Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
9 Kemalangan Hidup Choi Jeong Yo di Drakor Four Hands, Two Sonatas
Lee Jun Young di drama Four Hands, Two Sonatas (Dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  • Choi Jeong Yo, pianis berbakat dari keluarga kurang mampu, bekerja paruh waktu dan menjadi tulang punggung keluarga akibat ayahnya kecanduan alkohol.
  • Kematian ibu saat ia kecil, tuduhan dari ayah, serta trauma kompetisi membuat Jeong Yo mengalami demam panggung dan meninggalkan mimpinya mendalami musik.
  • Setelah diburu preman, terlunta-lunta, dan dirundung di sekolah baru, Jeong Yo mendapat beasiswa SMA Seni Korea; prolog juga memperlihatkannya diculik dan tertembak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Four Hands, Two Sonatas menyoroti kehidupan Kang Pi O (Song Kang) dan Choi Jeong Yo (Lee Jun Young). Mereka saling bersaing dan bersahabat sebagai pianis genius yang pernah bertemu saat kecil. Kini, keduanya bertemu lagi di SMA Seni Korea setelah direktur yayasan mendengar alunan musik piano yang dimainkan oleh Choi Jeong Yo hingga menawarkan beasiswa penuh.

Namun, di balik itu, Choi Jeong Yo menjalani hidup yang penuh kemalangan dan penderitaan. Hal itu juga menjadi penyebab dirinya lebih memilh untuk mencari uang daripada belajar seni musik lebih dalam. Berikut kehidupan malang yang dialami oleh Choi Jeong Yo.

1. Terlahir dari keluarga kalangan bawah, Choi Jeong Yo harus kerja paruh waktu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga menyerah pada mimpinya

Lee Jun Young di drama Four Hands, Two Sonatas (Dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

2. Sang ayah juga menjadi pecandu alkohol sehingga Choi Jeong Yo menggantikannya sebagai tulang punggung keluarga

Lee Jun Young di drama Four Hands, Two Sonatas (Dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

3. Belum ditunjukkan penyebabnya, sang ibu meninggal dunia sewaktu dirinya masih kecil. Hal ini diduga terjadi saat Choi Jeong Yo mengikuti kompetisi

Lee Jun Young di drama Four Hands, Two Sonatas (Dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

4. Kematian tersebut pun meninggalkan luka mendalam baginya hingga memiliki trauma besar. Choi Jeong Yo alami demam panggung karena teringat sang ibu

Lee Jun Young di drama Four Hands, Two Sonatas (instagram.com/tvn_drama)

5. Tak hanya itu, kesedihannya juga semakin membesar karena disalahkan oleh sang ayah atas kematian ibunya di masa lalu

Lee Jun Young di drama Four Hands, Two Sonatas (instagram.com/tvn_drama)

6. Bahkan, Choi Jeong Yo juga harus pergi dari rumah karena dikejar sekelompok preman yang memburu sang ayah yang lebih dulu kabur

Lee Jun Young di drama Four Hands, Two Sonatas (Dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

7. Situasi tak menyenangkan tersebut membuat Choi Jeong Yo tak membawa apa pun dari rumah. Ia juga sempat luntang-lantung karena tak boleh menginap di

Lee Jun Young di drama Four Hands, Two Sonatas (Dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

8. Usai pindah sekolah, Choi Jeong Yo harus merasakan bagaimana menjadi korban perundungan karena dirinya dianggap lebih rendah

Lee Jun Young di drama Four Hands, Two Sonatas (Dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

9. Prolog dramanya juga menunjukkan pianis ini yang jadi korban penculikan hingga tertembak saat mencoba untuk kabur. Nasibnya pun bikin overthinking

Lee Jun Young di drama Four Hands, Two Sonatas (Dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

Berbagai kemalangan di atas menunjukkan bahwa Choi Jeong Yo tak memiliki kehidupaan bahagia. Ia tak punya keluarga hingga teman dekat yang bisa dijadikannya sebagai tempat bersandar. Namun, kepindahannya ke SMA Seni Korea mulai mengubah kehidupan Choi Jeong Yo menjadi lebih baik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article