7 Fakta Kehidupan Go Eun Sae Sebelum Amnesia di Our Sticky Love

Episode awal drakor Our Sticky Love dibuka dengan hilangnya ingatan Go Eun Sae (Ha Young). Ia syok dan bingung karena kondisi amnesianya. Terlebih tiba-tiba muncul Jang Tae Ha (Jung Hae In) yang mengaku sebagai pacarnya.
Seiring berjalannya cerita drakor Our Sticky Love, terungkap pula seperti apa kehidupan Go Eun Sae sebelum ia mengalami amnesia. Memang sebetulnya siapa identitas asli Go Eun Sae dan apa alasannya kehilangan ingatan?
1. Nama resmi pada kartu identitasnya adalah Go Ji Won. Hanya sedikit orang terdekat yang tahu Go Eun Sae adalah nama pemberian ibunya

2. Di usia awal 30an, ia sukses menjadi seorang jaksa elit yang menangani kasus-kasus besar berkaitan dengan korupsi dan penyuapan

3. Ia juga dikenal berani, suka tantangan, dan senang melakukan kegiatan yang memacu adrenalin, seperti mengebut saat naik motor

4. Ia sangat pemilih dalam hal makanan, seperti tidak suka makanan warna merah atau mengandung gochujang. Ia lebih suka makanan sehat

5. Ia juga begitu memperhatikan penampilan dengan selalu memakai baju-baju branded, tas mewah, hingga mobil berharga mahal

6. Sayangnya, kesuksesan karier membuatnya jadi orang yang angkuh, kasar, dan tidak tahu sopan santun. Ia juga berubah jadi teman yang buruk

7. Di sisi lain, ia menjalin kasih dengan lulusan ilmu politik Universitas Hanguk yang bekerja sebagai ajudan walikota tanpa tahu pria itu mata-mata

8. Demi mendapatkan bukti soal kasus yang melibatkan pimpinan Baek Sang Gil dan wali kota, ia berakhir disiksa dengan cara yang sadis

Go Eun Sae sebagai Go Ji Won sebelum amnesia ternyata menjalani kehidupan yang jauh berbeda dari dirinya versi cerita Jang Tae Ha. Profesi hingga cara berpakaiannya pun sebelum dan sesudah hilang ingatan dalam drakor Our Sticky Love juga sangat kontras.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.





















