3 Film Korea Mengusung Genre Sci-fi di 2025, Terbaru The Great Flood

Sejak kemenangan di Oscar pada tahun 2020 lalu lewat film Parasite, industri film Korea Selatan memang semakin maju. Para sineas perfilman kini semakin berani membuat film-film dengan terobosan dan ide-ide cerita baru yang lebih kreatif. Salah satu diantaranya adalah dengan semakin banyak merilis film-film bergenre tidak monoton, seperti sci-fi.
Di tahun ini, ada pula beberapa film-film bergenre sci-fi asal Korea Selatan yang pastinya sayang bila kamu lewatkan. Terbaru ada The Great Flood, berikut tiga rekomendasi film sci-fi Korea di 2025.
1. Hi-FIVE

Hi-FIVE bercerita tentang kisah lima orang, yaitu Wan Seo (Lee Jae In), Ji Seong (Ahn Jae Hong), Sun Nyeo (Ra Mi Ran), Yak Sun (Kim Hee Won), dan Gi Dong (Yoo Ah In), yang berasal dari latar belakang berbeda. Namun, kelima orang ini memiliki satu kesamaan, yaitu sama-sama memiliki kekuatan super. Kekuatan tersebut tidak mereka dapatkan secara natural, namun terjadi setelah menerima transplantasi organ dari seseorang.
Seiring dengan kesehatan mereka yang meningkat, kelima orang tersebut juga mendapatkan kekuatan supernatural yang tidak terduga. Sadar dengan adanya perubahan dan merasa memiliki takdir yang sama, akhirnya mereka memutuskan untuk bersatu dan membentuk sebuah tim. Dengan perbedaan karakter dan kepribadian, hari-hari mereka dilalui dengan penuh pertengkaran hingga kecelakaan yang tidak ada hentinya terjadi.
Namun berjalannya waktu, mereka mulai akrab dan saling mengandalkan satu sama lain. Sementara itu, ada Young Chun (Park Jin Young), yang berprofesi sebagai pemimpin gerakan keagamaan baru. Ia menerima transplantasi pankreas dan juga mendapat kekuatan supernatural. Young Chun pun pergi mencari sisa transplantasi. Ia berencana untuk mengambil alih lebih banyak organ dan mewujudkan impiannya menjadi makhluk absolut.
2. Omniscient Reader

Omniscient Reader berawal dari kisah Kim Dok Ja (Ahn Hyo Seop), seorang pegawai kantoran biasa. Ia adalah pembaca setia dari novel web fantasi berjudul Three Ways to Survive in a Ruined World, yang baru saja menutup masa tayangnya setelah sepuluh tahun. Dok Ja yang mengetahui keseluruhan kisah, termasuk bagaimana novel tersebut berakhir. Namun, dunia nyata tiba-tiba berubah dan menjadi seperti latar dari novel yang selama ini hanya dibacanya.
Dunia berubah menjadi puing-puing kehancuran. Bencana dan kehancuran menyelimuti segalanya. Realitas terpecah, dan Kim Dok Ja harus menghadapi dunia yang selama ini hanya ia kenal lewat kata-kata. Ia kemudian bertemu dengan sang tokoh utama dari novel, Yoo Jung Hyeok (Lee Min Ho). Ia adalah seorang petarung hebat, dingin, dan tampan. Yoo Jung Hyeok memiliki kemampuan unik, yaitu bisa kembali hidup setelah mati.
Dok Ja pun tak punya pilihan lain selain bekerja sama dengan tokoh fiksi ini demi bertahan hidup dan mengubah nasib dunia. Perjalanan mereka tidak mudah. Mereka harus melewati berbagai rintangan. Mereka juga harus mengungkap rahasia dunia baru yang kejam ini. Masa depan bergantung pada mereka. Takdir yang tertulis dalam novel harus diubah.
3. The Great Flood

The Great Flood bercerita tentang orang-orang yang berusaha bertahan hidup di hari terakhir kehidupan mereka di bumi. Dalam situasi tersebut, Anna (Kim Da Mi) yang merupakan peneliti AI menjadi harapan terakhir orang-orang untuk dapat bertahan. Anna mendapat tugas untuk menciptakan ‘umat’ manusia baru setelah hampir punah. Di saat yang bersamaan, ia juga bertekad untuk melindungi putra satu-satunya, Shin Jae In (Kwon Eun Seong) terlepas dari kenyataan pahit yang harus mereka hadapi.
Kemudian, ada pula petugas keamanan bernama Hee Jo (Park Hae Soo) yang ditugaskan dalam misi penting untuk menyelamatkan Anna demi menolong ‘masa depan’ para umat manusia. Dengan tekad penuh dan keberanian, ia datang ke gedung apartemen tempat tinggal Anna dan putranya meskipun kondisi tempat tinggal tersebut dihantam kekacauan. Mereka pun berusaha menerjang segala rintangan agar bisa keluar dari apartemen tersebut.
Memiliki cerita yang mind blowing, film-film bergenre sci-fi biasanya memang lebih sulit untuk dinikmati dibandingkan genre film lainnya. Namun, untuk pengalaman menonton film yang baru dan beda dari biasanya, film-film di atas pastinya wajib banget untuk ditonton, nih.



















