Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Karakter yang Menyesal Menjelang Ending Four Hands, Two Sonatas

3 min read
3 Karakter yang Menyesal Menjelang Ending Four Hands, Two Sonatas
cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  • Kang Pi O menyesal mengetahui kemenangan kompetisi pianonya sembilan tahun lalu terkait penculikan Choi Jeong Yo oleh suruhan ibunya, yang membuat sahabatnya kehilangan kemampuan bermain piano.

  • Kang Ji Hye menyimpan penyesalan sebagai dalang penculikan Choi Jeong Yo, tetapi sempat menutupi kejahatannya demi nama baik. Hubungannya dengan Kang Pi O pun hancur.

  • Kang Seung Won mulai menyesali sikap acuh terhadap tekanan yang dialami Kang Pi O. Setelah melihat cucunya depresi akibat kegagalan, ia untuk pertama kalinya memberi nasihat dengan lembut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Menjelang ending Four Hands, Two Sonatas, muncul beragam masalah baru. Mulai dari mengakunya Kang Pi O (Song Kang) sebagai dalang penculikan Choi Jeong Yo (Lee Jun Young) di masa lalu demi menutupi kejahatan sang ibu, Kang Ji Hye (Yoon Se Ah), retaknya hubungan Kang Pi O dengan Hong Jae In (Jang Gyu Ri), hingga Kang Seung Won (Jung Jin Young) meragukan keputusan Choi Jeong Yo padahal sebelumnya maestro tersebut mendukung penuh Choi Jeong Yo. Masalah baru ini tak muncul tanpa sebab, sebagai bentuk penyesalan karena kesalahan di masa lalu.

Menjelang ending, terdapat tiga karakter yang sudah menunjukkan rasa penyesalan mereka. Masing-masing kerap resah tanpa sebab dan mengalami pergulatan batin. Siapa saja? Yuk, simak!

  1. 1. Kang Pi O

    cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas
    cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

    Kang Pi O menyesal baru mengetahui kalau kemenangannya di kompetisi piano Harmonie Praha pada 9 tahun lalu berkaitan dengan menghilangnya sang sahabat, Choi Jeong Yo. Awalnya, ia mengira Choi Jeong Yo hanya melarikan diri, sebab itu ia memilih mencari Choi Jeong Yo tanpa rasa bersalah sedikit pun. Bahkan, saat sudah bertemu dan Choi Jeong Yo mengaku hilang ingatan, ia berusaha hadir dan membantu sahabatnya itu untuk mengingat masa lalu mereka yang indah.

    Pada episode 9, Kang Pi O akhirnya tahu kalau dalang dari menghilangnya Choi Jeong Yo adalah ibunya sendiri, Kang Ji Hye. Ibunya sengaja menyuruh orang untuk menculik Choi Jeong Yo agar putranya menang dalam kompetisi tersebut. Sayangnya, rencananya pun gagal, Choi Jeong Yo memberontak dalam perjalanan dan tertembak oleh penculiknya sendiri saat melarikan diri.

    Insiden ini sukses membuat Kang Pi O menyesal dan mengalami pergulatan batin. Ia menyesal tak mengetahui insiden ini sejak awal dan merasa sangat bersalah karena insiden tersebut membuat Choi Jeong Yo tak bisa lagi bermain piano. Untuk menebus dosa ibunya itu, Kang Pi O rela membiarkan Choi Jeong Yo menyakiti dan memanfaatkan dirinya.

  2. 2. Kang Ji Hye

    cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas
    cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

    Di balik tekad Kang Ji Hye yang meminta anaknya untuk merahasiakan kejahatannya, ia sebenarnya menyimpan rasa menyesal karena telah menjadi dalang penculikan Choi Jeong Yo di masa lalu. Saat terjadi kesalahan dalam insiden penculikan, ia tak mengusutnya dengan tuntas dan memanfaatkan situasi tersebut dengan nyaman.

    Saat Choi Jeong Yo kembali, Kang Ji Hye sempat ketakutan. Ia takut jika Choi Jeong Yo membongkar kejahatannya dan itu akan menjatuhkan nama baiknya dan sang anak, Kang Pi O. Menjelang ending, hubungannya dengan sang anak hancur. Kang Ji Hye terjebak dalam keputusasaan yang ekstrem hingga melakukan ancaman bunuh diri.

  3. 3. Kang Seung Won

    cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas
    cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

    Seperti anak dan cucunya, Kang Seung Won (Jung Jin Young) mulai menunjukkan penyesalan menjelang ending Four Hands, Two Sonatas. Penyesalannya mulai ditunjukkan saat ia melihat bagaimana cara Choi Jeong Yo memperlakukan cucunya, Kang Pi O, di latihan untuk sebuah penampilan. Choi Jeong Yo memarahi Kang Pi O habis-habisan karena memainkan piano tak sesuai dengan keinginan, lalu menggantinya dengan pianis lain di hadapan banyak orang.

    Di sisi lain, Kang Seung Won juga melihat bagaimana cucunya itu depresi setiap kali mendapatkan kegagalan. Jika dahulu ia memilih untuk acuh dan marah, pada episode 10, Kang Seung Won berubah dan untuk pertama kalinya menasehati cucunya itu dengan lembut. SIkapnya ini diduga sebagai bentuk penyesalan Kang Seung Won yang selama ini membiarkan cucunya itu berjuang seorang diri.

    Rasa bersalah, luka lama, dan ambisi yang egois kini menumpuk menjadi satu pada tiga karakter Four Hands, Two Sonatas di atas. Para karakter dipaksa untuk menghadapi konsekuensi paling pahit menjelang akhir cerita. Dari ketiga karakter tersebut, penyesalan siapakah yang menurutmu paling menguras air mata?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More