Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Jenis Arwah dan Ciri Khasnya di Drakor The East Palace

7 Jenis Arwah dan Ciri Khasnya di Drakor The East Palace
still cut drama Korea The East Palace (instagram.com/netflixkr)
Intinya Sih
  • Drama The East Palace menampilkan tujuh jenis arwah dengan asal dan tingkat bahaya berbeda, yang dihadapi Gu Cheon saat menyelidiki kutukan misterius di istana.
  • Setiap roh memiliki karakter unik, mulai dari Ak Gwi yang penuh kebencian, Gwi Mae yang lahir dari energi jahat, hingga Saeng Gwi yang berasal dari kesadaran manusia hidup.
  • Gu Cheon dan Saeng Gang harus menyesuaikan cara menghadapi tiap arwah—antara mendengarkan pesan, memutus ikatan, atau bertarung—karena tidak ada satu metode yang berlaku untuk semuanya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Dunia gaib dalam The East Palace tidak hanya dihuni satu jenis roh yang mengganggu manusia. Gu Cheon (Nam Joo Hyuk) menghadapi makhluk dengan asal, kemampuan, dan tingkat bahaya berbeda ketika menyelidiki kutukan istana. Perbedaan itu menentukan apakah suatu entitas masih dapat ditenangkan atau harus dilawan sampai tuntas.

Sebagian penghuni Alam Gwi berasal dari jiwa manusia, sedangkan yang lainnya terbentuk dari energi jahat yang tidak pernah hidup. Ada pula roh yang berkeliaran tanpa tujuan jelas atau kesadaran manusia yang hidup yang meninggalkan tubuhnya untuk sementara. Berikut tujuh jenis arwah dan ciri khasnya di drakor The East Palace, mulai dari Ak Gwi yang mematikan hingga Jab Gwi yang sulit dikenali.

1. Ak Gwi

still cut drama Korea The East Palace
still cut drama Korea The East Palace (instagram.com/netflixkr)

Ak Gwi merupakan arwah manusia yang sudah dikuasai kebencian dan dorongan untuk mencelakai orang lain. Dendamnya tidak lagi sekadar menuntut jawaban karena ia telah memilih kekerasan sebagai jalan utama. Semakin banyak korban yang jatuh, semakin jauh pula roh tersebut dari sisi manusianya.

Makhluk ini menjadi salah satu lawan paling berbahaya bagi Gu Cheon selama berada di istana. Nasihat, pengakuan, atau permintaan maaf belum tentu cukup ketika jiwa Ak Gwi sudah menolak berdamai. Gu Cheon pun perlu menggunakan kekuatan besar karena kesalahan kecil dapat membuat terornya terus meluas.

2. Gwi Mae

still cut drama Korea The East Palace
still cut drama Korea The East Palace (instagram.com/netflixkr)

Berbeda dengan Ak Gwi, Gwi Mae bukan arwah seseorang yang pernah menjalani kehidupan sebagai manusia. Makhluk ini lahir dari energi buruk yang menumpuk di alam atau muncul dari kegelapan manusia. Karena tidak memiliki riwayat hidup, asalnya sulit ditelusuri melalui nama, keluarga, maupun peristiwa kematian.

Gwi Mae dapat mendekati manusia yang menyimpan ambisi, kebencian, atau keinginan merusak. Ia memanfaatkan sisi gelap tersebut untuk menawarkan kekuatan sekaligus memperbesar kekacauan di sekitarnya. Menghadapinya membutuhkan strategi khusus karena menyelesaikan penyesalan masa lalu tidak akan mengubah sifatnya.

3. Ggeomeoksali

still cut drama Korea The East Palace
still cut drama Korea The East Palace (instagram.com/netflixkr)

Ggeomeoksali terlihat berbeda dari roh pendendam yang tampil dengan aura mengancam sejak awal. Makhluk ini dapat tampak kecil dan tidak terlalu berbahaya ketika berada di dunia manusia. Meski begitu, kebiasaannya menyerap energi membuat keberadaannya tetap perlu diwaspadai oleh Gu Cheon.

Wujud Ggeomeoksali dapat berubah ketika kembali ke Alam Gwi yang menjadi wilayah aslinya. Bentuknya menjadi lebih besar, sedangkan kekuatannya terasa jauh berbeda dari penampilannya di dunia manusia. Kontras tersebut membuktikan bahwa ukuran dan tingkah lucu tidak selalu menunjukkan tingkat bahaya sesungguhnya.

4. Won Gwi

still cut drama Korea The East Palace
still cut drama Korea The East Palace (instagram.com/netflixkr)

Won Gwi berasal dari manusia yang meninggal sambil membawa ketidakadilan, kemarahan, dan dendam mendalam. Arwah ini biasanya terikat pada orang, tempat, atau kejadian yang berhubungan langsung dengan kematiannya. Karena motifnya personal, serangan Won Gwi cenderung mengarah kepada sasaran yang dianggap bertanggung jawab.

Namun, Won Gwi masih memiliki peluang untuk dilepaskan tanpa harus menghancurkan seluruh jiwanya. Pengungkapan kebenaran, pengakuan kesalahan, atau penyelesaian tuntutan dapat mengurangi kemarahan yang menahannya. Gu Cheon perlu memahami kisah kematiannya sebelum menentukan apakah roh itu harus ditenangkan atau dilawan.

5. Gwi Shin

still cut drama Korea The East Palace
still cut drama Korea The East Palace (instagram.com/netflixkr)

Gwi Shin merupakan istilah luas untuk menyebut hantu atau roh orang yang telah meninggal. Sebutan ini tidak otomatis menunjukkan bahwa arwah tersebut jahat, penuh dendam, atau ingin menyerang manusia. Sebagian Gwi Shin hanya bertahan karena masih membawa pesan dan urusan yang belum selesai.

Saeng Gang (Roh Yoon Seo) memiliki peran besar ketika Gwi Shin mencoba berkomunikasi melalui suara yang tidak didengar orang biasa. Ia menerjemahkan bisikan mereka, sedangkan Gu Cheon menilai maksud dan tingkat ancaman di balik pesan tersebut. Kerja sama itu membantu keduanya membedakan roh yang membutuhkan pertolongan dari sosok yang sedang memasang jebakan.

6. Saeng Gwi

still cut drama Korea The East Palace
still cut drama Korea The East Palace (instagram.com/netflixkr)

Saeng Gwi dapat dipahami sebagai roh orang yang masih hidup, bukan jiwa dari manusia yang sudah meninggal. Kesadarannya meninggalkan tubuh untuk sementara sehingga ia dapat bergerak di wilayah yang tidak dijangkau manusia biasa. Keadaan ini membuat batas antara hidup dan mati terasa semakin tipis dalam dunia gaib drama.

Berbeda dengan arwah mati, Saeng Gwi masih mempunyai tubuh yang menunggu di dunia manusia. Hubungan dengan tubuh tersebut harus tetap terjaga agar kesadarannya memiliki jalan untuk kembali. Jika ikatan itu terganggu, perjalanan spiritual yang awalnya sementara dapat berubah menjadi ancaman serius.

7. Jab Gwi

still cut drama Korea The East Palace
still cut drama Korea The East Palace (instagram.com/netflixkr)

Jab Gwi merupakan sebutan bagi roh campuran yang identitas dan sifat khususnya sulit ditentukan. Mereka sering digambarkan sebagai arwah liar yang berkeliaran tanpa kedudukan atau tempat menetap. Karena asalnya tidak jelas, manusia sulit mengetahui apakah kedatangannya hanya mengganggu atau membawa bahaya lebih besar.

Tidak seperti Won Gwi, Jab Gwi belum tentu memiliki satu dendam yang dapat dilacak dan diselesaikan. Gu Cheon harus membaca energi serta perilakunya sebelum memilih cara untuk mengusir makhluk tersebut. Ketidakjelasan inilah yang membuat Jab Gwi berbahaya karena tindakannya sukar diprediksi sejak pertemuan pertama.

Tujuh jenis arwah dan ciri khasnya di drakor The East Palace memperlihatkan bahwa alam Gwi dihuni makhluk dengan asal dan tujuan berbeda, sehingga Gu Cheon tidak dapat memakai satu metode untuk menghadapi semuanya. Dari Gwi Shin yang masih ingin menyampaikan pesan sampai Ak Gwi dan Gwi Mae yang membawa kehancuran, setiap pertemuan memaksa Gu Cheon serta Saeng Gang memilih antara mendengarkan, memutus ikatan, atau bertarung demi menghentikan teror istana.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More