5 Kritik terhadap Alur Cerita Drakor Four Hands, Two Sonatas

- Alur Four Hands, Two Sonatas dinilai terlalu berpusat pada Kang Pi O, sementara POV, latar belakang, dan perubahan karakter Choi Jeong Yo kurang tergali.
- Hong Jae In dianggap kurang berperan dalam konflik dan belum memiliki pengembangan cerita sendiri hingga episode 10, meski diposisikan sebagai karakter penting.
- Time jump sembilan tahun menyisakan banyak detail tak terjelaskan, termasuk hilangnya Choi Jeong Yo, kehidupannya di Slovakia, identitasnya, serta misteri ayah tiga tokoh utama.
Drakor Four Hands, Two Sonatas banyak dibicarakan berkat bromance yang ditampilkan Song Kang serta Lee Jun Young. Masing-masing memerankan tokoh Kang Pi O dan Choi Jeong Yo.
Dalam drama Korea bertema persahabatan dan rivalitas dalam lingkup musik klasik ini, ada beberapa kritik dari penggemar terkait alur ceritanya. Di bawah ini lima di antaranya. Seperti apa?
1. Plot cerita terlalu berfokus pada Kang Pi O

Song Kang di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama) Sesuai judulnya, tokoh utama drakor ini harusnya bukan hanya Kang Pi O, melainkan juga Choi Jeong Yo. Namun, sejak awal, jalinan cerita di dalamnya sudah terasa berat sebelah. Kisah dan masalah hidup Kang Pi O lebih banyak dibahas. POV dari Kang Pi O terkait konflik cerita juga lebih ditonjolkan dibandingkan Choi Jeong Yo.
2. Minim POV dari kisah Choi Jeong Yo

Lee Jun Young di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama) Sebagai imbas dari ketimpangan POV yang disebut di poin pertama, sebagian penonton jadi sulit memahami perubahan karakter Choi Jeong Yo di paruh kedua cerita. Hal ini diperparah dengan minimnya penceritaan dari sudut pandang Choi Jeong Yo. Bahkan backstory dari Choi Jeong Yo minim dibahas dan kurang dieksplorasi.
3. Karakter Hong Jae In berasa hanya dekorasi

Jang Gyu Ri di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama) Selain Kang Pi O dan Choi Jeong Yo, Hong Jae In (Jang Gyu Ri) memiliki poster individu sendiri. Karenanya, ia seharusnya menjadi salah satu karakter penting. Sayangnya, karakternya sangat kurang dieksplorasi dan berasa tidak berkesan.
Bahkan tokoh Hong Jae In terasa tidak terlalu punya andil dalam konflik sehingga sekalipun karakternya dihapus, tidak ada perbedaan berarti pada cerita. Hingga episode 10, sosok Hong Jae In hanya berkutat di sekitar Kang Pi O dan tidak memiliki kisah atau pengembangan karakter sendiri.
4. Tidak ada kejelasan soal ayah dari ketiga karakter utama

Song Kang di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama) Salah satu hal yang jadi sorotan adalah Kang Pi O, Choi Jeong Yo, dan Hong Jae In sama-sama fatherless. Meski secara hukum punya ayah, Choi Jeong Yo ternyata bukan anak kandungnya. Maka, ketiga karakter ini tidak jelas siapa ayah kandung mereka yang bikin penonton penasaran dan salfok.
5. Berbagai detail penting selama time jump tak dijelaskan mendalam

Lee Jun Young di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama) Plot drakor ini memiliki time jump sembilan tahun setelah Choi Jeong Yo hilang lalu kembali dengan identitas baru sebagai Luca Demonico. Sayangnya, berbagai detail penting hanya disebut sambil lalu atau ditunjukkan secara sekilas melalui adegan flashback pendek.
Selama rentang waktu hampir satu dekade ini, banyak kejadian penting yang akhirnya terlewat. Yang paling utama terkait hilangnya Choi Jeong Yo. Bagaimana ia yang jatuh di danau area hutan lalu ditemukan dan tinggal di biara terpencil di Slovakia.
Selain itu, kenapa pihak gereja tidak membawanya ke kedutaan Korea Selatan mengingat Choi Jeong Yo bisa bahasa Korea meski kehilangan ingatan. Belum lagi tidak dibahas bagaimana bisa Choi Jeong Yo ikut kompetensi dirigen dunia tanpa identitas yang jelas sebab ia mengaku amnesia pada publik.
Ada beberapa kritik terhadap alur cerita Four Hands, Two Sonatas, seperti POV yang berat sebelah, penggambaran karakter utama perempuan yang kurang dieksplor, hingga minim bahasan selama time jump. Bagaimana menurutmu?
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















