Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Easter Egg Kisah Mozart dan Salieri di Four Hands, Two Sonatas
Lee Jun Young dan Song Kang di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)
  • Naskah Four Hands, Two Sonatas dikonfirmasi terinspirasi kisah Mozart dan Salieri, dengan Choi Jeong Yo merepresentasikan Mozart serta Kang Pi O mencerminkan sisi Salieri.
  • Jeong Yo digambarkan sebagai genius musik sejak kecil, tetapi cedera tembak permanen menghentikan karier pianonya; situasi ini diposisikan sebagai kehilangan besar seperti kematian Mozart.
  • Rumor Pi O mencelakai Jeong Yo menggemakan tuduhan terhadap Salieri, meski keduanya memiliki ikatan emosional dan kolaborasi musik; Requiem Mozart juga mengiringi wafatnya Kang Seung Woon.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penulis naskah drama Four Hands, Two Sonatas mengonfirmasi bahwa cerita yang ditulisnya terinspirasi dari kisah dua komposer musik klasik ternama, Mozart dan Salieri. Karena itu, ada banyak aspek dari cerita kedua musisi ternama itu dalam kisah Kang Pi O (Song Kang) dan Choi Jeong Yo (Lee Jun Young).

Bagi pencinta musik klasik, mungkin dengan mudah bisa menemukan easter egg dari kisah Mozart dan Salieri dalam drakor Four Hands, Two Sonatas. Easter egg ini bukan hanya pada penggunaan karya Mozart sebagai salah satu OST. Namun, berkaitan langsung dengan konflik cerita. Yuk, simak.

1. Choi Jeong Yo mewakili karakter Mozart

Lee Jun Young di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

Choi Jeong Yo merepresentasikan sosok Mozart yang bernama lengkap Wolfgang Amadeus Mozart. Keduanya sama-sama terlahir sebagai genius musik. Skill dan kemampuan mereka dalam bermusik sudah muncul sejak kecil. Sama seperti Mozart, Choi Jeong Yo juga digambarkan sebagai komponis yang punya ciri khas keindahan dalam gubahannya.

2. Kang Pi O mirip dengan Salieri

Song Kang di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

Antonio Salieri sebetulnya juga komponis dan dirigen seperti Mozart. Namun, sosoknya direpresentasikan dalam hal lain pada diri Kang Pi O. Keduanya sama-sama terkenal sebagai musisi duluan sebelum Mozart dan Choi Jeong Yo.

Di sisi lain, Salieri dan Kang Pi O digambarkan menyadari bakat Mozart dan Choi Jeong Yo melebihi apa yang mereka punya. Hal ini disebut-sebut menimbulkan rasa iri sekaligus inferior pada diri mereka yang sudah tenar terlebih dahulu.

3. Kematian Mozart dan cedera permanen Choi Jeong Yo

Lee Jun Young di Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

Mozart meninggal di usia 35 tahun dan merupakan salah satu bentuk kehilangan musisi klasik terbaik pada masanya. Di Four Hands, Two Sonatas, Choi Jeong Yo yang potensial dengan bakat musiknya sempat dikira tewas setelah diculik di usia 17 tahun.

Meski Choi Jeong Yo selamat dari kematian, ia mengalami cedera permanen akibat luka tembak di bahu kanannya. Ia jadi tidak bisa main piano karena tangan kanannya mengalami kemunduran fungsi. Bahkan di ending, ia terpaksa juga berhenti jadi dirigen karena kondisi tangannya. Choi Jeong Yo keluar dari dunia musik dan bagi musikus ini hampir sama seperti kematian.

4. Rumor Kang Pi O mencelakai Choi Jeong Yo sama dengan Salieri dan Mozart

Song Kang di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

Salieri dan Mozart sebetulnya adalah rekan yang saling mendukung. Diketahui Salieri dan Mozart saling mengagumi karya masing-masing serta menghormati satu sama lain. Namun, ada rumor yang berkembang bahwa Salieri membunuh Mozart karena rasa iri dan inferior.

Rumor ini digambarkan pula dalam situasi Kang Pi O dan Choi Jeong Yo. Saat Choi Jeong Yo hilang, Kang Pi O menjadi juara dalam kompetisi Harmonie di Praha. Hal ini menimbulkan rumor Kang Pi O adalah dalang penculikan Choi Jeong Yo.

Selain itu, kondisi mental Kang Pi O yang sering berhalusinasi dan merasa bersalah atas hilangnya Choi Jeong Yo mirip dengan yang dialami Salieri. Di usia tua, Salieri mengalami demensia dan ada momen ia menyebut dirinya telah meracuni Mozart.

5. Kisah persahabatan antara Mozart dan Salieri

Lee Jun Young dan Song Kang di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

Berbeda dari rumor, Salieri dan Mozart menjalin persahabatan profesional sebagai sesama musisi. Salieri sering memimpin orkestra yang menampilkan karya Mozart. Keduanya juga pernah berkolaborasi membuat karya bersama. Bahkan setelah Mozart meninggal, Salieri juga sempat menjadi mentor bagi anak Mozart.

Dalam drakor Four Hands, Two Sonatas, Kang Pi O dan Choi Jeong Yo mungkin tampak seperti saingan untuk menjadi pianis terbaik. Namun, di balik itu, sebetulnya ada ikatan emosional kuat di antara keduanya. Mereka tak hanya kompak saat tampil di atas panggung, tapi juga bahagia saat main musik bersama. Khususnya, duet piano empat tangan.

6. Requiem terakhir Mozart adalah foreshadowing meninggalnya Kang Seung Woon

Jung Jin Young di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama)

Selain Choi Jeong Yo, Kang Seung Woon (Jung Jin Young) adalah komponis dan maestro. Kakek Kang Pi O ini juga terlahir sebagai seorang genius musik sama seperti Mozart dan Choi Jeong Yo. Karena itu, Kang Seung Woon juga merepresentasikan Mozart dalam drakor Four Hands, Two Sonatas.

Representasi ini tergambar lebih jelas saat Kang Seung Woon sedang berlatih dengan anggota orkestra Hankook Symphony. Di tengah latihan, ia kolaps dan tak lama kemudian meninggal. Lagu yang dipakai latihan saat itu adalah Requiem karya terakhir Mozart yang belum sempat diselesaikan sebab sang maestro meninggal dunia.

Drakor Four Hands, Two Sonatas dikonfirmasi terinspirasi dari beberapa kisah, termasuk cerita mengenai dua komposer musik legendaris, Mozart dan Salieri. Karenanya, ada banyak easter egg terkait kedua nama besar ini yang bisa ditemukan dalam cerita Kang Pi O dan juga Choi Jeong Yo.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article