Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Makna Jadi Fangirl lewat Perjalanan Da Reum di Ending My Bias, My Boss

3 Makna Jadi Fangirl lewat Perjalanan Da Reum di Ending My Bias, My Boss
Cuplikan drama Korea My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)
Share Article

Nam Da Reum dari My Bias, My Boss adalah potret seorang fangirl yang sukses. Bukan dalam arti ia bisa mengikuti semua kegiatan idolanya, melainkan, dengan cara yang spesial bersama idolanya, Lee Chan (Cha Woo Min), Da Reum bisa menemukan jati dirinya.

Dari sini, ada beberapa hal yang awalnya terkesan biasa saja, justru menjadi makna yang sangat menyentuh tentang menjadi seorang fangirl. Seperti yang dialami Da Reum, menjadi fangirl bukan sekadar tergila-gila dengan seseorang, melainkan semangat untuk menjalani kehidupan sendiri.

Yuk, simak tiga makna jadi fangirl lewat perjalanan Da Reum berikut ini!

  1. 1. Kekaguman pada idola bisa membawamu menemukan impian

    Cuplikan drama Korea My Bias, My Boss
    Cuplikan drama Korea My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)

    Da Reum mengenal dunia fashion karena kekagumannya kepada Lee Chan. Awalnya, mungkin terlihat seperti keputusan yang dibuat demi sang idola, tetapi justru dari sanalah ia menemukan bidang yang benar-benar ingin ia tekuni.

    Hal ini juga bisa terjadi pada fangirl di dunia nyata. Ketika kita menyukai seseorang atau sebuah karya, tanpa sadar kita bisa tertarik mempelajari hal-hal yang berkaitan dengannya. Dari sekadar rasa suka, bisa muncul keinginan untuk mencoba, sebelum akhirnya membangun cita-cita sendiri, lho.

  2. 2. Fangirling bisa membuat kita merasa gak sendirian

    Cuplikan drama Korea My Bias, My Boss
    Cuplikan drama Korea My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)

    Da Reum pernah melihat dirinya sebagai seseorang yang sendirian. Namun, dunia yang ia temukan melalui Lee Chan memberinya sesuatu untuk dinantikan dan membuat hari-harinya terasa lebih berwarna. Bukan karena sang idol benar-benar hadir di sisinya, melainkan karena keberadaannya memberi rasa bahwa ada sesuatu yang bisa menemani.

    Mungkin itulah salah satu hal sederhana yang membuat fangirling terasa berarti. Kita bisa tetap merasa ditemani lewat lagu yang didengarkan setelah hari yang melelahkan, konten yang ditunggu, atau karya yang membuat kita tersenyum. Jarak memang tetap ada, tapi rasa nyaman yang muncul bisa terasa nyata.

  3. 3. Idola hanya menjadi motivasi, bukan satu-satunya tujuan

    Cuplikan drama Korea My Bias, My Boss
    Cuplikan drama Korea My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)

    Da Reum gak lagi menjadikan Lee Chan sebagai satu-satunya arah hidupnya. Ia punya impian yang berkembang di luar statusnya sebagai seorang fangirl. Lee Chan tetap punya tempat dalam perjalanannya, tapi bukan lagi satu-satunya tujuan yang ingin ia capai.

    Begitu juga dengan kehidupan seorang fangirl. Kita bisa saja tumbuh dari fase ketika idola terasa seperti pusat dunia menjadi seseorang yang sibuk mengejar kehidupan sendiri. Bukan berarti rasa suka itu hilang, tapi fungsinya berubah dari sesuatu yang ingin dikejar menjadi bahan bakar yang membantu kita tetap semangat menjalani hidup.

    Perjalanan Da Reum di My Bias, My Boss membuat makna menjadi fangirl terasa jauh lebih personal. Kita bisa menemukan impian dari seseorang yang kita kagumi, tapi gak harus selamanya berjalan menuju mereka. Ada saatnya kita justru berjalan lebih jauh dengan semangat yang pernah mereka berikan demi hidup kita sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More