Drama Korea The Remarried Empress yang diadaptasi dari serial webnovel dan manhwa berjudul sama dikonfirmasi bakal tayang perdana 4 November 2026 di layanan streaming Disney+. Untuk teaser trailer sendiri sudah dirilis 26 Agustus lalu dan menuai respons bermacam-macam dari kalangan pencinta drakor, penggemar jajaran aktor yang jadi bintang utama, serta para pembaca yang turut mengikuti karya aslinya.
Namun, warganet bukan hanya membahas versi LA (live action) yang tentu belum bisa dikomentari detail episodenya. Diskursus yang hingga kini masih ramai di lini masa Twitter (X) lebih banyak terarah pada novel dan manhwa The Remarried Empress. Perdebatan banyak berkutat pada isu perbudakan dan perselingkuhan. Ada yang menganggap kedua isu setara dan ada pula yang menganggap salah satu lebih berat dan mustahil diperbandingkan.
Sebenarnya, bagi pembaca setia webtoon maupun webnovel yang tergabung pula dalam fandom karyanya, pasti tahu bahwa kritik ataupun "gorengan" perihal The Remarried Empress sudah jadi agenda tahunan sejak era pandemi. Namun, berhubung dramanya tayang sebentar lagi, tak ayal beragam kritik pun makin ramai dan santer bermunculan kembali dari berbagai kalangan. Banyak yang bertanya-tanya: Kenapa sekarang ramai kubu "pembela" Rashta?
Tidak bisa dimungkiri, banyak pembaca keheranan karena dulu Rashta adalah salah satu karakter antagonis perempuan paling dibenci seantero Webtoon. Lantas, kok bisa sekarang banyak orang berubah pikiran? Nah, berikut IDN Times Korea menghimpun lima garis besar kritik yang paling banyak dibahas seputar The Remarried Empress!
