Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Karakter yang Menyamar di 100 Days of Deception, Siapa Saja?
Kim Yoo Jung di 100 Days of Deception (instagram.com/tvn_drama)
  • Drama berlatar Gyeongseong tahun 1932 ini mengikuti perjuangan orang Korea di tengah penjajahan, dengan sejumlah karakter memakai identitas palsu untuk menjalankan misi rahasia.
  • Lee Ga Kyung, pencopet multibahasa, menyamar sebagai Geum Seo Hee dan bekerja sebagai penerjemah magang di kantor Pemerintah Jenderal Jepang demi mengumpulkan uang ke Amerika.
  • Yoo So Ran menyamar sebagai perempuan Tiongkok setelah berlatih dengan Gugukdan, sementara Suzuki, anggota Gugukdan asal Korea, menyamar sebagai Jepang untuk menjadi mata-mata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

100 Days of Deception menyoroti kehidupan sekelompok orang yang berjuang untuk kemerdekaan Korea. Drama ini dibuka dengan latar tahun 1932 yang menampilkan kehidupan Lee Ga Kyung (Kim Yoo Jung). Ia merupakan pencopet andal di Gyeongseong. Meski begitu, kehidupannya begitu sulit karena kondisi negara yang dijajah.

Lee Ga Kyung bercita-cita ingin pergi ke Amerika. Ia berharap bisa melepaskan diri dari semua masalah di negaranya dan pergi ke tempat yang aman. Demi mengumpulkan uang, ia pun menyamar dan jadi mata-mata pejuang kemerdekaan.

Gak hanya Lee Ga Kyung, ada beberapa karakter lain yang menyamar di 100 Days of Deception. Mereka aslinya orang Korea, tapi terpaksa menggunakan identitas palsu dengan tujuan tertentu. Kalau penasaran, simak, yuk!

Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.

1. Lee Ga Kyung

Kim Yoo Jung di 100 Days of Deception (instagram.com/tvn_drama)

Lee Ga Kyung hidup di lingkungan kumuh dan harus mencopet untuk bertahan hidup. Meski begitu, ia bisa berbahasa asing karena pernah jadi pembantu di rumah misionaris. Walau kesulitan membaca, ia fasih berbicara dalam bahasa Korea, Jepang, dan Inggris.

Suatu hari, Lee Ga Kyung terlibat dengan Yoo So Ran (Kim Hyun Joo). Yoo So Ran membutuhkan mata-mata untuk mengawasi pergerakan petinggi Jepang di Korea.

Dengan keahliannya, Lee Ga Kyung ditempatkan di kantor Pemerintah Jenderal Jepang di Gyeongseong. Ia jadi penerjemah magang dengan menggunakan nama Geum Seo Hee. Ia menerima tawaran itu karena ingin mengumpulkan uang untuk pergi ke Amerika.

2. Yoo So Ran

Kim Hyun Joo di 100 Days of Deception (instagram.com/tvn_drama)

Yoo So Ran dulunya hanya perempuan desa biasa. Ia gak berpendidikan, bahkan gak bisa membaca. Ia hanya hidup dengan suami dan putrinya. Namun, suatu hari suaminya yang diduga bergabung dalam kelompok aktivis kemerdekaan ditangkap oleh polisi Jepang. Bahkan, putrinya yang masih kecil ditembak mati di depan matanya.

Sejak kejadian itu, hidup Yoo So Ran seketika berubah. Ia masih bertahan karena punya dendam mendalam pada Sato Shinichi (Jin Sun Kyu) yang sudah membunuh putri.

Yoo So Ran mendengar ada kelompok Gugukdan yang ingin memperjuangkan kemerdekaan di Shanghai, Tiongkok. Ia pun pergi ke sana dan berlatih menembak. Setelah 13 tahun, ia bisa kembali ke Korea untuk melancarkan misi balas dendam.

Di Korea, Yoo So Ran menyamar sebagai orang Tiongkok yang menikah dengan Yoo Philip (Lee Moo Saeng). Yoo Philip adalah wartawan berkebangsaan Amerika yang berdarah Korea. Mereka berdua berencana untuk berjuang demi kemerdekaan Korea.

3. Suzuki

Kim Do Hyun di 100 Days of Deception (instagram.com/tvn_drama)

Suzuki (Kim Do Hyun) aslinya adalah orang Korea sekaligus anggota Gugukdan. Ia menyamar sebagai orang Jepang agar bisa jadi mata-mata. Ia bekerja sebagai juru bahasa di kantor Pemerintah Jenderal Jepang. Ia juga turut serta dalam rencana Yoo So Ran.

Meski begitu, rencana Yoo So Ran gagal karena ada orang lain yang mengincar Sato Shinichi. Ia pun terluka dalam tembakan dan butuh perawatan. Akibatnya, Gugukdan gak punya mata-mata lagi. Kemudian, Yoo So Ran mengirim Lee Ga Kyung sebagai mata-mata menggantikan dirinya.

Termasuk Lee Ga Kyung, ketiga karakter tadi menyamar di 100 Days of Deception. Mereka menyembunyikan identitas asli demi misi rahasia. Misi itu begitu sulit karena harus berhadapan dengan penjajah yang keji. Kira-kira gimana ya perjuangan mereka selanjutnya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article