5 Kebebasan Lee Wan setelah Hapus Monarki di Ending Perfect Crown

- Lee Wan menghapus monarki setelah naik takhta, membuatnya bebas menggunakan nama asli dan mengekspresikan jati dirinya tanpa batasan kerajaan.
- Ia kini menikmati hidup sederhana tanpa sorotan publik, bisa berpakaian sesuka hati, dan menjalani aktivitas layaknya warga biasa.
- Keputusan itu juga memberi kebebasan bagi keponakannya untuk tumbuh normal serta mendukung istrinya kembali berkarier sebagai CEO.
Lee Wan alias Pangeran Agung Ian (Byeon Woo Seok) akhirnya menghapus monarki setelah dirinya naik takhta di ending drakor Perfect Crown. Berkat itu, ia mendapatkan kebebasan yang selama ini tidak didapatkannya sebagai pangeran.
Meski hidup sebagai anggota keluarga kerajaan di istana berarti mendapat privilese, Lee Wan tetap mencicipi berbagai kebebasan baru setelah menghapus monarki dan menjadi orang biasa. Apa saja kebebasan yang ia dapatkan?
1. Lee Wan bisa memakai namanya sendiri

Sebelumnya sebagai anggota keluarga kerajaan, Lee Wan tidak boleh dipanggil dengan nama lahirnya. Ia harus memakai nama gelar kerajaannya yang pernah tiga kali diganti oleh ayahnya. Namun, setelah monarki dihapus, ia kini bisa menggunakan nama aslinya. Nama ini juga menyimbolkan jati dirinya. Dengan demikian, ia bisa menjadi diri sendiri tanpa perlu menyembunyikan talenta atau minatnya.
2. Lee Wan bebas memakai baju apa pun

Lee Wan dulu harus memakai pakaian sesuai aturan kerajaan. Misalnya, dilarang memakai baju merah sebab itu warna khusus raja. Ia sebelumnya juga tidak boleh mengenakan jersey atau seragam. Namun, sekarang ia bebas memakai outfit warna merah dan memakai jersey saat menonton pertandingan bisbol bersama Seong Hui Ju.
3. Lee Wan merasakan hidup tanpa spotlight

Sebagai pangeran, hidup Lee Wan sebelumnya berada di sorotan publik. Semua yang ia lakukan bisa dikomentari, dikritik, hingga terasa hampir tidak lagi ada privasi untuknya. Sekarang ia bisa pergi kemanapun, seperti nonton film, makan di restoran cepat saji, jalan-jalan sore, tanpa khawatir ada orang yang mengikuti dan mengambil fotonya.
4. Lee Wan memberi kebebasan bagi keponakannya

Kebebasan tak hanya untuk Lee Wan, tapi juga keponakannya, Lee Yoon (Kim Eun Ho). Tanpa monarki, Lee Yoon bisa tumbuh seperti anak-anak lain. Impian Lee Yoon untuk punya waktu bermain dan memiliki teman bisa terwujud sebab anak itu tidak lagi dibatasi aturan istana.
5. Lee Wan boleh mendukung Seong Hui Ju kembali jadi CEO

Seong Hui Ju (IU) sempat harus meninggalkan posisi sebagai CEO Castle Beauty sebab istri pangeran tidak boleh terlibat dengan kegiatan ekonomi. Lee Wan sedih melihat talenta dan kompetensi istrinya harus terkubur. Karena itu, setelah monarki dibubarkan, Lee Wan bisa mendukung sang istri untuk kembali memimpin perusahaan.
Keputusan Lee Wan sebagai raja untuk menghapus monarki di satu sisi membuatnya kehilangan hak istimewa, tapi di sisi lain ini membawanya kepada berbagai kebebasan yang selama ini ia dambakan. Apakah menurut kamu kebijakan Lee Wan menghapus monarki di ending Perfect Crown sudah tepat?






















