cuplikan drama The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)
Arah timur sendiri memiliki makna simbolis dan arti filosofis, terutama dalam konteks tradisional serta masa Joseon. Timur menandakan kelahiran baru, kebangkitan, dan kekuatan penyembuhan. Makna ini berkaitan dengan terbitnya matahari di sebelah timur.
Jika dilihat dalam drakor ini, arah timur juga bisa dimaknai sebagai awal yang baru dan kebangkita. Di ending cerita, kutukan dan gangguan dari arwah Putra Mahkota sudah berhasil dilenyapkan sehingga era baru kerajaan bisa dimulai.
Selain itu, Gu Cheon kini jadi punya identitas baru, yakni manusia setengah Akgwi. Kekuatan supranaturalnya di dunia roh juga bertambah kuat berkat pedang dari Gwi Mae kuno. Ia dan Saeng Gang disertai Ggeomeoksali juga akan memulai petulangan baru di luar istana. Hubungan mereka pun suda mengalami transisi apabila dibandingkan episode awal.
Dalam drakor The East Palace, beberapa kali disebutkan soal arah timur yang diyakini memiliki keistimewaan. Satu di antaranya, ada kaitannya dengan letak kediaman putra mahkota di istana utama. Senjata yang dipakai Gu Cheon pun spesifik menyebut timur sebagai syarat agar berguna dipakai melawan arwah.