Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Fakta Biro Perlindungan Hak Pendidikan di Drakor Teach You a Lesson

Fakta Biro Perlindungan Hak Pendidikan di Drakor Teach You a Lesson
Pyo Ji Hoon, Jin Ki Joo, Lee Sung Min, dan Kim Mu Yeol di drama Teach You a Lesson (instagram.com/netflixkr)
Intinya Sih
  • Drakor Teach You a Lesson tayang di Netflix mulai 5 Juli 2026, menyoroti dunia sekolah yang rusak akibat kenakalan remaja dan lahirnya Biro Perlindungan Hak Pendidikan (BPHP).
  • BPHP dibentuk oleh Menteri Pendidikan Choi Gang Seok setelah kematian tragis putrinya, Choi Ga Yun, untuk menegakkan kembali keadilan dan aturan di lingkungan sekolah.
  • Tim BPHP beranggotakan Na Hwa Jin, Im Han Rim, dan Bong Geun Dae yang bertugas menertibkan siswa nakal dengan metode ekstrem hingga menuai kritik publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Mulai 5 Juli 2026, Teach You a Lesson sudah bisa ditonton melalui platform Netflix. Dramanya menampilkan kehidupan sekolah yang kehilangan kesakralannya akibat kenakalan remaja yang semakin menjadi-jadi. Hal itu membuat dibentuknya Biro Perlindungan Hak Pendidikan (BPHP).

Kisahnya sendiri diambil dari sudut pandang para pengawas BPHP. Lembaga tersebut tentunya memiliki alasan pembentukan hingga cara kerja tersendiri. Berikut penjelasan mengenai Biro Perlindungan Hak Pendidikan di drakor Teach You a Lesson.

1. Awal mula ide BPHP

Lee Sung Min di drama Teach You a Lesson
Lee Sung Min di drama Teach You a Lesson (instagram.com/netflixkr)

Biro Perlindungan Hak Pendidikan merupakan proyek yang dibentuk oleh menteri pendidikan bernama Choi Gang Seok (Lee Sung Min). Dirinya digambarkan sebagai sosok yang jujur dan mampu diandalkan. Karakter ini juga memiliki jiwa keadilan tinggi sehingga tak tinggal diam melihat ketidakadilan. Sosoknya pun tak gegabah dan berusaha berpikir matang sebelum bertinda.

Di balik ketegarannya, Choi Gang Seok ternyata pernah merasakan pengalaman tak menyenangkan. Ia harus melepas kepergian sang putri tersayang dalam sebuah insiden. Putrinya bernama Choi Ga Yun (Ha Young) yang bekerja sebagai seorang guru dengan keadilan tinggi juga. Namun, ia berakhir tewas dibunuh oleh siswanya sendiri.

Pelakunya merupakan siswanya sendiri yang masih di bawah umur. Hal itu membuatnya mendapat keringanan hukuman dengan masuk penjara 4 tahun. Tentunya, keputusan pengadilan itu tak setimpal sama perbuatan keji siswa tersebut. Choi Gang Seok pun mengajak calon menantunya, Na Hwa Jin, untuk bergabung dalam BPHP dengan harapan tak ada lagi kasus kriminal di lingkungan sekolah.

2. Alasan pembentukan BPHP

Kim Mu Yeol di drama Teach You a Lesson
Kim Mu Yeol di drama Teach You a Lesson (instagram.com/netflixkr)

Walau berawal dari kematian Choi Ga Yun, BPHP tetap dibentuk dengan alasan kuat yang membuat lembaga tersebut berhasil didirikan. Choi Gang Seok pun berhasil meyakinkan pejabat tinggi supaya bisa menertibkan kembali lingkungan sekolah. Lembaga tersebut pun diharapkan mampu mengembalikan kesakralan aturan sekolah.

Kini, kenakalan remaja sudah semakin marak hingga masuk ke ranah kriminal. Pihak sekolah pun sering kali merasa takut dengan perbuatan buruk para siswanya. Alhasil, para siswa semakin berani dan tak lagi menghormati guru. Mereka pun meremehkan hingga berbuat semena-mena pada para guru.

Kenakalan remaja yang terjadi juga tak sebatas perundungan biasa. Tindakan tersebut pun telah dilestarikan sebagai budaya sekolah yang tentunya tak sesuai dengan aturan. Bahkan, perbuatan jahat para siswa juga menimbulkan kematian siswa hingga guru seperti yang dialami oleh Choi Ga Yun. Hal itu pun menjadi alasan kuat terbentuknya Biro Perlindungan Hak Pendidikan.

3. Cara kerja BPHP

cuplikan drama Teach You a Lesson
cuplikan drama Teach You a Lesson (instagram.com/netflixkr)

BPHP mengirimkan sebuah tim khusus yang terdiri dari Na Hwa Jin, Im Han Rim (Jin Ki Joo), dan Bong Geun Dae (Pyo Ji Hoon). Mereka akan datang ke sekolah yang dilaporkan memiliki siswa nakal. Tak jarang, tim tersebut juga mencari tahu sendiri sekolah mana saja yang harus didatangi berdasarkan kasus yang telah terjadi.

Tak biasa, Menteri Pendidikan Choi Gang Seok juga memberikan wewenang khusus pada para pengawas BPHP. Wewenang tersebut adalah tidak adanya batasan dalam metode pengajaran. Hal itu membuat para pengawas boleh melakukan apa saja pada para siswa. BPHP juga kerap mengambil kendali sekolah untuk memberikan pelajaran pada para siswa.

Na Hwa Jin dan Im Han Rim yang merupakan mantan pasukan khusus ini pun kerap menggunakan kemampuan bela dirinya. Mereka tak segan melakukan kekerasan untuk mengendalikan siswa yang juga berani memakai kekerasan pada para pengawas maupun guru. Di sisi lain, Bong Geun Dae yang lulusan KAIST ini berperan dalam menganalisis data hingga keperluan teknologi saat kedua pengawas tersebut beraksi.

Kerap menggunakan kekerasan, aksi BPHP pun kerap mendapat kritikan tajam dari publik hingga dituntut untuk dibubarkan. Meski begitu, mereka menunjukkan bahwa para siswa nakal juga harus mendapat perlakuan serupa supaya bisa menyadari perbuatan buruknya. BPHP pun melaporkan bahwa sekolah mampu berjalan dengan semestinya setelah para pengawas datang. Kalau BPHP ada di dunia nyata, kamu tim yang mendukung lembaga tersebut atau tidak, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Diana Hasna
EditorDiana Hasna

Related Articles

See More