Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Karakter Politikus di Drakor Teach You a Lesson, Ambisius?
Lee Sung Min di Teach You a Lesson (x.com/NetflixKR)
  • Drakor Teach You a Lesson menyoroti konflik politik di balik pembentukan Biro Perlindungan Hak Pendidikan (BPHP) yang bertujuan melindungi hak siswa dan guru dari kekerasan di sekolah.
  • Choi Gang Seok digambarkan sebagai politikus idealis yang mendirikan BPHP demi keadilan pendidikan, meski menghadapi tekanan dan intrik dari rekan partainya sendiri.
  • Hwang Gi Tae dan Ryu Gwang Pil menunjukkan sisi ambisius serta manipulatif dunia politik, berusaha menjatuhkan Choi Gang Seok demi kepentingan pribadi dan perebutan kekuasaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Drakor Teach You a Lesson membahas lika-liku tim Biro Perlindungan Hak Pendidikan dalam menyelesaikan kasus-kasus di sekolah dan memberikan efek jera bagi pelaku. Salah satu pengawas dari tim ini adalah Na Hwa Jin (Kim Moo Yul).

Dalam pelaksanaannya, BPHP menuai pro kontra, termasuk dari sisi politis. Di drakor adaptasi webtun ini, memang ada beberapa karakter politikus yang memegang peran sentral dalam konflik cerita. Siapa saja?

1. Choi Gang Seok

Lee Sung Min di Teach You a Lesson (instagram.com/netflixkr)

Choi Gang Seok (Lee Sung Min) merupakan politikus andal dan ahli strategi. Ia mampu menjatuhkan lawan-lawan politiknya sekalipun mereka berada di partai yang sama. Tidak memakai hoax atau buzzer, ia melawan dengan mengungkap kejahatan mereka yang sudah diselidikinya.

Meski tampak ambisius, ia mengarahkan ambisinya dengan tujuan baik untuk masyarakat dan bukan demi kekuasaan semata. Contohnya, dengan posisinya sebagai Menteri Pendidikan, ia berusaha mendirikan Biro Perlindungan Hak Pendidikan disingkat BPHP. Butuh dua tahun baginya sampai BPHP siap dijalankan.

BPHP sendiri bukan bertujuan untuk mendongkrak popularitas atau mendulang suara untuk pemilu. Ia mendirikan BPHP agar tidak ada lagi korban seperti putrinya, guru yang meninggal dibunuh murid di sekolah. BPHP ada untuk menyelesaikan masalah di lingkungan belajar mengajar.

2. Hwang Gi Tae

Kim Jong Soo di Teach You a Lesson (dok. Netflix/Teach You a Lesson)

Hwang Gi Tae (Kim Jong Soo) ada di satu partai dengan Choi Gang Seok. Bahkan ia menjabat sebagai ketua partai. Namun, ia menganggap Choi Gang Seok musuhnya. Ia merasa terancam oleh Choi Gang Seok yang semakin populer di mata publik.

Ia berkeinginan terpilih sebagai calon presiden dari partainya dan dirinya melihat Choi Gang Seok sebagai saingan. Karena itu, ia berupaya menjatuhkan kredibilitas Choi Gang Seok dengan membubarkan BPHP. Ia terus berusaha mencari kesalahan BPHP dan bahkan bekerja sama dengan Cho Gyu Cheol (Lee Bong Joon) yang manipulatif.

3. Ryu Gwang Pil

Song Young Kyu di Teach You a Lesson (dok. Netflix/Teach You a Lesson)

Ryu Gwang Pil (Song Young Kyu) juga bergabung di partai yang sama dengan Choi Gang Seok dan Hwang Gi Tae. Karakternya muncul di episode 1 sebab kasus pertama berkaitan dengan putranya, Ryu Jun Hyeong (Lee Seung Gyu). Sang putra adalah pelaku perundungan di SMA Daehan hingga salah satu korban bullying berakhir bunuh diri.

Sebetulnya awalnya popularitas Ryu Gwang Pil di survei kandidat calon presiden melebihi politikus lain di partainya. Namun, ia mengalami kejatuhan dalam kariernya setelah kejahatannya terungkap ke media. Ia ternyata bermuka dua. Di balik sikapnya yang ramah, ia membiarkan dan menutupi perundungan yang dilakukan putranya. Ia juga menerima suap dan melakukan pelecehan seksual kepada stafnya.

Ketiga karakter di atas dikisahkan sebagai politikus yang jadi lawan satu sama lain dalam drakor Teach You a Lesson. Sebagian merupakan sosok ambisius yang menganggap BPHP sebagai ancaman. Sementara ada juga yang memandang BPHP penting untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih sehat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article