Kenapa Rating Drakor Phantom Lawyer Terus Turun?

- Rating Phantom Lawyer turun dari 10 persen di episode 6 menjadi 6 persen di episode 14 karena persaingan ketat dengan drakor populer Perfect Crown.
- Penonton kecewa karena misteri kemampuan supranatural Shin I Rang tidak kunjung dijelaskan hingga episode akhir, membuat alur terasa menggantung.
- Aura antagonis yang melemah, subkonflik mudah ditebak, serta beberapa adegan tak masuk akal turut menurunkan daya tarik dan rating drama ini.
Pada awalnya, drakor Phantom Lawyer berhasil meraih rating menjanjikan. Bahkan di episode 6, drakor ini mencetak rating dua digit, yakni 10 persen. Namun, sayangnya, seiring bergulirnya episode baru, rating drakor ini secara tak terduga terus turun. Episode 14 meraih rating sebesar 6 persen saja.
Drama Korea tentang Shin I Rang (Yoo Yeon Seok), pengacara yang bisa melihat dan membantu hantu sempat viral dan meraih rating tinggi. Lantas kenapa kemudian rating drakor ini terus mengalami penurunan? Simak ulasannya di bawah ini, yuk.
1. Tayang bersamaan dengan drakor Perfect Crown
Salah satu alasan penurunan rating Phantom Lawyer adalah persaingan dengan drakor lain. Drakor Phantom Lawyer tayang setiap Jumat dan Sabtu jam 21.50 KST. Hanya terpaut 10 menit lebih lambat daripada drakor Perfect Crown. Rating Phantom Lawyer juga semakin turun setelah Perfect Crown mulai tayang.
Seperti yang diketahui, Perfect Crown yang dibintangi IU dan Byeon Woo Seok jadi salah satu drakor terviral di tahun 2026 bahkan sebelum mulai tayang. Perfect Crown juga berhasil meraih rating tinggi hingga dua digit yang menunjukkan popularitas drakor ini.
2. Tak kunjung dibahas soal misteri kemampuan Shin I Rang
Selain persaingan slot tayang, alasan rating Phantom Lawyer turun juga karena alur ceritanya sendiri. Drakor ini sebetulnya konsisten menyajikan kisah haru para hantu yang dibantu Shin I Rang. Namun, hingga episode 14, drakor ini hampir tidak menyentuh beberapa misteri terbesar di episode awal yang berkaitan dengan kemampuan supranatural yang didapatkan Shin I Rang.
Hanya dijelaskan Shin I Rang bisa melihat hantu karena dupa pemanggil arwah yang ditinggalkan oleh dukun. Namun, tidak dibahas kenapa Shin I Rang yang terpilih menjadi pengacara hantu atau bagaimana nasib dukun tersebut. Juga maksud adegan awal saat dukun itu tiba-tiba pingsan lalu pergi begitu saja.
3. Tokoh antagonis yang aura jahatnya tidak lagi terasa kuat
Pada awalnya, Yang Do Kyung (Kim Kyung Nam) selaku salah satu tokoh antagonis di sini ditunjukkan memiliki aura jahat yang kuat. Ia digadang-gadang bakal melakukan hal-hal licik dan di luar dugaan demi mencapai ambisinya. Namun, semakin memasuki episode-episode akhir, ia malah jadi sad boy yang berbeda dari image awalnya. Ia tidak berusaha lagi merebut firma Taebaek dari ayahnya dan malah lebih banyak terlihat berusaha PDKT dengan Han Na Hyun (Esom), tapi berujung gagal.
4. Alur cerita dalam subkonflik yang mudah ditebak
Subkonflik cerita dalam drakor Phantom Lawyer memiliki pola. Setiap hantu yang jadi klien Shin I Rang muncul dengan masalah mereka. Lalu Shin I Rang membantu hantu-hantu ini menyelesaikannya agar mereka bisa pergi ke alam baka.
Sebetulnya tidak ada masalah mengenai pola cerita ini. Akan tetapi, sebagian besar apa yang diharapkan jadi plot twist pada kisah hantu-hantu ini justru mudah ditebak dan akhirnya mengurangi atau bahkan menghilangkan unsur rasa penasaran.
5. Tokoh utama terlalu sering kesulitan karena membantu hantu
Shin I Rang adalah protagonis utama drakor Phantom Lawyer. Ia digambarkan sering mengalami kesulitan karena membantu hantu. Mulai dari ditangkap polisi, kejaksaan, hingga hampir meninggal karena ditembak. Kemampuan Shin I Rang dalam berinteraksi dengan hantu malah lebih banyak merugikannya daripada membantu kariernya sebagai pengacara. Hal ini jadi bumerang sebab sebagian penonton tak terlalu suka protagonis utama yang terus menderita.
6. Ada adegan yang kurang masuk akal dan jadi perdebatan
Drakor Phantom Lawyer mengusung genre fantasi yang tentu berbeda dari situasi nyata. Masalahnya, ada adegan-adegan yang dinilai terlalu tidak masuk akal hingga berpotensi merusak logika cerita. Pertama, Shin I Rang sebagai pengacara justru lebih sering menyelidiki kasus sendiri padahal ia bukan polisi.
Kedua, Shin I Rang ditunjukkan bisa lepas dari kerasukan dengan hanya menyentuh sedikit air. Namun, di episode 13, ia mengambil sedikit air di gelas atau botol lalu memercikkannya ke wajah. Baru setelah itu, Shin I Rang kembali ke kesadarannya. Padahal harusnya dengan hanya menyentuh air di gelas, Shin I Rang bisa langsung sudah sadar dan hantu keluar dari tubuhnya.
Penurunan rating drakor Phantom Lawyer disebabkan oleh beragam faktor. Kemungkinan beberapa di antaranya disebabkan oleh subkonflik yang redundan serta minim kejutan hingga persaingan dengan drakor lain yang tayang di hari yang sama. Bagaimana menurutmu?


















