8 Bukti Cinta Sang Raja pada Keluarganya di The East Palace

- Sang Raja melindungi kerajaan dan keluarganya dengan keputusan ekstrem, termasuk membunuh Putra Mahkota demi mencegah calon raja tiran membahayakan rakyat.
- Ia menyelamatkan Saeng Gang dengan menikahi ibunya dan mengasingkannya dari istana, sekaligus mengingatkan putrinya agar tidak membocorkan rahasia tentang arwah.
- Raja berupaya menyembuhkan Pangeran Yeongan, menghormati Ibu Suri, serta tidak menghakimi Selir Sukbin karena memahami luka masa lalu yang mendorong keserakahannya.
Sang Raja (Cho Seung Woo) di drakor The East Palace merupakan seorang pemimpin bagi kerajaan dan rakyatnya sekaligus pemimpin rumah tangga di keluarganya. Ia ayah yang baik bagi anak-anaknya, terbukti dari berbagai ucapan dan tindakan nyata bagi keluarganya.
Meski ia sebenarnya korban ketamakan ibu kandungnya sendiri, Selir Sukbin (Hwang Young Hee), Raja tetap berdiri teguh melindungi keluarganya, baik dari kejahatan ibunya maupun dari kutukan arwah anaknya sendiri. Upaya Raja begitu besar, hingga kepahitan hidup baginya terasa kecil. Berikut ini bukti cinta Sang Raja buat keluarganya.
1. Sang Raja membunuh anaknya sendiri, Putra Mahkota, untuk menyelamatkan keluarga dan rakyatnya dari calon raja tiran yang bengis haus kekuasaan

2. Sebagai pemimpin, Sang Raja sebenarnya keberatan ikuti kejahatan ibunya sehingga ia menyelamatkan Ibu kandung Saeng Gang dengan rela menikahinya

3. Meski di awal digambarkan bengis dan haus kekuasaan, Raja ternyata begitu peduli dan memikirkan masa depan anak-anaknya, termasuk anak perempuannya

4. Raja menyelamatkan Saeng Gang dengan mengasingkannya keluar istana agar ia gak diincar orang lain, karena punya kekuatan supranatural yang aneh

5. Raja juga menasihati Saeng Gang untuk gak ngomong sembarangan tentang arwah dan rahasia kerajaan karena akan membahayakan nyawanya sendiri

6. Ia juga menghormati Ibu Suri dan gak mengecilkan posisi Ibu Suri di istana meskipun ia tahu Ibu Suri musuh dan saingan ibu kandungnya selama ini

7. Sebagai ayah, Raja juga melakukan usaha terbaiknya untuk mengobati pangeran Yeongan dari penyakit aneh akibat kutukan arwah pendendam di kerajaan

8. Raja juga gak menghakimi ibu kandungnya karena ia tahu bahwa keserakahan sang ibu dilatarbelakangi oleh luka diremehkan sebagai rakyat jelata

Raja di The East Palace bukanlah sosok yang tamak akan kekuasaan lantas membunuh anak-anaknya sendiri, melainkan ia melindungi anak-anaknya dari bahaya. Bahkan ia pun melindungi Saeng Gang dari kejahatan politik istana, padahal anak perempuannya itu memiliki kemampuan supranatural yang merupakan suatu aib bagi keluarga kerajaan.
Meski digambarkan sebagai sosok yang banyak salah dan tamak, Sang Raja tetap melindungi keluarganya di situasi apa pun. Ia tidak membiarkan keturunannya tewas satu per satu. Di sisi lain, ia juga tidak mengadili ibu kandungnya karena ia paham kejahatan ibu kandungnya karena selama ini didasari sakit hati diremehkan sebagai rakyat jelata.





















