Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Kang Ji Hye Benci Choi Jeong Yo di Four Hands, Two Sonatas?
cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  • Kang Ji Hye melarang Kang Pi O melanjutkan proyek dengan Choi Jeong Yo karena bakat alami dan permainan emosional Jeong Yo dianggap mengancam posisi anaknya.

  • Ambisi menjadikan Kang Pi O pianis nomor satu, dipicu keinginan Kang Ji Hye memperoleh pengakuan dari ayahnya, yang selama ini mengabaikan prestasi mereka.

  • Kekalahan Kang Pi O dari Choi Jeong Yo di kompetisi piano membuat Kang Ji Hye terus membangkitkan luka anaknya dan mencampuri peluang Jeong Yo.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ibu\ Kang Pi O (Song Kang), Kang Ji Hye (Yoon Se Ah) ikut campur dalam kelanjutan proyek "Four Hands" anaknya dengan Choi Jeong Yo (Lee Jun Young) di drakor Four Hands, Two Sonatas. Ia melarang Kang Pi O bekerja sama dengan Choi Jeong Yo dan mendesak anaknya itu bersiap seorang diri untuk kompetisi yang lain.

Bukan tanpa sebab Kang Ji Hye melakukan hal tersebut. Ia terlihat sangat benci pada Choi Jeong Yo hingga menganggap sahabatnya itu sebagai pengganggu. Lantas, kenapa Kang Ji Hye benci pada Choi Jeong Yo? Simak alasan lengkapnya di bawah ini.

1. Bakat alami Choi Jeong Yo dianggap mengancam posisi Kang Pi O

cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

Kang Ji Hye membesarkan anaknya, Kang Pi O, di bawah tekanan yang sangat tinggi. Bahkan, setelah mendapatkan nama pun, ia dan anaknya tetap harus bekerja keras agar bisa selalu menjadi pianis terbaik.

Ketika Choi Jeong Yo muncul dengan bakat alami dan permainan piano yang sangat emosional, Kang Ji Hye merasa posisi serta ambisi yang ia rancang untuk Kang Pi O terancam runtuh. Terlebih, di masa lalu, Kang Pi O pernah dikalahkan oleh Choi Jeong Yo di sebuah kompetisi piano.

2. Obsesi Kang Ji Hye terhadap pengakuan keluarga

cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

Meski sudah menunjukkan hasil yang cukup maksimal, usaha Kang Ji Hye dan Kang Pi O masih belum mendapatkan pengakuan dari sang ayah, Kang Seung Woon (Jung Jin Young). Bahkan, prestasi Kang Pi O kerap diabaikan oleh kakeknya hanya karena kesalahan sang ibu di masa lalu.

Hal ini membuat Kang Ji Hye terobsesi menjadikan Kang Pi O sebagai pianis nomor satu demi mendapatkan pengakuan dari sang ayah. Kehadiran Choi Jeong Yo yang lebih unggul secara bakat, membuat Kang Ji Hye merasa Choi Jeong Yo menghalangi jalannya untuk mendapatkan validasi tersebut.

3. Ketakutan kalau Kang Pi O akan kembali kalah

cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

Kang Ji Hye tak bisa menerima jika anaknya kalah. Saat hal itu terjadi, ia akan terus membangkitkan luka anaknya, alih-alih memberikan dukungan.

Terlebih, dahulunya Kang Pi O pernah dikalahkan oleh Choi Jeong Yo di sebuah kompetensi piano. Momen itu membuatnya justru terus membangkitkan luka kekalahan anaknya dan melimpahkan rasa frustrasinya dengan membenci serta mencampuri kesempatan-kesempatan yang dimiliki oleh Choi Jeong Yo.

Kebencian Kang Ji Hye pada Choi Jeong Yo dalam drakor Four Hands, Two Sonatas bukan cuma soal rasa iri atau dendam pribadi. Namun, ia juga turut menampilkan cerminan luka lama yang belum selesai dalam dirinya sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article