Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Benda Ikonik di Drakor My Bias, My Boss, Punya Makna Khusus!

5 Benda Ikonik di Drakor My Bias, My Boss, Punya Makna Khusus!
cuplikan drama My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)
  • Kalung bintang jatuh dan gelang handmade menghubungkan Nam Da Reum dengan Lee Chan, yang membuat perhiasan saat hiatus setelah grup D.N.X bubar.
  • Diari Nam Da Reum menjadi penyemangat Lee Chan saat burnout sebagai selebritas; gambar beruang-babi di dalamnya kemudian membantunya mengenali pemilik diari.
  • Simpul Dongsimgyeol dipelajari untuk proyek K-Wave, sementara AI Luni kerap salah menafsirkan curhat Kang Ha Gi hingga memicu kesalahpahaman tentang perasaan Nam Da Reum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

My Bias, My Boss merupakan drakor romcom terbaru bertema fangirling. Kisahnya sendiri membahas Nam Da Reum (Kim Hye Jun) yang terjebak cinta segitiga dengan idolanya, Lee Chan (Cha Woo Min), dan bosnya di kantor, Kang Ha Gi (Kang Hoon).

Dalam drakor ini, ada banyak benda-benda unik dan menarik. Sebagian di antaranya memiliki makna khusus yang membuat keberadaannya ikonik dalam drakor My Bias, My Boss. Berikut ini lima di antaranya. Yuk, simak!

  1. 1. Kalung dan gelang handmade buatan Lee Chan

    cuplikan drama My Bias, My Boss
    cuplikan drama My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)

    Di episode 2 diperlihatkan kalung yang dipakai Nam Da Reum memiliki liontin dengan bentuk bintang berekor atau bintang jatuh. Ternyata kalung ini satu set dengan gelang milik Lee Chan.

    Saat D.N.X bubar, Lee Chan sempat galau akan kelanjutan kariernya. Saat itu, ia hiatus dan belajar membuat perhiasan handmade. Di studio tempat pelatihan, Nam Da Reum ingin membeli kalung tersebut sebab liontinnya mirip gambar sang idola. Mendengar itu, Lee Chan memberinya secara gratis tanpa mengungkap identitasnya.

  2. 2. Buku diari Nam Da Reum

    cuplikan drama My Bias, My Boss
    cuplikan drama My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)

    Lee Chan sering membawa sebuah buku diari yang merupakan milik penggemarnya. Ia menganggap diari tersebut sebagai penyemangat dirinya saat merasa lelah dan burnout dengan kariernya sebagai selebritas. Terungkap kemudian diari tersebut ternyata adalah milik Nam Da Reum.

  3. 3. Simpul tradisional bermakna khusus

    cuplikan drama My Bias, My Boss
    cuplikan drama My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)

    Di episode 5 My Bias, My Boss, Nam Da Reum dan Kang Ha Gi pergi dinas keluar kota. Mereka harus membujuk master pembuat simpul tradisional untuk produk bag charm yang akan diikutkan dalam proyek K-Wave yang digelar oleh Badan Layanan Warisan Korea. Di salah satu unreleased scene, mereka terlihat belajar membuat satu simpul bernama Dongsimgyeol yang artinya adalah sehati selamanya, harapan cinta dan kedamaian abadi.

  4. 4. Luni AI

    cuplikan drama My Bias, My Boss
    cuplikan drama My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)

    Kang Ha Gi memiliki satu kebiasaan unik. Ia biasa curhat dan menanyakan hal yang membingungkannya kepada Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan bernama Luni. Yang jadi masalah, AI ini kerap salah mengartikan yang berujung Kang Ha Gi mengira Nam Da Reum naksir padanya.

  5. 5. Gambar beruang-babi

    cuplikan drama My Bias, My Boss
    cuplikan drama My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)

    Nam Da Reum juga punya satu kebiasaan unik. Ia biasa menggambar karakter yang mirip beruang, tapi memiliki hidung seperti babi. Gambar beruang-babi ini ada di buku diarinya yang jadi alat Lee Chan mengenali siapa pemilik diari tersebut.

    Kelima benda di atas tidak hanya memiliki desain menarik dan ikonik, tapi juga memegang peranan penting dalam cerita My Bias, My Boss. Jika disuruh memilih, kamu ingin punya barang yang mana, nih untuk dijadikan sebagai merchandise drakor ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More