Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Artis yang Jadi Kameo di Drakor Four Hands, Two Sonatas

3 min read
3 Artis yang Jadi Kameo di Drakor Four Hands, Two Sonatas
Ko Chang Seok di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)
  • Ko Chang Seok tampil sebagai detektif Martin Vogel yang membantu Kang Pi O selama lima tahun mencari Choi Jeong Yo dan mengungkap fakta penculikannya.
  • Pianis Sunwoo Ye Kwon menjadi kameo sebagai dirinya sendiri di episode 4, hadir dalam gathering musik klasik di rumah dirigen Kang Seung Woon.
  • Pianis Lee Min Sung, piano double Lee Jun Young, juga muncul di episode 10-11 sebagai kandidat pengganti Kang Pi O untuk memainkan "Nemesis" di Konserto.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Four Hands, Two Sonatas termasuk salah satu drakor yang mengangkat tema musik klasik, terutama piano. Kisahnya sendiri membahas dua pianis muda berbakat, Kang Pi O (Song Kang) dan Choi Jeong Yo (Lee Jun Young).

Drakor Four Hands, Two Sonatas menghadirkan beberapa artis ternama sebagai kameo. Fun fact-nya, sebagian di antaranya merupakan pemain musik klasik asli di dunia nyata yang sesuai dengan tema cerita. Yuk, simak.

  1. 1. Ko Chang Seok

    Song Kang dan Ko Chang Seok di Four Hands, Two Sonatas
    Song Kang dan Ko Chang Seok di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

    Aktor senior Ko Chang Seok hadir sebagai kameo di beberapa episode drakor Four Hands, Two Sonatas. Di antaranya, episode 6 dan 11. Bukan karakter kocak, Ko Chang Seok berperan sebagai detektif bernama Martin Vogel.

    Martin Vogel digambarkan membuka agen detektif swasta yang terpusat di Eropa. Kang Pi O membayar jasanya selama lima tahun untuk mencari dan menemukan keberadaan Choi Jeong Yo. Saat itu, Interpol sudah menyimpulkan Choi Jeong Yo meninggal dalam penculikan di hari final kompetisi internasional Harmonie di Praha.

    Selama bertahun-tahun, Martin Vogel mencari informasi soal Choi Jeong Yo. Ia bahkan menemukan berbagai fakta terkait penculikan Choi Jeong Yo yang tidak ditemukan Interpol. Salah satunya, soal pelaku penculikan dan siapa dalangnya. Selain itu, berkat dirinya, salah paham dan dendam Choi Jeong Yo pada Kang Pi O bisa usai.

  2. 2. Sunwoo Ye Kwon

    Sunwoo Ye Kwon di Four Hands, Two Sonatas
    Sunwoo Ye Kwon di Four Hands, Two Sonatas (instagram.com/mastmediaclassic)

    Sunwoo Ye Kwon hadir sebagai kameo di episode 4. Ia memerankan diri sendiri, tapi diceritakan hadir sebagai tamu dalam acara gathering pemain musik klasik yang digelar di rumah Master Kang Seung Woon (Jung Jin Young) yang merupakan dirigen terkenal sekaligus kakek Kang Pi O.

    Seperti perannya di Four Hands, Two Sonatas, Sunwoo Ye Kwon merupakan pianis kenamaan yang sering memenangkan beragam kompetisi internasional. Sunwoo Ye Kwon juga tercatat sebagai orang Korea pertama yang berhasil meraih medali emas di ajang Van Cliburn International Piano Competition pada tahun 2017.

  3. 3. Lee Min Sung

    Lee Min Sung yang berprofesi sebagai pianis di dunia nyata sebetulnya adalah piano double dari aktor Lee Jun Young untuk peran Choi Jeong Yo. Ia menjadi pemeran pengganti untuk karakter Choi Jeong Yo dalam adegan close up saat bermain piano. Khususnya, scene duet piano empat tangan Kang Pi O dan Choi Jeong Yo.

    Menariknya, Lee Min Sung secara tak terduga muncul di layar kaca dengan menjadi kameo di episode 10 dan 11 Four Hands, Two Sonatas. Di sini, Choi Jeong Yo dikisahkan ingin merekrut Lee Min Sung untuk menggantikan Kang Pi O memainkan "Nemesis" di Konserto. Namun, Choi Jeong Yo tak bisa menampik fakta bahwa hanya Kang Pi O yang paling cocok memainkan lagu ini.

    Ketiga artis dan musisi di atas hadir sebagai kameo dalam drakor Four Hands, Two Sonatas. Kehadiran mereka meskipun singkat, tapi krusial bagi perkembangan plot dan alur cerita drama Korea ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More