7 Kode Etik Hakim yang Dilanggar Han Young The Judge Returns, Fatal!

Sejak mengalami time travel ke tahun 2025, tepat 10 lalu dari masa kini, Lee Han Young (Ji Sung) dalam drakor The Judge Returns memutuskan untuk menebus dosa dan memperbaiki semua keputusan tak tepat yang pernah ia lakukan selama menjadi hakim. Setelah kembali ke masa lalu, Lee Han Young pilih untuk jadi seorang hakim yang menegakkan keadilan dan memihak korban yang tertindas. Tak lagi memikirkan etika, Lee Han Young bahkan mengatakan jika ia tak peduli jalan yang ditempuhnya legal ataupun ilegal.
Setelah melihat bagaimana bobroknya lembaga hukum di tahun 2035, Lee Han Young percaya jika para penjahat yudikatif tak bisa dihancurkan hanya lewat cara-cara legal di pengadilan. Untuk itu, Lee Han Young yang merupakan seorang hakim itu tak lagi ragu bertindak melewati batasan profesinya sendiri. Meski tahu tindakannya berisiko, Lee Han Young tetap lakukan sejumlah pelanggaran kode etik hakim sebagai berikut.
1. Melanggar prinsip independensi, sebagai hakim Han Young seharusnya menjunjung prinsip bebas, mandiri dan tidak dapat dipengaruhi pihak lain

2. Namun, di beberapa kasus, Han Young justru sengaja melibatkan diri dalam penyelidikan yang dilakukan jaksa Cheol Woo

3. Tidak menjunjung integritas tinggi hakim. Saat di luar persidangan Han Young banyak main hakim sendiri hingga mendekati kriminal

4. Saat ingin menangkap Sang Jin, Han Young sengaja tancap gas mobilnya dan menabrak sosok pembunuh berantai tersebut

5. Melanggar due process of law, karena miliki pengamatan masa depan, Han Young tak memberikan hak yang setara antara pelaku dan korban

6. Karena ini untuk mengubah hasil yang salah di masa depan, di tahun 2025, Han Young mengabaikan hak-hak para pelaku

7. Tak menunjukkan sikap arif dan bijaksana. Di luar persidangan Han Young merencanakan penculikan hingga pengancaman demi kepentingan pribadinya

Setelah kembali ke tahun 2025, Lee Han Young memutuskan untuk menggunakan segala cara agar peran-peran penting di lembaga hukum tak jatuh ke tangan yang tak tepat. Karena itu, demi merealisasikan tujuan itu dalam prosesnya Lee Han Young banyak melakukan pelanggaran kode etik. Lee Han Young tak lagi peduli legal dan ilegal. Ia kini hanya mencari cara bagaimana penjahat yang dulu sempat ia bebaskan karena keputusannya kini bisa mempertanggungjawabkan kesalahannya.


















