Hidupnya gak tenang dan nyaman, meski ia terlahir sebagai bangsawan dan disegani semua orang di istana. Gerak-geriknya dibatasi karena fitnah dan kampanye busuk pihak ibu sang raja. Berikut ini deretan fitnah yang dilayangkan pada Ibu Suri!
7 Fitnah yang Ditudingkan pada Ibu Suri di The East Palace

Ibu Suri (Jang Young Nam) di The East Palace digambarkan sejak awal cerita sebagai villain utama. Namun, siapa sangka ia adalah sosok yang paling banyak menelan kepahitan hidup. Ia menjadi korban fitnah ibu kandung raja demi ambisi busuk pada takhta dan kekuasaan.
1. Ibu Suri difitnah oleh ibu raja sebagai pembunuh ibu kandung Saeng Gang (Roh Yoon Seo), hingga Saeng Gang begitu membenci dan ingin membalasnya

2. Menjadi korban ambisi busuk ibu kandung raja, ibu suri dituduh sebagai pembunuh dan pembakar para dayang istananya sendiri yang telah lama mengabdi

3. Ibu suri membunuh dayang kesayangan mendiang raja, kasus ini dimanfaatkan ibu raja dengan skenario anak raja mati karena arwah dayang kesayangan

4. Skenario fitnah semakin menguat, mereka menuduh ibu suri sebagai dalang dari seluruh teror mistis di istana timur dan kematian para anak raja

5. Bahkan kejadian 30 tahun lalu juga dibebankan kepada ibu suri. Ia dituduh membunuh anak para mendiang raja karena insecure gak bisa melahirkan anak

6. Menyedihkan, Ibu Suri pun dicap sebagai orang yang sengaja ingin menyingkirkan keturunan kerajaan dan merebut takhta kekuasaan secara penuh

7. Sebagai tetua di kerajaan, Ibu Suri malah dianggap memiliki hubungan dan bersekutu dengan roh pendendam yang menghantui dan meneror seisi istana

Ibu Suri memang dihormati sebagai tetua kerajaan dan sebagai orang tua sang raja, namun kekuatannya dilemahkan hingga ia sulit untuk bertindak dan mengambil keputusan. Tidurnya gak nyenyak, ia dihantui rasa bersalah disematkan sebagai pembunuh keturunan raja dengan arwah jahat.
Meski terlahir sebagai putri bangsawan dan hidup di istana sejak kecil hingga menua, Ibu Suri gak bahagia seperti yang terlihat. Ia menyimpan banyak penderitaan dan kemalangan hidup sendirian, tanpa seorang pun menemani di sisinya. Sungguh menyakitkan, bukan?





















