Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Drama Korea Tentang Perebutan Kekuasaan dan Politik

5 min read
7 Drama Korea Tentang Perebutan Kekuasaan dan Politik
still cuts The Judge Returns (x.com/mbcdrama_pre)
  • Tujuh drama Korea bertema perebutan kekuasaan dan politik ini memadukan intrik pemerintahan dengan kriminal, sejarah, hingga konflik keluarga.

  • The Judge Returns mengikuti hakim Lee Han Young yang kembali sepuluh tahun ke masa lalu setelah tewas, lalu berusaha memperbaiki kesalahan dan melawan jaringan korupsi peradilan.

  • Sword & Silence menyorot perjuangan Silla menyatukan Tiga Kerajaan Korea, sedangkan Climax mengisahkan jaksa ambisius yang terjerat permainan politik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bagi penggemar drama Korea tentang perebutan kekuasaan dan politik, konflik penuh intrik, ambisi, dan pengkhianatan tentu jadi daya tarik tersendiri. Biasanya, drama-drama bergenre politik menampilkan persaingan antarpejabat, konspirasi pemerintahan, hingga strategi licik untuk merebut atau mempertahankan kekuasaan.

Menariknya, konflik tersebut gak selalu berkutat di dunia politik, lho. Ada juga drakor yang memadukannya dengan kisah kriminal, sejarah, hingga ambisi keluarga konglomerat. Biar watchlist drakor kamu semakin seru dan beragam, yuk, simak tujuh drama Korea tentang perebutan kekuasaan yang menarik untuk ditonton!

  1. 1. The Judge Returns (2026)

    The Judge Returns menjadi salah satu drama Korea perebutan kekuasaan yang mengangkat konflik korupsi di dunia peradilan. Drakor ini menceritakan kisah Lee Han Young (Ji Sung), seorang hakim yang berhasil meraih posisi penting setelah menikahi putri CEO Firma Hukum Haenal. 

    Sayangnya, ambisinya membuat Han Young menyalahgunakan jabatan demi kepentingan keluarga mertuanya. Nasib Han Young berubah setelah ia mulai merasa bersalah atas keputusan-keputusan yang merugikan orang lain. 

    Ketika berani menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada seorang ketua korup, ia justru mengalami kematian tragis. Namun, secara ajaib, Han Young kembali ke masa lalu dengan ingatan utuh, tepat sepuluh tahun sebelum kejadian tersebut.

    Kesempatan kedua ini membuat Han Young bertekad memperbaiki kesalahan dan melawan jaringan kekuasaan yang sebelumnya menjeratnya. Dengan bantuan jaksa Kim Jin Ah (Won Jin Ah), ia berusaha menegakkan keadilan sekaligus menghadapi berbagai konspirasi di dunia hukum.

  2. 2. Sword & Silence (2026)

    Beralih ke genre sageuk, kali ini ada Sword & Silence yang akan tayang pada 14 November 2026. Drama ini mengangkat kisah perebutan kekuasaan di Semenanjung Korea pada abad ke-7. 

    Sword & Silence berfokus pada perjuangan Kerajaan Silla untuk menyatukan Tiga Kerajaan Korea, yakni Silla, Goguryeo, dan Baekje. Drama ini menceritakan Kim Beop Min (Lee Hyun Wook), putra Raja Kim Chun Chu (Kim Kang Woo) yang juga dikenal sebagai Raja Munmu.

    Bersama ayahnya dan Jenderal Kim Yu Sin (Park Sung Woong), Beop Min berjuang menghadapi peperangan sekaligus konflik politik internal kerajaan. Di lain sisi, mereka juga harus berhadapan dengan Yeon Gaesomun (Jang Hyuk), pemimpin militer Goguryeo yang dikenal sebagai sosok diktator. 

    Selain menyuguhkan pertempuran besar, Sword & Silence juga memperlihatkan strategi diplomasi, aliansi, dan ambisi para pemimpin kerajaan. Wajib masuk watchlist!

  3. 3. Climax (2026)

    Selanjutnya, ada Climax yang memperlihatkan bagaimana ambisi seseorang bisa membawanya masuk ke lingkaran kekuasaan. Drama ini menceritakan kisah Bang Tae Seob (Ju Ji Hoon), seorang jaksa yang berusaha mencapai puncak karier dan pengaruh di Korea Selatan. 

    Setelah menikahi aktris papan atas Chu Sang Ah (Ha Ji Won), Tae Seob justru semakin dekat dengan para pemegang kekuasaan dan mulai terlibat dalam permainan politik. Sebagai jaksa, Tae Seob bekerja sama dengan Hwang Jeong Won (Nana), seorang informan yang memiliki informasi penting untuk membongkar sisi gelap para petinggi. 

    Dengan menggabungkan intrik politik, skandal dunia hiburan, dan perebutan warisan konglomerat, Climax berhasil menyuguhkan gambaran tentang kerasnya persaingan demi kekuasaan. Sudah nonton?

  4. 4. Tempest (2025)

    Siapa yang kangen menyaksikan drama politik yang dibalut thriller spionase? Pada 2025 lalu, Tempest sempat mencuri perhatian berkat kolaborasi dua aktor papan atas Korea Selatan, Jun Ji Hyun dan Kang Dong Won.

    Apalagi drama ini menjadi proyek comeback Kang Dong Won ke layar kaca setelah sekitar 21 tahun. Tempest sendiri menceritakan Seo Mun Ju (Jun Ji Hyun), seorang mantan diplomat sekaligus mantan duta besar Korea Selatan untuk PBB.

    Ia mencapatkan misi untuk mengungkap kebenaran di balik percobaan pembunuhan terhadap calon presiden Jang Jun Ik (Park Hae Joon). Penyelidikannya semakin rumit setelah Jun Ik dituduh sebagai mata-mata Korea Utara. Mun Ju pun harus mulai menelusuri masa lalu sang kandidat hingga menemukan berbagai rahasia negara.

  5. 5. Buried Hearts (2025)

    Perebutan kekuasaan gak selalu terjadi di lingkungan pemerintahan, tetapi bisa juga melibatkan perusahaan besar dan orang-orang berpengaruh di baliknya. Kisah inilah yang diangkat dalam Buried Hearts.

    Dibintangi Park Hyung Sik dan Heo Joon Ho, drama ini menceritakan Seo Dong Ju (Park Hyung Sik), kepala urusan eksternal Daesan Group yang dikenal sebagai sosok loyal terhadap perusahaan. Namun, di balik sikap profesionalnya, Dong Ju menyimpan ambisi besar untuk mengambil alih Daesan Group.

    Di lain sisi, ada Yeom Jang Seon (Heo Joon Ho), mantan kepala Badan Intelijen Nasional Korea Selatan. Konflik drama ini semakin memanas ketika Dong Ju meretas dana gelap politik senilai 2 triliun won demi menyelamatkan dirinya. Mampukan Dong Ju keluar dari situasi rumit ini?

  6. 6. First Lady (2025)

    Bagaimana jadinya jika seorang presiden terpilih justru meminta cerai kepada istrinya menjelang pelantikan? Premis unik inilah yang diangkat dalam First Lady, drama Korea bergenre thriller politik yang dibintangi Eugene, Ji Hyun Woo, dan Lee Min Young.

    First Lady menceritakan kisah Cha Su Yeon (Eugene), mantan anggota Majelis Nasional yang mengesampingkan ambisi politiknya demi mendukung karier sang suami, Hyun Min Cheol (Ji Hyun Woo). Berkat dukungannya, Min Cheol berhasil memenangkan pemilihan presiden.

    Namun, kebahagiaan tersebut gak berlangsung lama ketika Min Cheol tiba-tiba meminta cerai tepat 67 hari sebelum pelantikan. Di tengah perseteruan rumah tangga tersebut, Su Yeon harus menghadapi intrik politik, konflik keluarga, dan perebutan posisi yang mengancam kehadirannya.

  7. 7. Made in Korea (2025)

    Kali ini ada Made in Korea yang wajib ditonton para penggemar drakor politik. Dibintangi Hyun Bin dan Jung Woo Sung, drama ini mengangkat kisah perebutan kekuasaan di Korea Selatan pada era 1970-an.

    Made in Korea menceritakan Baek Gi Tae (Hyun Bin), seorang agen Badan Intelijen Pusat Korea atau KCIA yang menjalani kehidupan ganda. Pada siang hari, ia bekerja sebagai agen intelijen, sedangkan malam hari ia menjalankan bisnis penyelundupan demi mengumpulkan kekayaan dan memperluas pengaruhnya. 

    Ambisi Gi Tae semakin besar karena ia ingin melindungi sang adik sekaligus membangun kekuasaan di lingkungan pemerintahan. Namun, langkah Gi Tae gak berjalan mulus. Ia justru berhadapan dengan Jang Geon Yeong (Jung Woo Sung), seorang jaksa yang bertekad membongkar aktivitas ilegal dan keterlibatan sejumlah pejabat di baliknya. 

    Keduanya pun terlibat persaingan yang menyeret konspirasi politik hingga jaringan kriminal. Mampukah Gi Tae mempertahankan ambisinya di tengah ancaman yang semakin besar?

    Itulah tujuh drama Korea tentang perebutan kekuasaan dan politik yang menghadirkan konflik penuh intrik, ambisi, dan persaingan antar tokoh berpengaruh. Tertarik nonton yang mana dulu, nih?

Related Articles

See More