7 Fakta Kasus Prostitusi di Drakor Honour, Berbasis Teknologi?

Kasus prostitusi yang diceritakan di drama Honour ternyata bukan kasus yang biasa. Tiga pengacara yang menjadi tokoh utama, yakni Yoon Ra Young (Lee Na Young), Hwang Hyun Jin (Lee Chung Ah), dan Kang Shin Jae (Jung Eun Chae), menemukan bahwa kasus ini sudah masuk ke skala nasional.
Beberapa adegan juga memperlihatkan bagaimana kasus prostitusi ini menjadikan anak di bawah umur sebagai korbannya. Ngeri sekaligus penuh misteri, yuk, simak tujuh fakta yang baru diketahui dari kasus prostitusi ini.
1. Kasus prostitusi ini diduga berhubungan dengan aplikasi bernama CONNECT-IN. Salah satu korban prostitusi memakai aplikasi ini di ponselnya

2. Dalam sesi pelaksanaannya, CONNECT-IN menandai waktu hitung mundur sampai sesi selesai. Selama waktu berlangsung, pelaku bisa lakukan apapun

3. Di saat yang sama, pelaksanaan kasus prostitusi ini sebenarnya dikawal oleh banyak penjaga. Namun, bukan untuk menyelamatkan!

4. Mereka ada untuk membereskan kekacauan yang dilakukan pelaku. Semua bisa ia lakukan hanya jika waktu sesi di CONNECT-IN itu berakhir

5. Selama sesi berlangsung, para pelaku bebas melakukan apapun. Walaupun itu berakhir dengan kematian sekalipun

6. Yang perlu dilakukan korban hanya bertahan hidup. Seolah-olah, ini semua bukan soal prostitusi saja, tapi arena survival yang mematikan

7. Sampai sekarang, kasus ini masih belum diketahui publik sama sekali. Seorang reporter bahkan dibunuh demi menutupi kasus prostitusi ini

Tujuh fakta kasus prostitusi tersebut akan menjadi pusat alur cerita di drakor Honour. Ketiga pengacara yang selama ini membela perempuan, kini dihadapkan oleh kasus prostitusi berskala nasional yang hampir tak tersentuh oleh hukum.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.


















