Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Lee Dong Jin Tetap Mengincar Kingfisher di A Bona Fide Killer?
Cuplikan drama Korea A Bona fide Killer (dok. MBC/A Bona fide Killer)
  • Lee Dong Jin tetap memburu Kingfisher meski target dendamnya telah dibunuh, karena ia membedakan hukuman yang adil dengan tindakan menghilangkan nyawa.

  • Kematian orangtuanya merupakan urusan personal; Kingfisher mengambil keputusan tanpa melibatkan Dong Jin, sehingga ia kehilangan kesempatan menghadapi pelaku dan memahami kejadian sebenarnya.

  • Dong Jin juga ingin menghentikan pembunuhan berikutnya oleh Kingfisher, karena memahami motifnya tidak berarti ia menerima aksi pembunuhan atas nama keadilan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lee Dong Jin (Lee Sang Yi) di A Bona Fide Killer sebenarnya berada dalam posisi yang cukup rumit. Orang yang bertanggung jawab atas kematian orangtuanya sudah menjadi target Kingfisher, bahkan akhirnya dibunuh.

Secara logika, seharusnya Dong Jin bisa merasa lega karena orang yang selama ini ia cari sudah menerima akibatnya. Namun, ia justru tetap berusaha mencari Kingfisher. Hal ini menunjukkan bahwa bagi Dong Jin, Kingfisher punya makna yang berbeda. Kira-kira, apa ya? Kenapa Dong Jin tetap bersikeras mencari Kingfisher, meski secara tak langsung Kingfisher menuntaskan dendamnya.

1. Bagi Dong Jin, keadilan tidak berarti membiarkan pembunuhan

Cuplikan drama Korea A Bona fide Killer (dok. MBC/A Bona fide Killer)

Dong Jin mungkin memahami bahwa pelaku kematian orangtuanya memang pantas mendapatkan hukuman. Namun, memahami alasan Kingfisher, bukan berarti ia harus membenarkan caranya.

Bagi Dong Jin, ada perbedaan antara seseorang menerima hukuman atas kejahatannya dan seseorang mengambil nyawanya sendiri. Karena itu, meskipun hasil akhirnya mungkin terasa seperti keadilan baginya, cara Kingfisher tetap menjadi persoalan yang tidak bisa ia abaikan.

2. Karena ia ingin menyelesaikan urusan orangtuanya dengan caranya sendiri

Cuplikan drama Korea A Bona fide Killer (dok. MBC/A Bona fide Killer)

Kematian orangtua Dong Jin adalah persoalan yang sangat personal. Ketika Kingfisher membunuh orang yang bertanggung jawab, keputusan tersebut pada akhirnya diambil tanpa melibatkan Dong Jin.

Ia bahkan tidak mendapatkan kesempatan untuk menghadapi pelaku atau mencari tahu lebih banyak tentang apa yang sebenarnya terjadi. Maka, mengejar Kingfisher bisa menjadi cara Dong Jin untuk mengambil kembali kendali atas persoalan yang selama ini menjadi bagian penting dalam hidupnya.

3. Karena ia tidak ingin Kingfisher terus membunuh orang lain

Cuplikan drama Korea A Bona fide Killer (dok. MBC/A Bona fide Killer)

Satu pembunuhan mungkin terasa bisa dimengerti ketika korbannya adalah orang yang telah menghancurkan hidup seseorang. Namun, Kingfisher tidak berhenti pada satu target.

Jika dibiarkan, akan ada korban-korban berikutnya yang dibunuh dengan cara yang sama. Dong Jin mungkin menyadari bahwa ia tidak bisa membiarkan rasa puas karena pelaku kematian orangtuanya sudah mati, membuatnya menutup mata terhadap pembunuhan lainnya.

Keputusan Dong Jin di A Bona Fide Killer untuk tetap mencari Kingfisher justru menunjukkan konflik antara keadilan dan cara mendapatkan keadilan. Ia bisa memahami mengapa Kingfisher melakukan aksinya, bahkan mungkin secara pribadi merasakan dampaknya. Namun, bukan berarti ia bisa menerima seseorang mengambil nyawa orang lain atas nama keadilan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article