Kenapa Cheon Yeo Ri Selalu Pakai Sarung Tangan di Spooky in Love?

- Cheon Yeo Ri, pewaris konglomerat dalam drakor Spooky in Love, memiliki kemampuan melihat hantu yang membuatnya hidup penuh rahasia dan sering disalahpahami oleh orang di sekitarnya.
- Ia selalu memakai sarung tangan karena sentuhan tangannya bisa membuat orang lain ikut melihat dan diganggu oleh roh-roh gentayangan yang datang meminta bantuan.
- Setelah pernikahannya gagal akibat gangguan hantu, Cheon Yeo Ri memilih menjaga jarak dari semua orang demi melindungi mereka, meski tindakannya memunculkan banyak rumor negatif.
Spooky in Love sudah bisa ditonton di stasiun televisi tvN mulai 18 Juli 2026. Kisahnya mampu menghibur penonton karena mengusung genre romcom yang dibalut dengan horor. Drakor ini menampilkan para sosok hantu yang mendatangi karakter utama untuk meminta bantuan karena kematiannya yang tak adil.
Kisahnya berpusat pada Cheon Yeo Ri (Park Eun Bin) yang menjadi pewaris konglomerat yang tampak dingin. Ia selalu menggunakan sarung tangan dan menjaga jarak dengan orang lain. Hal itu membuat banyak rumor buruk yang berada di sekitarnya.
Bahkan, para pegawainya kerap menjelekkan Cheon Yeo Ri di belakang. CEO tersebut juga dirumorkan memiliki fobia kuman hingga berpura-pura menjadi putri mahkota Eropa. Apakah benar demikian atau ada alasan lain yang membuat perempuan tersebut selalu memakai sarung tangan? Simak penjelasan berikut ini.
1. Rahasia Cheon Yeo Ri

Terlahir dari keluarga konglomerat, Cheon Yeo Ri tampak memiliki kehidupan sempurna. Ia dinilai cerdas hingga selalu tampil dengan visual menawan. Namun, di balik itu, Cheon Yeo Ri hidup dengan kemalangan dan rahasia besar yang tak diketahui oleh orang lain.
Diam-diam, Cheon Yeo Ri memiliki kemampuan melihat hantu yang membuat malamnya tak tenang. Ia selalu diganggu oleh roh-roh gentayangan yang datang untuk minta bantuan. Mereka ingin mengungkapkan kematiannya yang terjadi secara tak adil karena orang jahat.
Hal itu membuat Cheon Yeo Ri selalu pulang ke rumah sebelum senja. Ia harus membantu para roh gentayangan agar mereka bisa pergi ke alam baka dengan tenang. Kemampuan supranatural ini pun diduga muncul setelah Cheon Yeo Ri hampir mengalami kematian.
2. Hal yang terjadi jika ada yang menyentuhnya

Tak hanya bisa melihat hantu, Cheon Yeo Ri juga ternyata juga bisa membuat orang-orang di sekitarnya merasakan hal yang sama. Orang yang memegang tangannya juga bisa melihat hingga diganggu oleh para hantu tersebut. Alasan ini lah yang membuat Cheon Yeo Ri selalu menutupi tangannya dengan sarung tangan.
Di masa lalu, pewaris konglomerat ini pernah mengalami pernikahan yang gagal. Hal itu disebabkan oleh calon suaminya, Cha Ki Woo (Park Yeon Woo), yang tak kuat dengan gangguan hantu. Ketika melamar, pria tersebut memang sempat memegang tangan Cheon Yeo Ri untuk memasukkan cincin di jarinya.
Pada hari pertunangan, berbagai kesialan mulai muncul, mulai dari hujan hingga Cha Ki Woo yang meninggalkan cincin di mobil. Ketika mengambilnya, pria tersebut merasakan gangguan hebat dari hantu. Dirinya merasa tak kuat dan langsung membatalkan pernikahan pada saat itu pula.
3. Tindakan yang dilakukan oleh Cheon Yeo Ri

Pernikahan yang gagal pun membuat Cheon Yeo Ri langsung menutup dirinya lagi. Ia bertekad untuk tak menyentuh siapa pun lagi. Dirinya pun tak mau lagi mengandalkan atau mengharapkan sesuatu dari orang lain. Ia juga memutuskan untuk tidak mengusik hantu yang tak bisa dihindari.
Cheon Yeo Ri pun selalu menjaga jarak dari orang lain. Dirinya takut jika orang di dekatnya akan mengalami nasib sial karenanya. Ia juga selalu menggunakan sarung tangan untuk membatasi kontak fisik dengan orang lain.
Sayangnya, tindakan tersebut justru menimbulkan rumor buruk di sekitar Cheon Yeo Ri. Terlebih lagi ketika dirinya tak bisa menolong anak kecil yang jatuh usai menabraknya tanpa sengaja. Di balik itu, sebenarnya Cheon Yeo Ri ingin membantu anak tersebut untuk berdiri. Namun, dirinya takut jika anak kecil tersebut bisa melihat hantu setelah menyentuhnya.
Tanpa diketahui orang lain, Cheon Yeo Ri ternyata telah mengorbankan kenyamanannya untuk orang lain. Ia rela menggunakan sarung tangan secara terus menerus sebagai bentuk antisipasi. Namun, kebaikan tersebut tak diketahui orang-orang yang membuat banyak rumor buruk tentangnya terus beredar.





















