Disney Ungkap Lagi Kembangin Battle of Fates Versi Tiap Negara, Indonesia Ada?

- Disney+ mengembangkan adaptasi Battle of Fates untuk Inggris, Meksiko, kemungkinan Spanyol, dan pasar Asia Pasifik dengan format yang disesuaikan pada budaya serta kebiasaan penonton lokal.
- Kesuksesan Battle of Fates Korea menyaingi serial scripted Disney+, sementara konten Korea juga mencatat penonton besar di Brasil, terutama melalui genre romance dan action.
- Disney kini memproduksi 60–70 serial lokal per tahun di 16–17 pasar dan berencana melipatgandakannya hingga tiga kali dalam tiga tahun mendatang.
Anaheim, IDN Times - Battle of Fates adalah salah satu unscripted content paling sukses dari Disney+ di tahun ini. Carol Choi, pemimpin tim konten Disney untuk kawasan Asia Pasifik, dalam panel mengenai strategi konten internasional Disney mengatakan, saat pertama kali diperkenalkan kepada jajaran pimpinan global Disney, konsep acara tersebut sempat membuat mereka ragu. Namun, tim lokal Korea tetap yakin bahwa acara tersebut akan berhasil.
Keyakinan itu terbukti. Battle of Fates menjadi salah satu konten terbesar Disney+ dan mampu menghasilkan angka yang menyaingi sejumlah serial scripted. “Itu menjadi salah satu premiere unscripted terbesar. Seperti yang kalian tahu, jumlah penontonnya bahkan menyaingi serial scripted kami,” ujar Carol
Yang lebih menarik, Disney tidak berencana menyalin mentah-mentah versi Korea dari acara tersebut ke negara lain, lho. Lantas, mereka akan menyesuaikan formatnya dengan kebiasaan penonton di masing-masing wilayah!
1. Battle of Fates tengah dikembangkan untuk diadaptasi ke negara lain

cuplikan Battle of Fates (dok. Disney+) Mengenai kesuksesan Battle of Fates, Carol Choi mengungkap ada perbedaan pandangan saat tim Disney melihat bagaimana show tersebut merilis format penayangannya. Di versi Korea, terdapat sekitar 40 peserta yang diperkenalkan satu per satu karena pendekatan tersebut dianggap sesuai dengan selera penonton Korea.
Namun, ketika versi tersebut ditonton di Amerika, tim Disney merasa bagian itu terlalu panjang karena penonton Amerika ingin lebih cepat masuk ke inti cerita. “Ketika kami mengadaptasi acara tersebut, kami akan membuatnya berbeda untuk setiap wilayah,” jelas Carol.
Alih-alih bakal menyalin mentah-mentah acara yang sangat populer di Korea dan Asia tersebut, Carol mengungkap bahwa format Battle of Fates ternyata tengah dikembangkan dengan memerhatikan budaya lokal untuk beberapa wilayah lain, termasuk Inggris, Meksiko, Spanyol, serta sejumlah pasar di Asia Pasifik.
"Kami sedang menggarap versi Inggris, Meksiko, dan kemungkinan besar Spanyol. Jika kami bisa menemukan format yang bisa mendunia, sungguh menarik melihat bagaimana format itu nantinya diadaptasi," ungkap Carol.
2. Konten Korea ternyata bisa populer sampai Brasil
Menanggapi bagaimana Battle of Fates dan konten Korea yang populer hingga belahan dunia lain, bahkan ada rencana akan diadaptasi, Eric Schrier, Presiden Disney Television Studios & Global Original Television Strategy di Disney Entertainment pun mengungkap sebuah fakta yang mana konten Korea ternyata mendapatkan jumlah penonton yang besar di Brasil. Padahal, Brasil bukanlah pasar yang secara geografis maupun budaya dekat dengan Korea.
“Kemampuan konten Korea untuk menjangkau penonton, bukan hanya di Korea tetapi juga di seluruh Asia Pasifik dan pasar seperti Brasil, sangat menarik.” Ia bahkan berujar, “Saya tidak pernah menyangka konten Korea akan mendapatkan respons sebesar ini di Brasil.”
Menurut Eric, genre romance dan action dari Korea ternyata memiliki daya tarik tersendiri bagi penonton Brasil. Fenomena tersebut membuat Disney melihat adanya peluang bagi cerita lokal untuk menemukan audiens baru di pasar lain.
3. Disney+ bakal meningkatkan jumlah konten lokal

Cuplikan drama The Remarried Empress (x.com/disneyplusjp) Saat ini, Disney memproduksi sekitar 60–70 serial lokal per tahun di 16–17 pasar. Jumlah tersebut rencananya akan ditingkatkan hingga tiga kali lipat dalam tiga tahun mendatang.
Bagi Disney, penambahan konten lokal bukan hanya untuk memperkaya katalog. Konten tersebut diharapkan bisa membuat pengguna lebih sering kembali membuka Disney+ sekaligus melengkapi kekuatan franchise global mereka.
Jadi, kalau selama ini Disney+ identik dengan Marvel, Star Wars, dan berbagai IP global lainnya, strategi mereka ke depan tampaknya akan semakin memberi ruang bagi cerita yang lahir dari budaya lokal.
Menariknya, cerita tersebut tidak harus kehilangan identitasnya untuk bisa mendunia. Seperti yang ditunjukkan oleh konten Korea dan Battle of Fates, sesuatu yang dibuat untuk penonton lokal pun ternyata bisa menemukan tempat di pasar global.











![[QUIZ] Kamu Orang Have, Haven’t, atau Had? CORTIS Bakal Bongkar Statusmu!](https://image.idntimes.com/post/20260812/saveclip_923f3359-347b-49c3-b60f-8efddcc46b2f.jpg)









