Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Kritik Sosial dalam Drakor The Apartment Job, Menohok!
cuplikan drama The Apartment Job (dok. JTBC/The Apartment Job)
  • The Apartment Job menyoroti korupsi Dana Perbaikan Jangka Panjang apartemen yang terjadi akibat minimnya transparansi, pengawasan penghuni, dan kepedulian terhadap pengelolaan dana bersama.
  • Drama ini mengkritik politik kekuasaan lewat kubu pendukung calon, black campaign antarlawan, serta rendahnya partisipasi penghuni dalam pemilihan ketua sebelum kehadiran Park Hae Kang.
  • Kisahnya juga menampilkan stigma terhadap mantan gangster dan kandidat tanpa keluarga, serta tekanan patriarkal terhadap ibu Ru Yi yang ingin aktif menjadi pemimpin penghuni.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Drakor The Apartment Job mengusung genre crime komedi. Ceritanya membahas tentang Park Hae Kang (Ji Sung), mantan gangster yang ingin mencuri DPJP kompleks apartemen, tapi justru menemukan fakta uang itu sudah dikorupsi pihak lain.

Meski banyak momen kocak di drakor ini, nyatanya cerita The Apartment Job tidak asal bikin ketawa. Sebagian subkonflik dan plot dalam drama ini berisi berbagai kritik sosial yang menohok sebab bisa juga terjadi di dunia nyata. Berikut ini tujuh di antaranya. Simak, yuk.

1. Korupsi sistematis terhadap dana masyarakat

cuplikan drama The Apartment Job (dok. JTBC/The Apartment Job)

Konflik utama drakor ini mengkritisi praktik penggelapan dana alias korupsi terhadap uang simpanan masyarakat. Uang yang dimaksud berupa Dana Perbaikan Jangka Panjang (DPJP) yang dikumpulkan dari Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) penghuni kompleks apartemen True Value State. DPDP seharusnya dipakai hanya untuk pemeliharaan bangunan dan area apartemen, tapi malah digelapkan.

2. Kurangnya pengawasan terhadap transparansi dana umum

cuplikan drama The Apartment Job (dok. JTBC/The Apartment Job)

Salah satu penyelewengan DPJP di drakor ini terjadi karena tidak adanya transparansi saldo hingga biaya pemeliharaan yang diambil dari dana ini. Di sisi lain, sebagian besar penghuni True Value State tidak tahu mengenai DPJP ini dan tak tertarik mengawasinya. Bahkan mereka tidak tahu siapa yang menjadi ketua penghuni di sana yang bertugas mengelola DPJP bersama staf manajemen.

3. Adanya kubu dalam politik kekuasaan

cuplikan drama The Apartment Job (dok. JTBC/The Apartment Job)

Drakor ini sebetulnya tidak bergenre politik. Meski begitu, saat proses kampanye dan pemilihan calon wakil gedung serta ketua penghuni, ada kritik terkait tema politik yang juga terjadi dalam pemilu. Kritik ini berupa terbaginya kubu dalam politik kekuasaan di mana sebagian besar wakil gedung adalah antek Seo Gang Won (Baek Hyun Jin).

4. Praktik black campaign dalam kampanye

Moon So Ri dan Ji Sung di The Apartment Job (dok. JTBC/The Apartment Job)

Selain kubu politik, praktik black campaign saat pemilu sempat jadi sorotan dalam drakor ini. Jang Suk Jin (Moon So Ri) memfitnah Park Hae Kang dan timnya merusak paket yang mereka antar. Tujuannya untuk menyerang kredibilitas dan popularitas sang lawan politik. Di sisi lain, pihak Park Hae Kang juga membuat unggahan serupa di forum.

5. Sikap cuek terhadap pemilihan pemimpin

cuplikan drama The Apartment Job (dok. JTBC/The Apartment Job)

Satu hal yang cukup disoroti dalam drakor ini adalah rendahnya partisipasi penghuni True Value State dalam pemilihan ketua penghuni. Karena kehadiran Park Hae Kang, jumlah partisipan meningkat hingga 70 persen dan ini jauh lebih tinggi daripada tiga periode sebelumnya. Detail ini mengkritisi perihal sikap kurang peduli warga terhadap pemilihan pemimpin mereka yang terjadi di pemilu dunia nyata.

6. Stigma terhadap orang dari golongan tertentu

cuplikan drama The Apartment Job (dok. JTBC/The Apartment Job)

Park Hae Kang sedikit banyak menjadi korban stigma karena latar belakangnya. Ia dianggap menyeramkan karena merupakan mantan gangster. Selain itu, ia sempat dianggap tidak kompeten untuk jadi calon wakil gedung dan ketua penghuni hanya karena dirinya tinggal sendiri tanpa keluarga, belum menikah, dan tak punya anak seperti kandidat lainnya.

7. Suami yang mencegah istrinya berdikari

cuplikan drama The Apartment Job (dok. JTBC/The Apartment Job)

Kritik sosial terkait ibu korban patriarki juga disinggung dalam drakor The Apartment Job. Pasalnya, ibu Ru Yi (Son Ji Yoon) yang didukung ibu-ibu muda lainnya untuk menjadi wakil gedung dan juga tertarik menjadi ketua penghuni justru dimarahi suaminya. Sang suami menekannya untuk jadi istri yang diam saja di rumah seperti halnya bunga pajangan.

Ada beragam kritik sosial yang disinggung dalam cerita drakor The Apartment Job. Khususnya, berkaitan dengan praktik korupsi hingga dunia politik. Apa kamu termasuk penonton setia dari drakor yang tayang tiap Sabtu dan Minggu ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article