Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Momen Appello Disabotase Perusahaan SE di My Bias, My Boss
Kang Hoon di My Bias, My Boss (x.com/CJnDrama)
  • SE Trading menyamarkan rencana investasi sebagai upaya mencuri rahasia dagang Appello, termasuk konsep dalam proposal, untuk membangun platform fesyen serupa.
  • Setelah cuaca buruk merusak persiapan fashion show Appello, sejumlah merek lokal membatalkan kerja sama dan menandatangani kontrak dengan SE.
  • SE juga mencuri ide proyek K-Wave Appello; toko kain Geosang yang akan berkolaborasi dalam konsep pemenang justru menerima tawaran SE.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

My Bias, My Boss merupakan drakor bertema office romance. Kang Ha Gi (Kang Hoon) serta Nam Da Reum (Kim Hye Jun) selaku couple utama dikisahkan bekerja di perusahaan platform fesyen bernama Appello.

Appello termasuk perusahaan rintisan yang berkembang cukup cepat. Sayangnya, perusahaan ini memiliki saingan yang bermain kotor. SE Trading Company digambarkan sebagai perusahaan besar, tapi mereka justru bersaing dengan licik dan terus menyabotase perusahaan Appello. Di antaranya, dalam tiga tindakan berikut ini.

1. Se Company punya niat tersembunyi dalam rencana investasi

Kang Hoon di My Bias, My Boss (x.com/CJnDrama)

Di episode 1, Kang Ha Gi selaku CEO Appello datang ke perusahaan SE untuk kontrak investasi. Namun, sebelum masuk ke ruangan, Kang Ha Gi melihat satu grup pegawai tengah rapat membahas peluncuran platform fesyen mirip Appello.

Kang Ha Gi menebak dengan tepat bahwa SE yang merupakan perusahaan besar hanya menjadikan perjanjian investasi sebagai kedok. Tujuan sebenarnya adalah mencuri rahasia dagang dan menirunya habis-habisan.

Jika dibiarkan, SE akan menggerus dan mematikan usaha Appello. Terlebih SE memiliki modal yang lebih besar dibandingkan Appello yang merupakan perusahaan rintisan. Karena itu, Kang Ha Gi dengan tegas menolak bekerja sama dengan SE. Sayangnya, beberapa konsep Appello yang dicantumkan di proposal sudah diketahui dan dicuri oleh SE.

2. SE Company merebut kontrak kerja sama dengan merek tertentu

Kang Hoon di My Bias, My Boss (dok. tvN/My Bias, My Boss)

SE dikenal sering mengirimkan mata-mata industri untuk mencuri data rahasia perusahaan kecil. Maka dari itu, Kang Ha Gi sempat mencurigai Nam Da Reum sebagai mata-mata tersebut. Kecurigaan ini semakin besar setelah terjadi hujan dan angin besar yang merusak persiapan acara fashion show Appello dengan merek-merek lokal.

Sebagian brand ini kemudian menghentikan kerja sama dengan Appello dan beralih tanda tangan kontrak dengan SE. Musibah akibat kejadian alam memang bukan disebabkan oleh pihak SE. Namun, SE merebut kontrak kerja sama dengan merek yang jadi partner Appello. Sebelumnya, ramai tersebar rumor fashion show Appello batal dilakukan.

3. SE Company mencuri ide untuk proyek K-Wave

Kang Hoon di My Bias, My Boss (instagram.com/npio_official)

Satu lagi sabotase dari SE Company yang merugikan Appello. Mereka mencuri ide untuk proyek K-Wave yang diadakan oleh Badan Layanan Warisan Korea. Karena hal ini, hampir dapat dipastikan ada pegawai Appello yang menjadi mata-mata pihak SE.

Di awal episode 5, Kang Ha Gi mengumumkan pemenang dari kompetisi internal Appello untuk diajukan dalam proyek K-Wave. Lee Min A (Lee Dam Hee) yang memenangkannya. Idenya adalah membuat Mosaic Bojagi di mana ia terinspirasi dari kain pembungkus tambal sulam dan akan berkolaborasi dengan toko kain Geosang tiga generasi di Jongno. Namun, toko tersebut ternyata menerima tawaran SE di hari seharusnya meneken kontrak dengan Appello.

Hingga paruh pertama cerita drakor My Bias, My Boss, pihak perusahaan SE kerap bertindak curang dan menyabotase Appello dengan berbagai cara. Akankah Appello bisa bertahan dan menang dalam persaingan ini? Ikuti terus kelanjutan ceritanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article