4 Fakta Latar Belakang Aplikasi Connect In di Honour, Masterpiece?

Connect In merupakan sebuah aplikasi yang diduga sebagai sebuah sistem prostitusi yang dibangun untuk kepentingan beberapa tokoh besar negara di drakor Honour (2026). Aplikasi ini dikenal punya keamanan yang sangat canggih sehingga sulit untuk diakses dan diretas oleh orang luar. Trio pengacara firma hukum L&J menemukan bahwa operator dari aplikasi ini merupakan seorang jaksa aktif, Park Je Yeol (Seo Hyun Woo).
Ketika para pengacara ini mulai menelusuri praktik prostitusi, mereka menemukan berbagai serpihan rahasia dibalik aplikasi eksklusif Connect In ini. Sayangnya, aplikasi ini gak hanya berkaitan dengan prostitusi publik saja, namun ada kaitannya juga dengan firma hukum Haein dan segala masa lalu para klien mereka. Lalu, apa saja latar belakang yang muncul ini?
Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.
1. Pelaku prostitusi Connect In terafiliasi dengan kematian aktris di tahun 2006

Jauh sebelum aplikasi prostitusi ini ada, ada sebuah kasus bunuh diri yang dilakukan oleh seorang aktris pendatang baru bernama Seo Ji Yeon. Kasus ini cukup besar karena ditemukan beberapa nama besar yang jadi klien penting di firma hukum Haein. Kematian Seo Ji Yeon ini sebenarnya akan ditutup karena gak ditemukan bukti konkret.
Sayangnya, ada laporan lagi mengenai beberapa list panggilan yang menyangkut beberapa nama penting ini. untuk melindungi firma hukum mereka, Seong Tae Im (Kim Mi Sook) melobi kejaksaan dan menyembunyikan daftar panggilan tersebut. Sayangnya, Baek Tae Joo (Yeon Woo Jin), yang diduga punya hubungan erat dengan Seo Ji Yeon, ingin membalas dendam dan menjebak para pelaku.
2. Baek Tae Joo adalah pencipta Connect In

Upaya penjebakannya ini dimulai ketika dirinya menjual jasa penciptaan aplikasi di dark web. Dia memang menargetkan para pelaku ini untuk menjadi kliennya. Connect In tercipta dengan tujuan penjebakan oleh Baek Tae Joo.
Latar belakang Baek Tae Joo menjadi sorotan. Dia merupakan perintis sebuah perusahaan dari nol karena bukan berasal dari keluarga kaya raya. Namun, Baek Tae Joo sepertinya berusaha mendapatkan kekuasaan dengan caranya sendiri untuk menyusun rencana penjebakan ini dengan sangat matang.
3. Baek Tae Joo ingin menjatuhkan Haein dan pelaku prostitusi

Sejak awal, dirinya seakan menyusun rencana untuk menjatuhkan para pelaku karena gagal menyelesaikan kasus Seo Ji Yeon 20 tahun lalu. Dengan keahlian dan kekuasaannya, Baek Tae Joo sekaan menelusuri seluruh afiliasi pelaku dan menemukan firma hukum Haein di baliknya.
Cara Baek Tae Joo juga cukup akurat dengan menggunakan firma hukum L&J, yang dipimpin oleh putrid Seong Tae Im, Kang Shin Jae (Jung Eun Chae). Dia mendekati Seong Tae Im demi sebuah proyek kota pintar. Namun, dirinya juga menggunakan Kang Shin Jae untuk mengungkap para pelaku prostitusi dan menjadi pihaknya.
4. Ingin menciptakan lawan sepadan Haein

Setelah Kang Shin Jae terjebak, Baek Tae Joo menggunakan seluruh bukti dan datanya untuk jadi penawaran lagi bagi Kang Shin Jae. Kang Shin Jae harus meninggalkan kedua sahabat pengacaranya dan menjadi pihak yang sama dengan Baek Tae Joo. Dengan langkah ini, Baek Tae Joo sepertinya ingin menciptakan dan mengakuisisi sistem besar yang selama ini dikuasai oleh Haein sendirian.
Connect In bisa dianggap sebagai model utama perangkap semua orang dalam permainan Baek Tae Joo. Dia menggunakan keahliannya untuk melengserkan sistem yang dianggap kuno dan menggantinya. Menurutmu, apakah rencana Baek Tae Joo ini akan berhasil di drakor Honour?