata-mata Gugukdan, Lee Ga Kyung (Kim You Jung), dengan kesepakatan hidup atau mati untuk menyusup ke markas Pemerintah Jenderal Jepang sebagai calon penerjemah.
Setelah lebih dari 10 tahun meninggalkan tanah airnya, Yoo So Ran kembali ke Korea dengan memalsukan identitasnya sebagai perempuan Tionghoa untuk mengecoh otoritas intelijen Jepang. Demi menyempurnakan samarannya di wilayah Gyeongseong, ia menjalani pernikahan palsu dengan rekan sesama anggota Gugukdan, Yoo Phillip (Lee Mu Saeng). Yoo So Ran tidak bergerak semata-mata demi ideologi politik, melainkan karena luka emosional atas kematian putrinya yang tewas di tangan polisi Jepang.
2. Yoo Philip

cuplikan drakor 100 Days of Deception (dok. tvN/100 Days of Deception) Berbeda dengan Yoo So Ran yang bertindak sebagai eksekutor fisik, Yoo Philip memanfaatkan paspor Amerika dan posisinya di media Barat untuk menekan Kepala Politik dan Inspektur Jenderal Pemerintahan Kolonial Jepang. Jepang tidak bisa bertindak sembarangan kepadanya karena keterikatan hukum dengan pihak luar negeri. Yoo Philip merupakan warga Korea-Amerika yang menjadi koresponden asing untuk kantor berita Amerika Serikat di Gyeongseong.
Untuk mempermudah pergerakan intelijen Gugukdan di Gyeongseong, Yoo Phillip berpura-pura menjalani pernikahan palsu dengan Yoo So Ran. Rumah tangga palsu mereka menjadi basis operasi rahasia serta tempat perlindungan logistik bagi misi bawah tanah kelompok tersebut. Yoo Phillip juga bertindak sebagai benteng pelindung Yoo So Ran. Setiap kali Yoo So Ran terancam bahaya akibat misi balas dendamnya yang nekat, Yoo Phillip selalu menjadi orang pertama yang maju dan pasang badan untuk melindungi Yoo So Ran menggunakan otoritas jurnalisnya.
3. Suzuki

cuplikan drakor 100 Days of Deception (dok. tvN/100 Days of Deception) Suzuki (Kim Do Hyun) memiliki posisi yang sangat krusial karena status gandanya. Di luar, ia tampak sebagai pejabat kolonial, namun secara rahasia ia bekerja sama dengan Gugukdan demi agenda perlawanan. Suzuki bekerja sebagai penerjemah bahasa Inggris resmi di bawah markas Pemerintah Jenderal Jepang di Korea. Berkat kemampuannya yang luar biasa dalam menguasai tiga bahasa sekaligus, ia berhasil memenangkan kepercayaan penuh dari musuh utama Gugukdan, yaitu Direktur Jenderal Shinichi Sato.
Di balik loyalitas palsunya kepada Jepang, Suzuki memanfaatkan posisinya untuk beroperasi sebagai agen rahasia bagi kelompok pemberontak Gugukdan. Ia bertindak sebagai mata dan telinga organisasi di dalam birokrasi tertinggi militer Jepang. Dengan bekerja langsung di bawah Shinichi Sato, Suzuki adalah orang pertama yang mengetahui pergerakan pasukan Jepang, rencana keamanan, serta ancaman yang mengarah pada anggota Gugukdan.
4. Han Cheol Ryong

cuplikan drakor 100 Days of Deception (dok. tvN/100 Days of Deception) Selanjutnya ada Han Cheol Ryong (Kim In Kwon), anggota tertua di dalam organisasi rahasia kemerdekaan Gugukdan. Berbeda dengan anggota yang lebih muda, perannya lebih berfokus pada stabilitas taktis dan basis pendukung logistik perlawanan. Han Cheol Ryong digambarkan sebagai salah satu figur veteran yang telah lama mendedikasikan hidupnya untuk Gugukdan. Ia baru saja kembali dari Shanghai ke Gyeongseong untuk mengawal pergerakan krusial kelompok ini.
Dalam menjalankan fungsi koordinasi internal organisasi, ia bekerja bahu-membahu secara langsung dengan Kwak Woon Hak (Choi Duk Moon). Mereka menjadi jangkar operasional yang menjaga rahasia Gugukdan tetap aman dari endusan intelijen militer Jepang. Contoh aksinya terlihat pada episode 1, ia menyediakan intelijen, tempat perlindungan, hingga pasokan logistik penting yang dibutuhkan Yoo So Ran untuk melancarkan rencana pembunuhan berencana terhadap musuh besar mereka, Shinichi Sato.
5. Kwak Woon Hak

cuplikan drakor 100 Days of Deception (dok. tvN/100 Days of Deception) Kwak Woon Hak muncul sebentar dalam adegan Yoo So Ran dilarikan ke rumah sakit karena dalih keguguran akibat insiden baku tembak di rumahnya. Saat itu Kwak Woon Hak langsung menyambutnya dan mengobati luka di kaki Yoo So Ran yang dimanipulasi seperti keguguran. Kwak Woon Hak menyamar sebagai praktisi pengobatan tradisional Korea di Hansung Korean Medicine Clinic yang berlokasi di kawasan Jongno.
Klinik pengobatan miliknya bukan tempat mencari kekayaan. Klinik tersebut sengaja dibuka untuk melayani dan mengobati masyarakat miskin Joseon yang tidak mampu membayar biaya medis. Sebagai figur yang matang di Gyeongseong, klinik pengobatannya berfungsi lebih dari sekadar tempat merawat orang sakit. Tetapi menjadi markas logistik, ruang pertemuan rahasia, serta tempat perlindungan yang aman bagi agen lapangan, seperti Yoo So Ran. Bersama rekannya, Han Cheol Ryong, ia mengelola pergerakan internal kelompok agar tidak mudah diendus oleh kepolisian militer Jepang.
Baru lima karakter anggota Gugukdan muncul di episode awal 100 Days of Deception. Diduga masih banyak karakter lain yang akan muncul dan siap memberikan beragam gebrakan untuk melawan Pemerintahan Kolonial Jepang. Siapakah mereka? Tunggu jawabannya di episode berikutnya, ya!






















