Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Film Korea tentang Media, Politik, dan Perebutan Kekuasaan
Cuplikan film 1987: When the Day Comes (dok. CJ Entertainment/ 1987: When the Day Comes)
  • Inside Men: The Birth of the Villains, prekuel yang mulai syuting pada 2026, menyorot terbentuknya kartel media, politik, dan modal di akhir 1980-an.
  • 1987: When the Day Comes mengangkat kematian aktivis Park Jong Chul, upaya penutupan fakta oleh otoritas, serta penyebaran bukti yang memicu kemarahan publik dan demonstrasi.
  • Tabloid Truth mengikuti manajer artis yang menyelidiki kematian aktris akibat rumor, lalu menemukan jaringan jjirasi yang melibatkan reporter, politisi, pejabat, dan perusahaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Film Korea kerap mengangkat cerita yang berkaitan dengan media, politik, dan perebutan kekuasaan. Kisahnya menggambarkan persaingan kepentingan, permainan pengaruh, serta upaya mengungkap fakta yang melibatkan orang-orang berkuasa.

Buat kamu yang tertarik dengan tema tersebut, tiga film Korea berikut bisa menjadi pilihan tontonan. Apa saja judulnya? Simak selengkapnya di bawah ini!

1. Inside Men: The Birth of the Villains (TBA)

Ha Jung Woo, Ahn Bo Hyun, Park Hae Joon Jung Sung Il (instagram.com/ ygmichael l instagram.com/ pleoent l instagram.com/ bohyunah l instagram.com/__hajungwoo)

Masih dalam tahap praproduksi dan ditargetkan mulai syuting pada 2026, Inside Men: The Birth of the Villains merupakan prekuel dari Inside Men (2015) yang diadaptasi dari webtoon Insiders karya Yoon Tae Ho. Berlatar akhir 1980-an, film ini mengisahkan awal terbentuknya kartel yang mempertemukan media, politik, dan kekuatan modal.

Cerita berpusat pada Lee Kang Hee (Ha Jung Woo), reporter surat kabar yang berambisi mengungkap kasus korupsi perusahaan, serta An Sang Gu (Ahn Bo Hyun), pimpinan agensi hiburan yang mengejar kesuksesan sekaligus balas dendam. Jang Pil Woo (Park Hae Joon), mantan jaksa yang terjun ke politik, berusaha mendekati pusat kekuasaan, sementara Oh Hyun Soo (Jung Sung Il) menggunakan kekayaan dan pengaruhnya untuk menguasai kartel.

2. 1987: When the Day Comes (2017)

Cuplikan film 1987: When the Day Comes (dok. CJ Entertainment/ 1987: When the Day Comes)

Mengambil latar Korea Selatan pada 1987, 1987: When the Day Comes merupakan film thriller politik yang diangkat dari peristiwa nyata menjelang Gerakan Demokrasi Juni. Peristiwa bermula ketika Park Jong Chul (Yeo Jin Goo), seorang mahasiswa aktivis, meninggal saat menjalani pemeriksaan polisi. Pihak berwenang kemudian berusaha menutupi penyebab kematiannya dengan menyebut korban mengalami serangan jantung.

Kebenaran kasus tersebut mulai terungkap setelah Jaksa Choi Hwan (Ha Jung Woo) menolak menyetujui kremasi dan memberikan bukti hasil autopsi kepada reporter Yoon Sang Sam (Lee Hee Joon). Di sisi lain, sipir penjara Han Byung Yong (Yoo Hae Jin) berusaha membongkar bukti terkait kasus tersebut, sementara keponakannya, Yeon Hee (Kim Tae Ri), perlahan ikut terseret dalam perjuangan demokrasi. Informasi mengenai kematian Park Jong Chul kemudian menyebar dan memicu kemarahan publik di tengah tekanan pemerintah, kekerasan aparat, dan aksi demonstrasi.

3. Tabloid Truth (2014)

Cuplikan film Tabloid Truth (dok. CJ Entertainment/ Tabloid Truth)

Mengangkat sisi gelap industri hiburan Korea Selatan, Tabloid Truth merupakan film thriller yang dirilis pada 2014. Ceritanya mengikuti Lee Woo Gon (Kim Kang Woo), manajer artis yang berusaha mencari kebenaran setelah aktris yang ditanganinya meninggal dunia akibat rumor skandal.

Penyelidikan Woo Gon membawanya ke jaringan penyebaran jjirasi, yaitu lembar informasi berisi gosip dan rumor yang beredar secara tertutup. Dalam prosesnya, ia menemukan keterlibatan reporter, politisi, pejabat publik, dan pihak perusahaan yang saling bertukar informasi demi kepentingan masing-masing.

Lewat tiga film di atas, kita tak hanya akan disuguhkan alur cerita yang seru, tetapi juga melihat bagaimana media, politik, dan perebutan kekuasaan menjadi bagian dari konflik yang dihadapi para tokohnya. Jika penasaran dengan kisahnya, jangan lewatkan ketiga film tersebut dan saksikan bagaimana setiap konflik berkembang sepanjang cerita.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article