Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Kekurangan Ending Drakor Idol I, Menyentuh tapi Kurang Greget

cuplikan drama Idol I
cuplikan drama Idol I (instagram.com/astoryofficial)
Intinya sih...
  • Kasus ayah Maeng Se Na tidak diusut hingga tuntas
  • Alasan kondisi jiwa digunakan untuk menghindari hukuman
  • Kritik industri hiburan jadi tanggung
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Penayangan drama Korea Idol I sudah berakhir pada Selasa lalu. Sukses mencuri atensi, drama ini menutup kisahnya dengan ekspektasi yang tinggi dari penonton. Ketika tamat, ada beberapa hal yang bikin lega, tetapi ada pula sebagian lainnya yang masih terasa mengganjal.

Drama ini memberikan kesimpulan yang emosional bagi karakter utamanya. Hanya saja, ada beberapa momen yang dinilai kurang maksimal sehingga tidak meninggalkan kesan mendalam. Berikut adalah beberapa kekurangan dari ending drakor Idol I, menyentuh tapi terasa kurang greget!

Perhatian, artikel ini mengandung spoiler.

1. Kasus ayah Maeng Se Na gak diusut hingga tuntas

cuplikan drama Idol I
cuplikan drama Idol I (instagram.com/astoryofficial)

Saat masih remaja, Maeng Se Na (Sooyoung SNSD) pernah hampir bunuh diri karena merasa putus asa. Ayahnya yang bernama Maeng Ji Yong (Park Won Sang) gantung diri di penjara setelah dinyatakan bersalah atas kasus pembunuhan. Di episode terakhir, atasan Maeng Se Na di tempat kerja, yaitu Cheon Gwang Soo (Kim Won Hae) memberikan sejumlah barang yang dipakai sewaktu membela Maeng Ji Yong.

Dengan dukungan dari bosnya itu, Maeng Se Na ingin mengusut kembali kasus ayahnya. Ia mengajukan petisi untuk membuka kembali kasus yang menimpa sang ayah meskipun tahu sudah 15 tahun berlalu. Permohonannya dikabulkan karena Maeng Se Na menyebutkan bahwa orang yang menjadi saksi utama saat itu memberikan pernyataan palsu. Ia juga menyebutkan ada perbedaan besar di antara bukti-bukti utama.

Maeng Se Na berhasil mengajukan sidang ulang. Namun, tidak jelas bagaimana akhir dari perjalanannya dalam membersihkan nama sang ayah. Hanya ditampilkan sekilas bahwa Kwak Jong Chul (Kim Min Sang) kemungkinan akan terseret karena terlibat dalam manipulasi sidang 15 tahun silam. Hal ini tentu cukup disayangkan karena penonton jadi gak tahu siapa yang sudah menjebak Maeng Ji Yong, siapa pelaku sebenarnya, dan apa hukuman yang harusnya diterima pelaku tersebut.

2. Hong Hye Joo menjadikan alasan kondisi jiwa untuk menghindari hukuman

cuplikan drama Idol I
cuplikan drama Idol I (instagram.com/sarament_official)

Do Ra Ik (Kim Jae Young) dituduh melakukan pembunuhan terhadap rekan satu bandnya, Kang Woo Seong (An Woo Yeon). Saat masih berusaha membuktikan diri bahwa ia gak bersalah, tuduhan beralih ke rekannya yang lain, Choi Jae Hee (Park Jeong Woo). Setelah adanya penyelidikan di sana-sini, diketahui bahwa pembunuh Kang Woo Seong adalah Hong Hye Joo (Choi Hee Jin), mantan pacar Do Ra Ik.

Hong Hye Joo gak sengaja menusuk Kang Woo Seong yang mencoba mencegah dirinya melakukan bunuh diri. Sementara itu, untuk kasus Choi Jae Hee, ia sengaja menjebaknya. Ia membuat situasi seolah-olah Choi Jae Hee frustasi akibat jadi pembunuh Kang Woo Seong, lalu memutuskan bunuh diri. Dari pernyataan Kwak Byung Gyun (Jeong Jae Kwang), Hong Hye Joo dirawat di RSJ karena evaluasi mentalnya. Kwak Byung Gyun merasa kurang puas karena seharusnya Hong Hye Joo sudah dipenjara.

3. Kritik industri hiburan jadi tanggung

cuplikan drama Idol I
cuplikan drama Idol I (instagram.com/astoryofficial)

Sejak awal, drama ini menampilkan sosok Do Ra Ik yang sering jadi korban eksploitasi. Ia dimanfaatkan ibunya agar mendapatkan banyak uang. Di perusahaannya, ia di-push habis-habisan karena ia sukses menjadi artis solo.

Di akhir, ternyata konflik antara Do Ra Ik dengan perusahaan dan ibunya cepat mereda. Geum Bo Sang (Jeong Man Sik) dan Do Mi Kyung (Woo Mi Hwa) yang tadinya sering bikin emosi sudah dimaafkan oleh Do Ra Ik. Hal ini membuat kritik tentang industri hiburan terkesan tanggung.

Beberapa hal di atas menjadi kekurangan ending drakor Idol I. Meskipun kurang greget, secara keseluruhan konflik utama di drama ini sudah mendapatkan penyelesaian yang baik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Diana Hasna
EditorDiana Hasna
Follow Us

Latest in Korea

See More

Music Core in Macau Batal Digelar, Kenapa?

29 Jan 2026, 23:13 WIBKorea