Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dapat Kritik Tajam, Tim Drama Still Shining Minta Maaf

Dapat Kritik Tajam, Tim Drama Still Shining Minta Maaf
drama Still Shining (instagram.com/jtbcdrama)
Intinya Sih
  • Adegan di episode 7 dan 8 Still Shining menuai kritik karena menampilkan karakter yang minum alkohol sebelum mengemudi, dianggap menormalisasi perilaku berbahaya.
  • Seorang penonton melaporkan adegan tersebut ke Korea Communications Standards Commission (KCSC) untuk ditinjau, dengan kemungkinan sanksi jika terbukti melanggar aturan siaran.
  • Tim produksi Still Shining menyampaikan permintaan maaf resmi dan berjanji lebih berhati-hati agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sejak tayang perdana pada April, drama Still Shining dapat sambutan baik dari para pencinta drakor. Namun, baru-baru ini drama tersebut jadi perbincangan hangat di Korea. Bukan karena chemistry pemeran utama, tapi salah satu adegannya memicu kontroversi.

Akibatnya, beberapa penonton melontarkan kritik tajam. Hingga akhirnya tim drama Still Shining buka suara dan minta maaf. Berikut informasi selengkapnya.

1. Salah satu adegan Still Shining jadi sorotan publik

still cut drama Still Shining
still cut drama Still Shining (instagram.com/jtbcdrama)

Kontroversi berawal dari penayangan episode 7 dan 8 drama Still Shining. Di mana pemeran utama, Park Jinyoung yang memerankan Yeon Tae Seo, terlihat mengemudi ke Seoul. Namun, sebelum mengemudi karakternya sempat minum soju.

Kritik menjadi semakin tajam usai adegan yang sama kembali muncul di episode 8. Bae Sung Chan (Shin Jae Ha) minum beberapa gelas alkohol hingga larut malam. Kemudian muncul dialog, "Lagipula aku tidak bisa mengemudi," dan "Aku akan pergi diam-diam setelah sadar."

Dalam waktu singkat, adegan tersebut viral dan mendapat komentar negatif. Banyak penonton Korea yang menilai adegan tersebut seolah menormalisasi mengemudi saat mabuk. Keputusan kreatif tim produksi pun disorot karena dinilai kurang peka terhadap dampak psikologis bagi penonton.

2. Seorang penonton layangkan aduan ke KCSC

still cut drama Still Shining
drama Still Shining (instagram.com/jtbcdrama)

Ketidakpuasan penonton ternyata tidak berhenti di kolom komentar saja. Seorang penonton bahkan sampai melayangkan aduan kepada Korea Communications Standards Commission (KCSC). Langkah ini diambil sebagai bentuk protes nyata.

"Siaran yang dimaksud sangat bermasalah karena berulang kali menggambarkan adegan yang dapat diinterpretasikan sebagai mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau mabuk, namun disusun untuk dikonsumsi sebagai sarana ketegangan naratif dan konflik emosional tanpa secara jelas menjadikan hal ini sebagai subjek peringatan," kata seseorang yang melayangkan aduan yang dilansir Star News.

Menindaklanjuti aduan tersebut, KCSC berencana untuk meninjau laporan tersebut lebih detail sesuai dengan prosedur. Kemudian, pihak KCSC akan memutuskan apakah laporan masuk ke dalam agenda mereka. Jika terbukti bersalah, tentu pihak drama akan dijatuhi sanksi.

3. Tim Still Shining sampaikan permintaan maaf

drama Still Shining
drama Still Shining (instagram.com/jtbcdrama)

Sadar akan besarnya tekanan publik sampai munculnua laporan resmi ke pihak berwenang, tim Still Shining akhirnya buka suara. Kepada Star News, tim Still Shining mengungkapkan permintaan maaf kepada semua penonton atas kontroversi yang muncul.

"Kami dengan rendah hati menerima kritik dan akan berhati-hati untuk memastikan bahwa insiden serupa tidak terjadi di masa mendatang," ungkap tim Still Shining yang dilansir Star News.

Kasus mengemudi dalam keadaan mabuk (Driving Under Influence atau DUI) menjadi salah satu pelanggaran berat di Korea Selatan. Oleh sebab itu, adegan di Still Shining yang berkaitan dengan DUI mendapat kritik tajam.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Diana Hasna
EditorDiana Hasna
Follow Us