poster drama Romance Is a Bonus Book (dok.tvN/Romance Is a Bonus Book)
Persaingan kerja gak selalu terjadi antara karyawan yang memperebutkan promosi. Dalam beberapa situasi, persaingan justru dimulai ketika seseorang berusaha mendapatkan kesempatan untuk kembali bekerja. Tema inilah yang kemudian diangkat dalam Romance Is a Bonus Book, drama Korea yang berlatar industri penerbitan dan mengikuti perjalanan Kang Dan I (Lee Na Young), seorang mantan copywriter berbakat yang harus menghadapi kenyataan pahit setelah lama meninggalkan dunia profesional.
Dan I sebelumnya memiliki karier yang menjanjikan, lho. Namun, setelah menghabiskan bertahun-tahun untuk mengurus keluarga, ia mengalami perubahan besar dalam kehidupan pribadinya, termasuk perceraian. Ketika mencoba kembali bekerja, ia mendapati bahwa pengalaman masa lalunya gak otomatis membuatnya mudah mendapatkan pekerjaan. Di usianya yang telah menginjak 37 tahun, Dan I menghadapi berbagai penolakan karena dianggap kurang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Ia juga harus bersaing dengan pelamar yang lebih muda dan terbiasa dengan perkembangan terbaru di industri penerbitan.
Kisah ini memperlihatkan bahwa persaingan kerja tidak selalu berlangsung secara adil. Pengalaman dan kemampuan seseorang bisa saja diabaikan hanya karena usia, jeda karier, atau anggapan bahwa dirinya sudah tertinggal dari perkembangan industri. Di tengah situasi tersebut, hubungan antarrekan kerja tidak selalu berjalan mulus. Perbedaan usia, pengalaman, dan posisi dapat memengaruhi cara seseorang diperlakukan di kantor. Dan I harus membuktikan dirinya melalui hasil kerja, sekaligus menghadapi prasangka yang muncul akibat perjalanan hidupnya.
Keenam drama Korea tentang persaingan kerja dengan teman sekantor di atas memperlihatkan bahwa persaingan kerja memiliki banyak bentuk. Ada yang berlangsung secara terbuka melalui pencapaian dan penilaian kinerja, bahkan ada pula yang terjadi secara tersembunyi melalui politik kantor, konflik kepentingan, dan perebutan pengaruh.
Meski memiliki latar yang berbeda, keenam drakor tersebut menyampaikan pesan serupa. Kemampuan profesional memang penting, tapi perjalanan karier juga dipengaruhi oleh lingkungan kerja, kesempatan, hubungan antarmanusia, dan cara seseorang menghadapi tekanan. Jadi, dari keenam drama Korea tersebut, mana yang paling menggambarkan pengalaman atau situasi kerja yang menurutmu menarik untuk disimak?